7 Adab Makan Sesuai Kebiasaan Rasulullah SAW
Senin, 11 September 2023 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, Rasulullah pernah mendoakan keburukan bagi seseorang yang makan dengan tangan kirinya.
Suatu ketika ada orang makan di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam dengan tangan kirinya. Lalu beliau bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu!” Orang itu menjawab, “Saya tidak bisa” Beliau bersabda, “Semoga kamu tidak bisa!” Orang tersebut tidak mau makan dengan tangan kanan hanya karena sombong. Akhirnya dia benar-benar tidak bisa mengangkat tangan kanannya ke mulutnya. (HR. Muslim)
Hadis Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu:
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang meniup (dalam gelas) ketika minum.” (HR. Tirmidzi hadits hasan menurut Syaikh al-Albani)
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan. Apabila beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berselera, (menyukai makanan yang telah dihidangkan) beliau memakannya. Jika kalau tidak suka (tidak berselera), maka beliau meninggalkannya.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak ada yang lebih jahat dari pada orang yang memadati perutnya dengan makanan untuk menguatkan badannya. Jika perlu ia makan, hendaklah perutnya diisi sepertiga makanan, sepertiga air (minuman), dan sepertiga lagi untuk udara (bernafas).” (HR. At-Tirmidzi No. 2302)
Doa selesai makan dapat kita jumpai dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
Suatu ketika ada orang makan di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam dengan tangan kirinya. Lalu beliau bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu!” Orang itu menjawab, “Saya tidak bisa” Beliau bersabda, “Semoga kamu tidak bisa!” Orang tersebut tidak mau makan dengan tangan kanan hanya karena sombong. Akhirnya dia benar-benar tidak bisa mengangkat tangan kanannya ke mulutnya. (HR. Muslim)
3. Hendaknya tidak meniup pada makanan yang masih panas dan tidak memakannya hingga menjadi lebih dingin
Tidak diperkenankan juga meniup pada minuman yang masih panas. Apabila hendak bernafas, maka lakukanlah di luar gelas.Hadis Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhu:
نَهَى عَنِ النَّفْخِ فِي الشُّرْبِ
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang meniup (dalam gelas) ketika minum.” (HR. Tirmidzi hadits hasan menurut Syaikh al-Albani)
4. Tidak mencela makanan
Makanan adalah nikmat pemberian Allah. Oleh sebab itu, setiap muslim dilarang untuk mencela makanan. Ini adab makan yang dicontohkan shallallahu ‘alaihi wa sallam.مَا عَابَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعاَماً قَطُّ إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَ إِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan. Apabila beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berselera, (menyukai makanan yang telah dihidangkan) beliau memakannya. Jika kalau tidak suka (tidak berselera), maka beliau meninggalkannya.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)
5. Tidak berlebihan menyantap hidangan
Termasuk adab makan yang dipraktikkan shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah tidak berlebihan dalam menyantap hidangan.Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak ada yang lebih jahat dari pada orang yang memadati perutnya dengan makanan untuk menguatkan badannya. Jika perlu ia makan, hendaklah perutnya diisi sepertiga makanan, sepertiga air (minuman), dan sepertiga lagi untuk udara (bernafas).” (HR. At-Tirmidzi No. 2302)
6. Mengakhiri makan dengan pujian kepada Allah
Mengakhiri makan dengan berdoa adalah bagian penting dalam adab makan seorang muslim. Demikian Rasulullah mencontohkan.Doa selesai makan dapat kita jumpai dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
Lihat Juga :