Syaikh Al-Qardhawi: Orang Beriman Itu Memiliki Rasa Keindahan terhadap Alam
Selasa, 18 Juli 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam melihat keindahan hewan ia bisa membaca firman Allah SWT:
"Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang, dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan." ( QS An-Nahl : 6)
Dan dalam melihat keindahan manusia ia bisa membaca firman Allah SWT:
"Dia-lah (Allah) yang memberi rupa kamu dengan sebaik-baik rupa." ( QS At-Taghaabun : 3)
"Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu." ( QS Al Infithar : 7-8)
Sesungguhnya seorang mukmin itu melihat bahwa tangan Allah-lah yang menciptakan segala sesuatu yang dia lihat di alam yang indah ini. Dia melihat pula keindahan Allah di dalam keindahan makhluq-Nya, dia melihat di dalamnya, "Perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu." (An-Naml: 88) Yaitu Dia, "Yang memperbagus segala sesuatu yang Dia ciptakan." ( QS As-Sajadah : 7)
Dengan demikian maka seorang mukmin harus senang melihat keindahan yang ada di alam semesta ini, karena itu sebagai refleksi dari keindahan Allah SWT.
Seorang mukmin juga mencintai keindahan, karena "Al Jamil" merupakan salah satu asma Allah SWT dan sifatnya-Nya yang mulia. Seorang mukmin juga mencintai keindahan, karena Rabbnya mencintai yang indah, Allah itu indah dan mencintai yang indah.
Baca juga: Al-Qardhawi: Tiada Manusia yang Sempurna Imannya
"Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang, dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan." ( QS An-Nahl : 6)
Dan dalam melihat keindahan manusia ia bisa membaca firman Allah SWT:
"Dia-lah (Allah) yang memberi rupa kamu dengan sebaik-baik rupa." ( QS At-Taghaabun : 3)
"Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu." ( QS Al Infithar : 7-8)
Sesungguhnya seorang mukmin itu melihat bahwa tangan Allah-lah yang menciptakan segala sesuatu yang dia lihat di alam yang indah ini. Dia melihat pula keindahan Allah di dalam keindahan makhluq-Nya, dia melihat di dalamnya, "Perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu." (An-Naml: 88) Yaitu Dia, "Yang memperbagus segala sesuatu yang Dia ciptakan." ( QS As-Sajadah : 7)
Dengan demikian maka seorang mukmin harus senang melihat keindahan yang ada di alam semesta ini, karena itu sebagai refleksi dari keindahan Allah SWT.
Seorang mukmin juga mencintai keindahan, karena "Al Jamil" merupakan salah satu asma Allah SWT dan sifatnya-Nya yang mulia. Seorang mukmin juga mencintai keindahan, karena Rabbnya mencintai yang indah, Allah itu indah dan mencintai yang indah.
Baca juga: Al-Qardhawi: Tiada Manusia yang Sempurna Imannya
(mhy)
Lihat Juga :