Inilah Bentuk Keteladanan Orang Tua bagi Anak-anak Zaman Now
Kamis, 07 September 2023 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
“Takut kepada Allah Yang Mahamulia, mengamalkan dengan apa yang diturunkan yakni al-Quran dan as-sunah, merasa cukup dengan yang sedikit, dan mempersiapkan diri untuk hari perjalanan.” (Muhammad bin Yusuf asy-Syami, Subul al-Huda wa ar-Rasyad, 1/142).
Kejujuran merupakan salah satu pokok akhlak mulia dan adab yang harus senantiasa ditanamkan pada diri seorang anak. Bahkan menanamkan akhlak mulia dan adab lebih diutamakan daripada suatu ilmu tertentu.
Sebagaimana ungkapan para ulama ketika menafsirkan firman Allah dalam surat at-Tahrim ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Ulama dari kalangan sahabat seperti Ali bin Abi Thalib mengatakan “Didiklah mereka dengan adab dan ajarkan mereka dengan ilmu.” (Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-’Adzim, 8/167).
Kemudian Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu pun pernah menguatkan makna tafsiran tersebut dengan ungkapannya, “Taaddabu tsumma ta’allamu” yang artinya adalah pelajarilah adab, kemudian pelajarilah ilmu. (Abdul Qadir al-Jilani, al-Ghunyah li Thalibi Thariq al-Haq, hlm. 54).
Dengan demikian, dapat kita tarik kesimpulan bahwa tanggung jawab pendidikan anak itu sebenarnya berada di pundak orangtua. Sehingga para orangtua yang harus pertama kali mengoreksi diri jika terjadi kerusakan pada anak-anaknya.
Kemudian al-Quran telah memberikan landasan dan prinsip pokok orangtua teladan yang dapat melahirkan generasi terbaik, yaitu hendaknya orangtua memiliki rasa takut kepada Allah dan memberikan keteladanan yang baik berupa ketakwaan dan kejujuran.
Baca juga: Pentingnya Pendidikan Bagi Wanita dalam Islam, Ini Keutamaannya
Wallahu A'lam
2. Orang Tua Teladan harus Jujur
Hendaknya orangtua selalu mengucapkan perkataan yang benar dan jujur kepada anak-anaknya. Yaitu jujur baik secara hati, lisan, maupun perbuatan. Kemudian menanamkan akhlak mulia tersebut kepada anak-anak mereka.Kejujuran merupakan salah satu pokok akhlak mulia dan adab yang harus senantiasa ditanamkan pada diri seorang anak. Bahkan menanamkan akhlak mulia dan adab lebih diutamakan daripada suatu ilmu tertentu.
Sebagaimana ungkapan para ulama ketika menafsirkan firman Allah dalam surat at-Tahrim ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Ulama dari kalangan sahabat seperti Ali bin Abi Thalib mengatakan “Didiklah mereka dengan adab dan ajarkan mereka dengan ilmu.” (Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-’Adzim, 8/167).
Kemudian Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu pun pernah menguatkan makna tafsiran tersebut dengan ungkapannya, “Taaddabu tsumma ta’allamu” yang artinya adalah pelajarilah adab, kemudian pelajarilah ilmu. (Abdul Qadir al-Jilani, al-Ghunyah li Thalibi Thariq al-Haq, hlm. 54).
Dengan demikian, dapat kita tarik kesimpulan bahwa tanggung jawab pendidikan anak itu sebenarnya berada di pundak orangtua. Sehingga para orangtua yang harus pertama kali mengoreksi diri jika terjadi kerusakan pada anak-anaknya.
Kemudian al-Quran telah memberikan landasan dan prinsip pokok orangtua teladan yang dapat melahirkan generasi terbaik, yaitu hendaknya orangtua memiliki rasa takut kepada Allah dan memberikan keteladanan yang baik berupa ketakwaan dan kejujuran.
Baca juga: Pentingnya Pendidikan Bagi Wanita dalam Islam, Ini Keutamaannya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :