Kisah Hijrahnya Nabi Ibrahim ke Palestina, Sempat Pergi ke Mesir

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 16:47 WIB
loading...
Kisah Hijrahnya Nabi...
Setiap nabi yang diutus setelah Ibrahim, semuanya berasal dari keturunan Ibrahim. Ilustrasi: Ist
A A A
Allah SWT berfirman, “Maka Luth membenarkan (kenabian Ibrahim ). Dan dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya, aku harus berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku, sungguh, Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.” Dan Kami anugerahkan kepada Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub, dan Kami jadikan kenabian dan kitab kepada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia: dan sesungguhnya dia di akhirat, termasuk orang yang saleh'.” ( QS Al-Ankabut : 26-27).

Allah SWT berfirman, “Dan Kami selamatkan dia (Ibrahim) dan Luth ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam. Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibrahim) Ishaq dan Ya'qub, sebagai suatu anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang yang saleh. Dan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah.” ( QS Al-Anbiya :71-73).

Baca juga: Kisah Nabi Ibrahim Mengajarkan Agama Tauhid

Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul "Qashash Al-Anbiyaa" menjelaskan saat Ibrahim meninggalkan kaumnya karena Allah, istrinya mandul tidak bisa melahirkan anak, dan saat itu Ibrahim tidak punya seorang anak pun.

Ia hanya mengajak keponakannya, Luth bin Haran bin Azar. Namun setelah itu, Allah menganugerahkan anak-anak yang saleh kepada Ibrahim, dan menjadikan nubuwah serta kitab di antara keturunannya.

Setiap nabi yang diutus setelah Ibrahim, semuanya berasal dari keturunan Ibrahim. Setiap nabi yang menerima kitab dari langit, pasti berasal dari salah satu keturunannya, sebagai karunia dan kemuliaan untuknya kala pergi meninggalkan kampung halaman, keluarga dan sanak kerabat, berhijrah menuju sebuah negeri yang ia bisa leluasa untuk beribadah kepada Rabb “Azza wa Jalla dan menyeru siapa pun kepada-Nya.

Bumi yang dituju Ibrahim saat berhijrah adalah bumi Syara, ttulah bumi yang disebut Allah “Azza wa Jalla, “Negeri yang telah Kami berkali untuk seluruh alam.” (QS Al-Anbiya ': 71-73).

Demikian penuturan Ubai bin Ka'ab, Abu Aliyah, Qatadah, dan lainnya. Al-Aufa meriwayatkan dari Ibnu Abbas terkait firman Allah SWT, “Negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam.” (Al-Anbiya': 11-73) yaitu Makkah.

Baca juga: Beda Ajaran Tauhid Nabi Ibrahim dan Nabi Sebelumnya

Bukankah kau mendengar firman Allah SWT, “Sesungguhnya, rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, lalah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” ( QS Ali Imran : 96).

Sementara Ka'ab Al-Ahbar menyatakan, bumi yang dimaksud adalah Haran.

Seperti telah kami sebutkan sebelumnya bersumber dari Ahli Kitab, Ibrahim pergi meninggaikan bumi Babilon bersama keponakannya, Luth, saudaranya, Nahur, istrinya, Sarah, dan istri saudaranya, Malik.

Mereka singgah di Haran, lalu Tarikh, ayah Ibrahim, meninggal dunia di sana.

As-Suddi mengatakan, “Ibrahim dan Luth pergi menuju Syam. Ibrahim kemudian bertemu Sarah—putri Raja Haran—ia mencela agama yang dianut kaumnya. Ibrahim kemudian menikahinya dengan syarat Ibrahim tidak boleh membuatnya cemburu.” (HR Ibnu Jarir). "Hadits ini gharib," ujar Ibnu Katsir.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Khalilullah

Menurut riwayat yang masyhur, Sarah adalah saudara sepupu Ibrahim, putri pamannya Haran, di mana negeri Haran dinisbatkan padanya.

Keliru dan tidak berdasar jika ada yang menyatakan bahwa Sarah adalah putri saudara Ibrahim, Haran, sekaligus saudari Luth, seperti yang disampaikan As-Suhailai dari Al-Qutaibi. "

Juga tidak berdasar jika ada yang menyatakan bahwa menikahi keponakan pada masa itu disyariatkan," kata Ibnu Katsir.

Dengan asumsi ketentuan tersebut pernah disyariatkan pada suatu masa, seperti yang dinukil dari para pendeta Yahudi, toh para nabi tidak ada yang melakukan praktik seperti itu. Wallahu a'lam.

Ahli kitab menyebutkan, saat Ibrahim tiba di Syam, Allah mewahyukan kepadanya, “Sungguh, Aku menjadikan negeri ini untuk para keturunanmu sepeninggaimu.”

Baca juga: Penjelasan Logika Nabi Ibrahim saat Melakukan Pencarian

Ibrahim kemudian membangun tempat penyembelihan kurban untuk Allah sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberi. Kubah bangunan ini dibuat menghadap ke timur Baitul Maqdis, setelah itu Ibrahim pindah ke Baitul Maqdis.

Namun karena di sana terjadi kekeringan, kesulitan, dan harga barang-barang sangat mahal, akhirnya Ibrahim bersama yang lain pindah ke Mesir.

Para ahli sejarah menyebut kisah Sarah dengan sang Raja. Ibrahim berkata pada Sarah, “Katakan aku ini saudaramu.” Para ahli sejarah juga menyebut pelayanan yang diberikan Raja kepada Hajar.

Setelah itu Raja memerintahkan mereka pergi, mereka kemudian pulang ke Baitul Maqdis dan sekitarnya dengan membawa sejumlah hewan, budak dan harta benda.

Baca juga: Apakah Azar Ayah Nabi Ibrahim? Begini Penjelasannya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Doa Nabi Luth AS : Mohon...
Doa Nabi Luth AS : Mohon Dijauhkan dari Azab Allah
Kisah Bani Israil dalam...
Kisah Bani Israil dalam Al Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Kisah-kisah dalam Al...
Kisah-kisah dalam Al Quran : Penyaliban Nabi Isa Alaihisallam dan Kekufuran Bani Israil
Rekomendasi
Kerak Bumi Terdeteksi...
Kerak Bumi Terdeteksi Terus-menerus Menurun, Ini Dampaknya
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Kuda Laut Jatuh dari...
Kuda Laut Jatuh dari Langit Hebohkan Dunia Maya
Artikel Terkini
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Fasilitas KRI dr. Radjiman...
Fasilitas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 yang Dikirim ke Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved