Zionis Internasional di Era Ottoman: Harta Melimpah, Seni Kerja Terorganisir

Rabu, 11 Oktober 2023 - 06:40 WIB
loading...
A A A
"Saya memberitahukan pada Neolanski tentang kesiapan saya untuk melakukan tugas ini. Namun saya tegaskan, agar saya diberi pemikiran yang jelas tentang kondisi Armenia tersebut. Siapa orang-orang yang ada di London yang harus saya yakinkan tentang apa yang mereka inginkan, serta media-media mana saja yang harus diredakan serangan-serangannya terhadap pemerintahan Utsmani. Dan lain-lain.”

Atas dasar itulah, maka diplomasi Zionis-Yahudi mulai melakukan langkah-langkah agresif untuk meyakinkan orang-orang Armenia agar mereka berhenti melakukan pemberontakan.

Baca juga: Pewaris Pendiri Zionis: Israel dan Perusahaan Zionis Dilahirkan dalam Dosa

Hasilnya adalah Herzl melakukan kontak dengan Salazapori dan para pemimpin di Inggris meminta mereka agar melakukan tekanan pada orang-orang Armenia sebagaimana orang-orang Yahudi itu juga aktif melakukan peran yang sama di kota-kota lain di Eropa, seperti Prancis dan lainnya.

Hanya saja, diplomasi yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi ini mengalami kegagalan, karena tidak adanya respons positif dari pemerintahan lnggris. Tidak adanya sambutan positif lnggris ini menandakan, bahwa lnggris memberikan dukungan pada pemerintahan Abdul Hamid II. Hal ini menimbulkan publik opini di kalangan rakyat Inggris untuk melawan pemerintah.

Pertemuan Dua Jam

Herzl berusaha untuk menemui Sultan Abdul Hamid ll, khususnya pada saat kunjungan Kaisar William II ke Istambul. Namun para petugas di istana Yaldaz melarangnya masuk.

Herzl dengan gigih dan penuh semangat terus berusaha untuk menemui Sultan Abdul Hamid hingga akhirnya usaha yang dia lakukan berhasil dia petik buahnya, setelah dua tahun dia tekun berusaha, yakni tahun 1899-1901 M. Ini terbukti dengan terjalinnya hubungan Herzl secara langsung dengan kalangan pejabat-pejabat istana Yaldaz.

Berkat bantuan mereka itulah, Herzl berhasil menemui Sultan selama dua jam. Pada penemuan ini Herzl mengusulkan pada Sultan untuk mendirikan bank-bank Yahudi yang kaya di Eropa dengan bantuan pemerintahan Utsmani dengan imbalan orang Yahudi bisa berdiam di Palestina.

Baca juga: 150 Rumah Bersejarah Era Ottoman di Gaza Terabaikan

Selain itu dia juga menjanjikan pada Sultan Abdul Hamid untuk meringankan beban utang pemerintahan Utsmani yang telah berlangsung sejak tahun 1881 M. Herzl juga berjanji pada Sultan untuk merahasiakan pembicaraan yang terjadi dengannya.

Pada saat Sultan bertemu dengan Herzl ini, Sultan lebih banyak mendengar daripada berbicara. Sultan membiarkan Herzl berbicara panjang lebar untuk memberikan kesempatan padanya mengeluarkan semua apa yang ada di dalam benaknya, baik yang berupa pemikiran, proyek dan langkah-langkah yang akan dia ambil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Harta Karun Air Purba...
Harta Karun Air Purba Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Bawah Pegunungan Sisilia
Medan Magnet Bumi Terdeteksi...
Medan Magnet Bumi Terdeteksi Rusak, NASA Ingatkan akan Ada Bencana
Banjir Terbesar dalam...
Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Artikel Terkini
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu
Tiga Dimensi Waktu yang...
Tiga Dimensi Waktu yang Dimiliki Manusia, Kaum Muslim Wajib Tahu
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Nasihat Salafus Shalih...
Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai
Infografis
Jurusan Kuliah dengan...
Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Bagus di Era 5.0
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved