Kisah Perempuan Arab Saudi, Kembali ke Sekolah di Usia 110 Tahun
Senin, 07 Agustus 2023 - 18:26 WIB
loading...
Nawda Al-Qahtani, nenek usia 110 yang kembali ke sekolah. Foto/Ilustrasi: Arab News
A
A
A
MAKKAH - Seorang wanita Arab Saudi telah membuktikan pepatah lama “lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali” dengan kembali ke sekolah pada usia 110 tahun.
Nawda Al-Qahtani kembali belajar di usia senja dengan bantuan Pusat Al-Rahwa di Kegubernuran Umwah di barat daya Kerajaan,Arab Saudi, demikian Arab News melaporkan pada Ahad 6 Agustus 2023.
Ibu empat anak – anak tertuanya berusia 80 tahun dan yang termuda berusia 50-an – mengatakan kepada Arab News bahwa belajar membaca dan menulis telah mengubah hidupnya.
Sejak mengikuti program pemberantasan buta huruf beberapa pekan lalu, dia bersekolah setiap hari bersama lebih dari 50 orang lainnya.
Siswa dari segala usia diajarkan dasar-dasar alfabet dan beberapa ayat Al-Quran .
Baca juga: Atasi Buta Huruf Alquran, Bima Arya Gagas Program Bogor Mengaji
Al-Qahtani mengatakan dia menikmati pelajaran dan memastikan dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya setiap hari.
Merenungkan untuk kembali belajar “adalah masalah yang sulit, terutama bagi seseorang yang berusia di atas 100 tahun,” katanya.
Al-Qahtani mengungkapkan penyesalannya selama bertahun-tahun yang telah berlalu tanpa meningkatkan pendidikannya. Ia dengan belajar diharapkan dapat mengubah hidupnya dan orang lain.
Dia menjelaskan baru bisa belajara di usia senja karena masalah individu dalam hidupnya. Hal inni biasa bagi ratusan gadis dari daerah pedesaan yang tidak dapat menyelesaikan studi mereka karena isolasi geografis.
Nawda Al-Qahtani kembali belajar di usia senja dengan bantuan Pusat Al-Rahwa di Kegubernuran Umwah di barat daya Kerajaan,Arab Saudi, demikian Arab News melaporkan pada Ahad 6 Agustus 2023.
Ibu empat anak – anak tertuanya berusia 80 tahun dan yang termuda berusia 50-an – mengatakan kepada Arab News bahwa belajar membaca dan menulis telah mengubah hidupnya.
Sejak mengikuti program pemberantasan buta huruf beberapa pekan lalu, dia bersekolah setiap hari bersama lebih dari 50 orang lainnya.
Siswa dari segala usia diajarkan dasar-dasar alfabet dan beberapa ayat Al-Quran .
Baca juga: Atasi Buta Huruf Alquran, Bima Arya Gagas Program Bogor Mengaji
Al-Qahtani mengatakan dia menikmati pelajaran dan memastikan dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya setiap hari.
Merenungkan untuk kembali belajar “adalah masalah yang sulit, terutama bagi seseorang yang berusia di atas 100 tahun,” katanya.
Al-Qahtani mengungkapkan penyesalannya selama bertahun-tahun yang telah berlalu tanpa meningkatkan pendidikannya. Ia dengan belajar diharapkan dapat mengubah hidupnya dan orang lain.
Dia menjelaskan baru bisa belajara di usia senja karena masalah individu dalam hidupnya. Hal inni biasa bagi ratusan gadis dari daerah pedesaan yang tidak dapat menyelesaikan studi mereka karena isolasi geografis.
Lihat Juga :