Sejarah Kakbah: Konstruksi Asli Diciptakan oleh Nabi Adam karena Rindu Baitul Ma'mur
Selasa, 27 Juni 2023 - 06:16 WIB
loading...
A
A
A
Ibnu Hajar Al Asqalani dan Imam A Suyuthi dalam buku "Isra' Mi'raj" menjelaskan bahwa Imam Bukhari juga meriwayatkan melalui jalur sanad Sa'id ibn Abu Arubah bahwa Rasulullah menceritakan Baitul Ma'mur adalah masjid yang berada di langit, sejajar dengan Kakbah. Jika di Kakbah, ada orang-orang yang bersujud menghadap ke arahnya maka di langit ada tujuh puluh ribu malaikat memasuki Baitul Ma'mur setiap harinya dan bersujud pula.
Jika mereka telah keluar dari Baitul Ma'mur maka mereka tidak akan kembali lagi ke Baitul Ma'mur. Ini menjelaskan jumlah malaikat tidak terhitung. Dan setiap hari ada 70 ribu malaikat yang baru tercipta.
![Sejarah Kakbah: Konstruksi Asli Diciptakan oleh Nabi Adam karena Rindu Baitul Ma'mur]()
Gambar di atas diproduksi pada 1575 dan ditampilkan dalam koleksi tahun 2005 berjudul Atlas Peta Makkah (MEE)
Pusat Agama dan Budaya
Kakbah terletak di wilayah Hijaz yang sekarang menjadi Arab Saudi. Sejak dulu kala, jauh sebelum Islam datang, Makkah telah menjadi pusat agama dan budaya bagi masyarakat Arab.
Sebelum kelahiran Nabi Muhammad pada abad keenam Masehi, Makkah dan struktur kubus kuno, yang dikenal sebagai Kakbah, adalah tempat ziarah bagi suku Badui.
Kala itu, Kakbah menyimpan berhala yang mewakili sejumlah dewa, merupakan bagian dari tradisi pagan politeistik. Nabi Muhammad SAW percaya ini adalah pelanggaran terhadap iman monoteistik asli yang didirikan oleh Nabi Ibrahim .
Baca juga: Orang Pertama yang Menutup Ka'bah dengan Kain Kiswah
Jika mereka telah keluar dari Baitul Ma'mur maka mereka tidak akan kembali lagi ke Baitul Ma'mur. Ini menjelaskan jumlah malaikat tidak terhitung. Dan setiap hari ada 70 ribu malaikat yang baru tercipta.

Gambar di atas diproduksi pada 1575 dan ditampilkan dalam koleksi tahun 2005 berjudul Atlas Peta Makkah (MEE)
Pusat Agama dan Budaya
Kakbah terletak di wilayah Hijaz yang sekarang menjadi Arab Saudi. Sejak dulu kala, jauh sebelum Islam datang, Makkah telah menjadi pusat agama dan budaya bagi masyarakat Arab.
Sebelum kelahiran Nabi Muhammad pada abad keenam Masehi, Makkah dan struktur kubus kuno, yang dikenal sebagai Kakbah, adalah tempat ziarah bagi suku Badui.
Kala itu, Kakbah menyimpan berhala yang mewakili sejumlah dewa, merupakan bagian dari tradisi pagan politeistik. Nabi Muhammad SAW percaya ini adalah pelanggaran terhadap iman monoteistik asli yang didirikan oleh Nabi Ibrahim .
Baca juga: Orang Pertama yang Menutup Ka'bah dengan Kain Kiswah
(mhy)
Lihat Juga :