Pemerintah Taliban Larang Bisnis Salon Kecantikan di Afghanistan

Senin, 31 Juli 2023 - 16:02 WIB
loading...
Pemerintah Taliban Larang...
Taliban menutup semua salon kecantikan yang beroperasi di Afghanistan karena dianggap menawarkan jasa yang melanggar syariat Islam. (Aljazeera)
A A A
KABUL - Pemerinah Taliban menutup semua salon kecantikan yang beroperasi di Afghanistan. Pengumuman itu disampaikan Selasa pekan lalu. Aljazeera melaporkan, putusan itu adalah pengekangan terbaru atas hak dan kebebasan perempuan dan anak perempuan Afghanistan .

Sebelumnya, Taliban mengeluarkan dekrit yang melarang anak-anak perempuan bersekolah dan bekerja di ruang publik untuk semua jenis pekerjaan.

Salon kecantikan dilarang dengan dalih karena menawarkan layanan yang diharamkan Islam. Dalih lainnya, memicu pengeluaran tinggi bagi calon keluarga pengantin pria selama pesta pernikahan.

Baca juga: Pangeran Arab Saudi: Syariat Islam Versi Taliban Bukan Interpretasi Wahhabi

Sebelumnya, Taliban memberi tenggat waktu satu bulan bagi salon untuk menghentikan operasinya. Hal ini sempat menyebabkan protes para ahli kecantikan dan penata rias. Mereka berkumpul di ibu kota, Kabul. Pasukan keamanan membubarkan protes itu dengan menggunakan selang pemadam kebakaran dan taser, serta menembakkan senjata ke udara.

Taliban menyebut serangkaian daftar layanan salon kecantikan yang dianggap melanggar Islam. Hal itu termasuk membentuk alis, penggunaan rambut orang lain untuk menambah rambut alami wanita, dan aplikasi riasan, yang dikatakan mengganggu wudhu yang diperlukan sebelum salat.

Di sisi lain, adat mewajibkan keluarga mempelai pria membayar seluruh pengeluaran calon mempelai wanita dan keluarganya untuk biaya bersolek di salon.

Taliban telah berjanji lebih moderat daripada saat mereka berkuasa pada 1990-an. Nyatanya, mereka memberlakukan tindakan keras sejak merebut kendali Afghanistan pada Agustus 2021 ketika pasukan Amerika Serikat dan NATO ditarik keluar.

Mereka melarang perempuan bekerja dan ruang publik seperti taman dan pusat kebugaran, dan menindak kebebasan media. Jutaan siswa menengah masih tidak bersekolah dan universitas telah dinyatakan terlarang bagi mahasiswa perempuan.

Baca juga: Pemimpin Taliban Sepanjang Masa
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Ekonomi Islam: Jalan...
Ekonomi Islam: Jalan Tengah di Antara Kapitalisme dan Sosialisme
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Haji, Beserta Hukum dan Tafsirnya
Bagaimana Hukum Menggabungkan...
Bagaimana Hukum Menggabungkan Ibadah Kurban dan Aqiqah?
Ibadah Kurban atau Aqiqah...
Ibadah Kurban atau Aqiqah Dulu? Mana yang Harus Diutamakan?
Hukum Menganiaya Diri...
Hukum Menganiaya Diri Sendiri Dalam Islam, Simak Jangan Sampai Keliru!
Rekomendasi
Warna Laut Teluk Persia...
Warna Laut Teluk Persia Berubah Jadi Merah Darah
Ilmuwan Pastikan Gelombang...
Ilmuwan Pastikan Gelombang Ombak Raksasa Bisa Lebih Sering Terjadi
NASA Laporkan Gunung...
NASA Laporkan Gunung Berapi Bawah Laut Teraktif di Dunia Keluarkan Gelembung
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Taliban Deklarasikan...
Taliban Deklarasikan Negara Bernama Imarah Islam Afghanistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved