Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq Membela Rasulullah SAW ketika Dikeroyok Kafir Quraisy
Rabu, 27 September 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Begitu juga Amir bin Fuhairah oleh Abu Bakar ditebus dan ditugaskan menggembalakan kambingnya. "Tidak sedikit budak-budak itu yang disiksa, laki-laki dan perempuan, oleh Abu Bakar dibeli lalu dibebaskan," ujar Haekal.
Pertaruhkan Nyawanya
Abu Bakar sendiri pun tidak bebas dari gangguan kaum kafir Quraisy. Sama halnya dengan Nabi Muhammad sendiri yang juga tidak lepas dari gangguan itu dengan kedudukannya yang sudah demikian rupa di kalangan kaumnya serta perlindungan Banu Hasyim kepadanya.
Setiap Abu Bakar melihat Nabi Muhammad diganggu oleh Quraisy ia selalu siap membelanya dan mempertaruhkan nyawanya untuk melindunginya. Ibn Hisyam menceritakan, bahwa perlakuan yang paling jahat dilakukan Quraisy terhadap Rasulullah ialah setelah agama dan dewa-dewa·mereka dicela.
Suatu hari mereka berkumpul di Hijr, dan satu sama lain mereka berkata: "Kalian mengatakan apa yang didengarnya dari kalian dan apa yang kalian dengar tentang dia. Dia memperlihatkan kepadamu apa yang tak kamu sukai lalu kamu tinggalkan dia."
Baca juga: Belajar dari Putra Abu Bakar Shiddiq, Solusi dari Kemiskinan
Sementara mereka dalam keadaan serupa itu tiba-tiba datang Rasulullah SAW. Sekaligus beliau diserbu bersama-sama oleh mereka dan mengepungnya seraya berkata: "Engkau yang berkata begini dan begini?" Maksudnya yang mencela berhala-berhala dan kepercayaan mereka.
Rasulullah SAW pun menjawab: "Ya, memang aku yang mengatakan."
Salah seorang di antara mereka langsung menarik bajunya. Abu Bakar sambil menangis menghalanginya seraya katanya: "Kamu mau membunuh orang yang mengatakan hanya Allah Tuhanku!"
Mereka kemudian bubar. "Itulah yang kita lihat perbuatan Quraisy yang luar biasa kepadanya," ujar Haekal.
Pertaruhkan Nyawanya
Abu Bakar sendiri pun tidak bebas dari gangguan kaum kafir Quraisy. Sama halnya dengan Nabi Muhammad sendiri yang juga tidak lepas dari gangguan itu dengan kedudukannya yang sudah demikian rupa di kalangan kaumnya serta perlindungan Banu Hasyim kepadanya.
Setiap Abu Bakar melihat Nabi Muhammad diganggu oleh Quraisy ia selalu siap membelanya dan mempertaruhkan nyawanya untuk melindunginya. Ibn Hisyam menceritakan, bahwa perlakuan yang paling jahat dilakukan Quraisy terhadap Rasulullah ialah setelah agama dan dewa-dewa·mereka dicela.
Suatu hari mereka berkumpul di Hijr, dan satu sama lain mereka berkata: "Kalian mengatakan apa yang didengarnya dari kalian dan apa yang kalian dengar tentang dia. Dia memperlihatkan kepadamu apa yang tak kamu sukai lalu kamu tinggalkan dia."
Baca juga: Belajar dari Putra Abu Bakar Shiddiq, Solusi dari Kemiskinan
Sementara mereka dalam keadaan serupa itu tiba-tiba datang Rasulullah SAW. Sekaligus beliau diserbu bersama-sama oleh mereka dan mengepungnya seraya berkata: "Engkau yang berkata begini dan begini?" Maksudnya yang mencela berhala-berhala dan kepercayaan mereka.
Rasulullah SAW pun menjawab: "Ya, memang aku yang mengatakan."
Salah seorang di antara mereka langsung menarik bajunya. Abu Bakar sambil menangis menghalanginya seraya katanya: "Kamu mau membunuh orang yang mengatakan hanya Allah Tuhanku!"
Mereka kemudian bubar. "Itulah yang kita lihat perbuatan Quraisy yang luar biasa kepadanya," ujar Haekal.
Lihat Juga :