Burung di Masjidilharam, Sejarawan Bilang Keturunan Merpati dari Gua Tsur
Rabu, 21 Juni 2023 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Tentara Abrahah mencoba menghancurkan Kakbah, tetapi Tuhan mengirim kawanan burung yang menjatuhkan batu kecil ke atasnya, akhirnya menghancurkan dan mengusir mereka dari Makkah.
Abrahah dan pasukannya umumnya dikenal sebagai pasukan gajah, dan kisah mereka disebutkan secara singkat dalam dalam Al-Qur'an Surat Al-Fiil .
Baca juga: Kisah Penyerangan Ka'bah: Abrahah Binasa oleh Virus Mematikan
Barqah menambahkan: “Ini kemungkinan besar narasi yang benar tentang masalah ini."
“Ada yang percaya bahwa merpati suaka adalah keturunan dari dua merpati yang ada di Bahtera Nuh. Namun, kepercayaan ini disebutkan dalam buku sejarah dan perlu dicermati.”
Merpati suci memiliki tempat khusus dalam Islam, dan tidak diperbolehkan bagi peziarah atau non-peziarah untuk membunuh mereka.
Para ahli hukum Islam juga melarang mengusir mereka, memecahkan telur mereka, atau mengusir mereka dari tempat mereka bersarang.
Barqah berkata: “Ada yang mengatakan bahwa merpati suaka terbang dengan damai di langit sampai mereka mati di darat, tanpa ada kekuatan dari Bumi yang berani dengan sengaja menyakiti mereka, kecuali dalam kasus-kasus seperti ketika merpati adalah penyebab penyakit, dan hal seperti itu belum pernah terjadi.”
Baca juga: Kisah Persembunyian di Gua Tsur dan Bukti Cinta Abu Bakar
Abrahah dan pasukannya umumnya dikenal sebagai pasukan gajah, dan kisah mereka disebutkan secara singkat dalam dalam Al-Qur'an Surat Al-Fiil .
Baca juga: Kisah Penyerangan Ka'bah: Abrahah Binasa oleh Virus Mematikan
Barqah menambahkan: “Ini kemungkinan besar narasi yang benar tentang masalah ini."
“Ada yang percaya bahwa merpati suaka adalah keturunan dari dua merpati yang ada di Bahtera Nuh. Namun, kepercayaan ini disebutkan dalam buku sejarah dan perlu dicermati.”
Merpati suci memiliki tempat khusus dalam Islam, dan tidak diperbolehkan bagi peziarah atau non-peziarah untuk membunuh mereka.
Para ahli hukum Islam juga melarang mengusir mereka, memecahkan telur mereka, atau mengusir mereka dari tempat mereka bersarang.
Barqah berkata: “Ada yang mengatakan bahwa merpati suaka terbang dengan damai di langit sampai mereka mati di darat, tanpa ada kekuatan dari Bumi yang berani dengan sengaja menyakiti mereka, kecuali dalam kasus-kasus seperti ketika merpati adalah penyebab penyakit, dan hal seperti itu belum pernah terjadi.”
Baca juga: Kisah Persembunyian di Gua Tsur dan Bukti Cinta Abu Bakar
(mhy)
Lihat Juga :