Sejarah Kalender Hijriah dan Penetapan Muharam Sebagai Bulan Pertama

Jum'at, 21 Juli 2023 - 05:10 WIB
loading...
Sejarah Kalender Hijriah...
Sejarah Kalender Hijriah berawal dari kebingungan Gubernur Abu Musa Al-Asyari perihal surat menyurat yang tidak memiliki tahun. Akhirnya Khalifah Umar bin Khattab menindaklanjutinya dengan menyusun penanggalan Kalender Hijriah. Foto/ist
A A A
Sejarah Kalender Hijriah dan penetapan Muharam sebagai bulan pertama menarik untuk diketahui. Sudah menjadi tradisi, Tahun Baru Islam diperingati setiap 1 Muharam.

Muharam menjadi bulan pembuka dalam kalender Islam yang dikenal sebagai Kalender Hijriah. Peristiwa Hijrah Nabi dari Makkah ke Madinah dijadikan sebagai dasar penanggalan Tahun Hijriah. Bagaimana sejarahnya, mari simak ulasan berikut.

Kalender Hijriah atau sering disingkat dengan huruf H disebut juga Kalender Qomariyah karena penanggalannya berdasarkan peredaran bulan. Adapun 12 bulan yang ada dalam kalender Hijriah memiliki arti dan makna berbeda. Sedangkan Kalender Masehi didasarkan pada siklus peredaran matahari (Syamsiyah) yaitu peredaran bumi mengelilingi matahari.

Jumlah hari dalam Kalender Hijriah lebih pendek 10-11 hari dari Kalender Masehi karena dalam sebulan hanya 29 sampai 30 hari. Sedangkan kalender Masehi, dalam satu bulan bisa sampai 31 hari.

Sejarah Pembentukan Kalender Hijriah
Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Kitab Fathul-Baari menjelaskan asal-muasal lahirnya Kalender Hijriah. Dilansir dari laman MUI, sejarah kalender Islam bermula ketika Gubernur Abu Musa Al-Asyari mengirimkan surat kepada Khalifah Umar bin Khattab pada Tahun 17 Hijriyah yang mengungkapkan kebingungannya perihal surat menyurat yang tidak memiliki tahun.

Pada masa itu, umat Muslim masih mengadopsi peradaban Arab pra-Islam dalam menggunakan penanggalan yaitu menuliskan sebatas bulan dan tanggal tanpa tahun di dalamnya. Hal itu menyulitkan sang Gubernur saat melakukan pengarsipan dokumen. Akhirnya, muncullah gagasan awal untuk membuat kalender Islam.

Menindaklanjuti surat dari sahabat Abu Musa Al-Asy'ari, Khalifah Umar mengumpulkan para sahabat di antaranya Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Sa'ad bin Waqqas, dan Thalhah bin Ubaidillah. Para sahabat ini ditunjuk sebagai tim yang bertugas penyusunan kalender Islam.

Mulailah pembahasan mengenai penentuan tahun pertama kalender Islam. Sebagian mengusulkan dimulai dari Tahun Gajah, yaitu waktu kelahiran Nabi Muhammad ﷺ. Ada juga yang mengusulkan tahun wafatnya Nabi. Ada juga yang mengusulkan tahun pengangkatan menjadi Rasul, hingga peristiwa Hijrahnya Nabi ﷺ ke Madinah.

Usulan keempat yang disampaikan Ali bin Abi Thalib lah yang disepakati sebagai awal tahun Islam yaitu ditandai dengan peristiwa Hijrah Rasulullah ﷺ dari Mekkah ke Madinah. Pendapat ini dianggap sebagai momentum yang paling tepat mengawali kalender Hijriah. Peristiwa Hijrah merupakan simbol perpindahan masa jahiliyah ke masyarakat madani.

Penetapan Muharam Sebagai Bulan Pertama
Keputusan awal Tahun Hijriah telah disepakati. Tinggal pembahasan tentang bulan pertama yang mengawali Tahun Islam. Usulan bulan Rabiul Awal diajukan sebagai awal bulan untuk memulai tahun. Hal ini dikarenakan Rasulullah Hijrah pada bulan tersebut.

Akan tetapi, usulan ini ditolak. Khalifah Umar memilih bulan Muharam sebagai bulan pertama dalam susunan Tahun Hijriah. Pendapat ini didukung pula oleh Utsman bin Affan. Khalifah Umar mengatakan, wacana Hijrah dimulai setelah beberapa sahabat membaiat Nabi, yang dilaksanakan pada pengujung bulan Dzulhijjah. Adapun bulan yang muncul setelah Dzulhijjah yaitu bulan Muharram.

Apalagi Muharam menjadi bulan selesainya umat Islam melaksanakan ibadah Haji. Sehingga disepakatilah Muharam sebagai bulan pembuka dalam Tahun Hijriah. Adapun nama-nama 12 bulan dalam Kalender Hijrah secara berurutan yaitu, Muharram, Shafar, Rabi'al-Awwal, Rabi'al-Tsani, Jumada al-Ula, Jumada al-Tsaniyah, Rajab, Sya'ban, Ramadhan, Syawwal, Dzul-Qa'dah, Dzul-Hijjah.

Keutamaan Bulan Muharam
Dipilihnya Muharam sebagai awal bulan Tahun Hijriah tentu memiliki banyak alasan. Ada banyak kemuliaan yang dimiliki bulan Muharam, di antaranya:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Rekomendasi
Deretan Tokoh Islam...
Deretan Tokoh Islam di Bidang Kimia, Nomor 3 Orang Spanyol
Kalimantan Jadi Habitatnya,...
Kalimantan Jadi Habitatnya, Ilmuwan Ungkap Penyebab Ular Raksasa Jarang Terlihat Manusia
Kisah Imam Al-Ghazali...
Kisah Imam Al-Ghazali saat Mengalami Krisis Kepercayaan
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Gencatan Senjata Disepakati...
Gencatan Senjata Disepakati Israel dan Jihad Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved