Jemaah Haji Bisa Kunjungi Museum Al-Qur'an di Dekat Gua Hira
Jum'at, 23 Juni 2023 - 13:48 WIB
loading...
Peziarah mengunjungi Distrik Budaya Hira di Makkah. (AN)
A
A
A
MAKKAH - Jemaah haji yang ingin meningkatkan pengetahuan bisa mendatangi Distrik Budaya Hira, dekat Gua Hira di pegunungan Makkah . Di sini jemaah haji bisa mengunjungi museum Al-Qur'an dan pameran.
Arab News melaporkan bahwa distrik ini dianggap sebagai landmark budaya yang dikelola oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Suci Makkah dan Tempat Suci.
Proyek ini berkontribusi memperkaya pengalaman religius dan budaya bagi jemaah haji dan penduduk Makkah. Ini merupakan salah satu tujuan dari program Visi Arab Saudi 2030.
Baca juga: Nuzulul Qur'an: Kisah Nabi Muhammad SAW Menyendiri di Gua Hira di Bulan Ramadan
Fawaz Al-Dahas, Direktur Pusat Sejarah Makkah, mengatakan bahwa distrik budaya ini adalah cerminan sejati dari pentingnya situs bersejarah. Di sini ada Pameran Wahyu yang terhubung dengan Gua Hira.
“Pameran ini menampilkan peristiwa sejarah yang penting dan hakiki, yaitu wahyu kepada para nabi, khususnya Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Al-Dahas mengatakan bahwa Pameran Wahyu menawarkan pengalaman spiritual dan budaya.
Dia mengatakan bahwa situs di mana ayat-ayat Al-Qur'an pertama diturunkan sangat penting bagi umat Islam.
“Oleh karena itu, Museum Al-Qur’an didirikan dengan mengedepankan aspek pemeliharaannya sepanjang zaman dalam gaya museum dan pameran. Itu juga terdiri dari koleksi langka dan manuskrip Al-Qur'an.”
Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (2): Ketika Rasulullah Bicara dengan Gunung Uhud dan Hira
Arab News melaporkan bahwa distrik ini dianggap sebagai landmark budaya yang dikelola oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Suci Makkah dan Tempat Suci.
Proyek ini berkontribusi memperkaya pengalaman religius dan budaya bagi jemaah haji dan penduduk Makkah. Ini merupakan salah satu tujuan dari program Visi Arab Saudi 2030.
Baca juga: Nuzulul Qur'an: Kisah Nabi Muhammad SAW Menyendiri di Gua Hira di Bulan Ramadan
Fawaz Al-Dahas, Direktur Pusat Sejarah Makkah, mengatakan bahwa distrik budaya ini adalah cerminan sejati dari pentingnya situs bersejarah. Di sini ada Pameran Wahyu yang terhubung dengan Gua Hira.
“Pameran ini menampilkan peristiwa sejarah yang penting dan hakiki, yaitu wahyu kepada para nabi, khususnya Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Al-Dahas mengatakan bahwa Pameran Wahyu menawarkan pengalaman spiritual dan budaya.
Dia mengatakan bahwa situs di mana ayat-ayat Al-Qur'an pertama diturunkan sangat penting bagi umat Islam.
“Oleh karena itu, Museum Al-Qur’an didirikan dengan mengedepankan aspek pemeliharaannya sepanjang zaman dalam gaya museum dan pameran. Itu juga terdiri dari koleksi langka dan manuskrip Al-Qur'an.”
Baca juga: Kisah Tragis Utsman bin Affan (2): Ketika Rasulullah Bicara dengan Gunung Uhud dan Hira
Lihat Juga :