alexametrics

Tolak Suguhan Darah, Sahabat Nabi Ini Dapat Hidangan Lezat dari Allah

loading...
Tolak Suguhan Darah, Sahabat Nabi Ini Dapat Hidangan Lezat dari Allah
Abu Umamah Al-Bahili RA, sahabat Nabi yang memiliki kisah menakjubkan ketika berdakwah di kampungnya. Foto Ilustrasi/Ist
Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu'anhu (RA) bernama lengkap asli Shudai bin Ajlan, dari suku Bahilah. Beliau adalah salah satu sahabat Nabi yang memiliki kisah menakjubkan ketika berdakwah di kampungnya. Sahabat Nabi yang biasa menyemir jenggotnya dengan warna kuning ini lahir sekitar 20-an tahun sebelum Hijrah.

Beliau termasuk sahabat yang banyak memiliki riwayat dari Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam dan wafat pada tahun 86 Hijriyah. Berikut kisah karomah Abu Umamah Al-Bahili ketika berdakwah sebagaimana diceritakan dalam buku "Kisah Karomah Wali Allah" karangan Syeikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani. (Baca Juga: Kisah Karomah Cucu Nabi, Imam Husain bin Ali)

Abu Umamah bercerita: "Rasulullah SAW mengutusku untuk menyeru kaumku masuk Islam. Aku menemui mereka dengan perut lapar, sementara mereka sedang makan darah. Lalu mereka berseru kepadaku, "Kemarilah!" Aku menjawab, "Aku datang untuk melarang kalian memakannya."

Kaumku menertawakan, mendustakan dan mengusirku, sementara aku merasa lapar, haus, dan sangat letih. Kemudian aku tertidur. Aku bermimpi didatangi sescorang yang memberiku sebuah wadah susu. Aku mengambilnya, meminumnya, merasa sangat kenyang dan segar kembali, hingga perutku buncit.



Sebagian kaumku berkata kepada sebagian yang lain, "Seorang pemimpin mendatangi kalian, tetapi kalian tolak. Temuilah ia, berilah makan dan minum yang ia sukai!" Kemudian mereka datang membawakan makanan dan minuman. Aku menjawab, "Aku tidak membutuhkannya." Mereka berkata, "Kami melihatmu sangat membutuhkannya."

Jawabku, Allah telah memberiku makan dan minum. Lalu kuperlihatkan perutku, dan akhirnya mereka masuk Islam. (Riwayat Al-Baihaqi dan Ibnu 'Asakir dari Abu Ghalib). (Baca Juga: Dahsyatnya Karomah Al-'Ala Al-Hadhrami Bisa Berjalan di Atas Laut)



Dalam artikel "KisahMuslim" juga diceritakan bahwa Imam Ath-Thabrani meriwayatkan misi dakwah Abu Umamah di kampung halamannya, suku Bahilah. Ia menuturkan, ketika Abu Umamah diutus kepada kaumnya suku Bahilah. Sesampai di sana Abu Umamah dalam keadaan lapar. Saat itu, kaumnya sedang menyantap makanan. Namun mereka menyantap makanan yang terbuat dari darah. Mereka menyambut kedatangan Abu Umamah.

"Selamat datang wahai Shudai bin Ajlan. Kami dengar engkau telah keluar dari agama nenek moyang untuk mengikuti laki-laki itu (Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam)."

"Bukan seperti itu. Aku hanya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Ia pula mengutusku untuk menawarkan Islam dan syariat kepada kalian," jawab Abu Umamah.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
اِنۡ تَجۡتَنِبُوۡا كَبٰٓٮِٕرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡـكُمۡ مُّدۡخَلًا كَرِيۡمًا
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

(QS. An-Nisa:31)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak