Kisah Abrahah Menyerang Kakbah dan Penolakan Gajah

Selasa, 15 Agustus 2023 - 15:49 WIB
loading...
Kisah Abrahah Menyerang...
Ketika Raja Abrahah bersiap-siap memasuki Kota Makkah untuk menyerang Kakbah, gajah utama bernama Mahmud menolak untuk berdiri. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah Abrahah dan pasukan gajahnya menyerang Kakbah tercatat sebagai peristiwa luar biasa yang diabadikan Al-Qur'an maupun Sirah Nabawiyah. Peristiwa ini terjadi menjelang kelahiran baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Dalam Sirah Nawabiyah Ibnu Hisyam, penyerangan Baitullah terjadi pada bulan Muharram Tahun Gajah atau 50 hari sebelum kelahiran Nabi Muhammad ﷺ bertepatan dengan pengujung Februari atau permulaan Maret Tahun 571 Masehi. Kala itu Kota Makkah dipimpin oleh Abdul Muthalib, kakek Rasulullah.

Dikisahkan, Raja Abrahah yang zalim datang dari Yaman membawa pasukan gajahnya hendak menyerbu Kota Makkah. Kedengkiannya terhadap penduduk Makkah dengan keagungan Kakbah yang banyak dikunjungi manusia mendorongnya ingin menghancurkan Kakbah.

Penolakan Gajah
Ketika Abrahah bersiap-siap untuk memasuki Kota Makkah ia menyiapkan gajah-gajahnya dan memobilisasi pasukannya. Gajah Abrahah bernama Mahmud. Ia membulatkan tekadnya untuk menghancurkan Kakbah, kemudian pulang ke Yaman.

Ketika Abrahah dan pasukannya telah mengarahkan gajahnya masing-masing ke Makkah, tiba-tiba Nufail bin Habib Al-Khats'ami tiba, kemudian berdiri di samping gajah Abrahah dan membisikkan kepadanya: "Duduklah wahai Mahmud, atau pulanglah dengan damai ke tempatmu semula, karena sesungguhnya engkau sekarang berada di Tanah Haram!"

Nufail bin Habib melepaskan telinga Gajah Mahmud dan gajah itu pun duduk. Setelah itu, Nufail bin Habib pergi dan naik ke gunung. Pasukan Abrahah memukul Gajah Mahmud agar berdiri, namun ia menolak berdiri. Mereka memukul Gajah Mahmud dengan mencucuk lambungnya agar berdiri, namun gajah itu tetap menolak berdiri.

Mereka memasukkan mihjan (tongkat yang berkeluk kepalanya) ke bawah perutnya dan mengiris perutnya dengannya agar berdiri, namun gajah Mahmud tetap menolak berdiri. Mereka menghadapkan gajah Mahmud ke arah Yaman, ternyata ia langsung berdiri dan berlari. Mereka menghadapkan lagi Gajah Mahmud ke arah Syam, ternyata berdiri dan berlari.

Mereka menghadapkan Gajah Mahmud ke arah timur, ia pun berdiri dan lari seperti sebelumnya. Mereka menghadapkannya ke Makkah, namun ia menolak berdiri. Penolakan gajah ini termasuk peristiwa yang sangat langka. Namun, demikianlah Allah berkuasa atas makhluk-Nya.

Hukuman Allah kepada Abrahah
Belum sampai menyerang Baitullah Kakbah, Allah Ta'ala menghancurkan pasukan Abrahah yang dalam riwayat berjumlah 60.000 pasukan. Allah mengirim burung-burung seperti burung layang-layang dan burung balsan (sejenis burung tiung) dari arah laut.

Setiap burung membawa tiga batu; satu batu di paruhnya, dan dua batu di kedua kakinya. Batu-batu itu mirip kacang dan adas. Jika batu itu mengenai salah seorang dari pasukan Abrahah, ia pasti tewas, namun tidak semuanya dari mereka terkena batu itu. Mereka lari kocar-kacir, berebutan mencari jalan yang telah dilaluinya, dan mencari-cari Nufail agar ia menunjukkan jalan ke arah Yaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Mengetuk Pintu Berkah:...
Mengetuk Pintu Berkah: 5 Amalan Sunnah Sebelum Menuju Baitullah
Rekomendasi
Suhu Permukan Laut Samudra...
Suhu Permukan Laut Samudra Atlantik Terdeksi Terendah, Ada Apa?
Inti Bumi Berputar Lambat,...
Inti Bumi Berputar Lambat, Ilmuwan Klaim 1 Hari Akan Bertambah Panjang
Pluvial Carnian Fenomena...
Pluvial Carnian Fenomena Hujan 2 Juta Tahun Lalu di Bumi Terungkap
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Fakta Putin Sangat Menghargai...
Fakta Putin Sangat Menghargai dan Ramah Terhadap Umat Islam Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved