Tolak Suguhan Darah, Sahabat Nabi Ini Dapat Hidangan Lezat dari Allah
Minggu, 02 Agustus 2020 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
"Celaka kalian. Aku datang untuk melarang kalian dari ini (makan darah). Aku adalah utusan dari Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam agar kalian mau mengimani beliau," ucap Abu Umamah.
Abu Umamah menjelaskan misi dakwahnya dan mengajak kaumnya memeluk Islam . Kala itu Abu Umamah meminta minuman. "Bisakah saya minta sedikit air, aku haus sekali," kata Abu Umamah meminta.
Akan tetapi mereka menolaknya dan mengatakan, "Tidak, kami akan membiarkan engkau mati kehausan!" sergah mereka. Begitulah kaumnya mendustakan dan membentak Abu Umamah.
Dalam keadaan lapar dan haus yang menjerat, Abu Umamah beranjak dari sisi mereka. Ia bersedih hati. Kain imamah ia tutupkan ke kepalanya. Kemudian tertidur meskipun dalam keadaan cuaca yang sangat panas ketika itu. Dalam tidurnya, Abu Umamah bermimpi disuguhi minuman dari susu, tidak pernah ada susu yang lebih lezat darinya. Ia meminumnya sampai kenyang sehingga perutnya tampak penuh.
Setelah perlakuan kasar yang ditujukan kepada Abu Umamah, orang-orang di sukunya berkata "Seorang lelaki dari tokoh dan pembesar suku datang, tapi kalian mencampakkannya. Cari dan berilah ia makan dan minum yang ia inginkan". [Baca Juga: 10 Karomah Sayyidina Umar Bin Khattab (1) ]
Kemudian mereka mendatangi Abu Umamah dengan membawa makanan. Beliau menyambut kedatangan kaumnya sambil mengatakan, "Aku sudah tidak butuh lagi makanan dan minuman dari kalian. Allah 'Azza wa Jalla telah memberi makan dan minuman kepadaku. Lihatlah kondisiku sekarang."
Dalam riwayat lain dari Ibnu 'Asakir disebutkan bahwa Abu Umamah berkata, "Aku mengajak kaumku untuk masuk Islam, tetapi mereka menolak. Aku lalu berkata, "Berilah aku minum, karena aku sangat haus." Mereka menjawab, "Tidak akan kami beri, kami akan membiarkanmu mati kchausan."
Hari itu terasa sangat panas, kututup kepalaku dengan mantel, lalu tertidur dalam teriknya matahari. Kemudian aku bermimpi didatangi seseorang dengan membawa gelas kaca yang indah yang belum pernah terlihat oleh seorang pun. Di dalamnya ada minuman yang teramat lezat yang belum pernah dirasakan oleh seorang pun, aku meminumnya. Ketika minumanku habis, aku bangun. Demi Allah, aku tidak merasa haus dan lapar lagi, setelah meminumnya."
Demikian kisah karamah Abu Umamah Al-Bahili ketika berdakwah. Allah Ta'ala memuliakannya berkat dakwah dan kesabarannya menolak kebathilan. Adapun hidangan yang didapatnya ketika mimpi merupakan salah satu karamahnya yang luar biasa. Semoga Allah Ta'ala meridhainya dan kita mendapatkan berkah atas perjuangannya menebar risalah Islam. (Baca Juga: Kisah Karomah Khalid bin Walid Tak Mempan Diracun )
Wallahu Ta'ala A'lam
Abu Umamah menjelaskan misi dakwahnya dan mengajak kaumnya memeluk Islam . Kala itu Abu Umamah meminta minuman. "Bisakah saya minta sedikit air, aku haus sekali," kata Abu Umamah meminta.
Akan tetapi mereka menolaknya dan mengatakan, "Tidak, kami akan membiarkan engkau mati kehausan!" sergah mereka. Begitulah kaumnya mendustakan dan membentak Abu Umamah.
Dalam keadaan lapar dan haus yang menjerat, Abu Umamah beranjak dari sisi mereka. Ia bersedih hati. Kain imamah ia tutupkan ke kepalanya. Kemudian tertidur meskipun dalam keadaan cuaca yang sangat panas ketika itu. Dalam tidurnya, Abu Umamah bermimpi disuguhi minuman dari susu, tidak pernah ada susu yang lebih lezat darinya. Ia meminumnya sampai kenyang sehingga perutnya tampak penuh.
Setelah perlakuan kasar yang ditujukan kepada Abu Umamah, orang-orang di sukunya berkata "Seorang lelaki dari tokoh dan pembesar suku datang, tapi kalian mencampakkannya. Cari dan berilah ia makan dan minum yang ia inginkan". [Baca Juga: 10 Karomah Sayyidina Umar Bin Khattab (1) ]
Kemudian mereka mendatangi Abu Umamah dengan membawa makanan. Beliau menyambut kedatangan kaumnya sambil mengatakan, "Aku sudah tidak butuh lagi makanan dan minuman dari kalian. Allah 'Azza wa Jalla telah memberi makan dan minuman kepadaku. Lihatlah kondisiku sekarang."
Dalam riwayat lain dari Ibnu 'Asakir disebutkan bahwa Abu Umamah berkata, "Aku mengajak kaumku untuk masuk Islam, tetapi mereka menolak. Aku lalu berkata, "Berilah aku minum, karena aku sangat haus." Mereka menjawab, "Tidak akan kami beri, kami akan membiarkanmu mati kchausan."
Hari itu terasa sangat panas, kututup kepalaku dengan mantel, lalu tertidur dalam teriknya matahari. Kemudian aku bermimpi didatangi seseorang dengan membawa gelas kaca yang indah yang belum pernah terlihat oleh seorang pun. Di dalamnya ada minuman yang teramat lezat yang belum pernah dirasakan oleh seorang pun, aku meminumnya. Ketika minumanku habis, aku bangun. Demi Allah, aku tidak merasa haus dan lapar lagi, setelah meminumnya."
Demikian kisah karamah Abu Umamah Al-Bahili ketika berdakwah. Allah Ta'ala memuliakannya berkat dakwah dan kesabarannya menolak kebathilan. Adapun hidangan yang didapatnya ketika mimpi merupakan salah satu karamahnya yang luar biasa. Semoga Allah Ta'ala meridhainya dan kita mendapatkan berkah atas perjuangannya menebar risalah Islam. (Baca Juga: Kisah Karomah Khalid bin Walid Tak Mempan Diracun )
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :