4 Adab Berbicara dengan Lawan Jenis, Nomor Terakhir Tundukan Pandangan
Rabu, 23 Agustus 2023 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Jika candaan berkaitan dengan obrolan antara lawan jenis itu pasti ada daya tariknya. Obrolan biasa akan menjadi istimewa jika setan sudah ikut campur didalamnya, sehingga tetaplah waspada dan jangan sampai lengah karena setan menjerumuskan kita secaraa langsung akan tetapi dengan cara perlahan-lahan.
Dalam urusan berbicara saja Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka berkatalah yang baik atau diamlah.”
Intinya dalam berkomunikasi dengan lawan jenis, ada adab yang harus diperhatikan terutama oleh kaum perempuan muslimah, antara lain :
1. Tidak melembutkan suara
2. Tidak berkhalwat
3. Mengucapkan perkataan yang baik
4. Tundukkan pandangan
Sedangkan dalam berkomunikasi dengan lawan jenis yang bukan mahram melalui media sosial (medsos) seperti chatting misalnya, memang digunakan syarat-syarat yang hanya bisa diukur oleh diri sendiri. Seperti bahasa yang digunakan termasuk merayu atau tidak, isi pembicaraan merupakan hal penting atau tidak, dan sebagainya.
Karena itu, dibutuhkan kejujuran masing-masing pribadi dalam mengukurnya, dan sejauh mana kita merasa diawasi oleh Allah. Semakin kuat iman seseorang, maka semakin takut ia untuk melanggar hal-hal yang telah dibatasi Allah, dan rasa diawasi oleh Allah juga semakin kuat.
Baca juga: 10 Adab Berbicara yang Perlu Dipahami Seorang Muslimah
Wallahu A'lam
Dalam urusan berbicara saja Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللہ وَ اليَوْمِ الأَخِرِ فَليَقُولْ خَيْراً أوْ لِيَصْمُوتِ
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat maka berkatalah yang baik atau diamlah.”
Intinya dalam berkomunikasi dengan lawan jenis, ada adab yang harus diperhatikan terutama oleh kaum perempuan muslimah, antara lain :
1. Tidak melembutkan suara
2. Tidak berkhalwat
3. Mengucapkan perkataan yang baik
4. Tundukkan pandangan
Sedangkan dalam berkomunikasi dengan lawan jenis yang bukan mahram melalui media sosial (medsos) seperti chatting misalnya, memang digunakan syarat-syarat yang hanya bisa diukur oleh diri sendiri. Seperti bahasa yang digunakan termasuk merayu atau tidak, isi pembicaraan merupakan hal penting atau tidak, dan sebagainya.
Karena itu, dibutuhkan kejujuran masing-masing pribadi dalam mengukurnya, dan sejauh mana kita merasa diawasi oleh Allah. Semakin kuat iman seseorang, maka semakin takut ia untuk melanggar hal-hal yang telah dibatasi Allah, dan rasa diawasi oleh Allah juga semakin kuat.
Baca juga: 10 Adab Berbicara yang Perlu Dipahami Seorang Muslimah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :