Kisah Sufi: Orang-Orang Bimbang, ketika Yesus Berjalan-jalan di Dekat Baitul Maqdis
Rabu, 01 November 2023 - 14:10 WIB
loading...
Kisah ini mengandung gagasan yang sama dengan yang ada dalam Magang Sihir. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Kisah ini dinukil dari buku "Kisah-Kisah Sufi, Kumpulan kisah nasehat para guru sufi selama seribu tahun yang lampau" karya Idries Shah yang diterjemahkan Sapardi Djoko Damono (Pustaka Firdaus, 1984)
Konon kisah ini diceritakan, oleh Sang Guru Jalaluddin Rumi dan yang lain-lain. Pada suatu hari, Isa putra Mariam atau Yesus, berjalan-jalan di padang pasir dekat Baitul Maqdis bersama-sama sekelompok orang yang masih suka mementingkan diri sendiri.
Baca juga: Fabel Jalaluddin Rumi: Burung India
Mereka meminta dengan sangat agar Isa memberitahukan kepada mereka 'Kata Rahasia' yang telah dipergunakannya untuk menghidupkan orang mati. Isa berkata, "Kalau kukatakan itu padamu, kau pasti menyalahgunakannya."
Mereka berkata, "Kami sudah siap dan sesuai untuk pengetahuan semacam itu; tambahan lagi, hal itu akan menambah keyakinan kami."
"Kalian tak memahami apa yang kalian minta," katanya, tetapi diberitahukannya juga Kata Rahasia itu.
Segera setelah itu, orang-orang tersebut berjalan di suatu tempat yang terlantar dan mereka melihat seonggok tulang yang sudah memutih. "Mari kita uji keampuhan Kata itu," kata mereka. Dan diucapkanlah Kata Rahasia itu.
Baca juga: Jalaluddin Rumi, Raksasa Afghanistan yang Mempengaruhi Barat
Begitu kata diucapkan, tulang-tulang itupun segera terbungkus daging dan menjelma menjadi seekor binatang liar yang kelaparan, yang kemudian merobek-robek mereka sampai menjadi serpih-serpih daging.
Mereka yang dianugerahi nalar akan mengerti. Mereka yang nalarnya terbatas bisa belajar melalui kisah ini.
Konon kisah ini diceritakan, oleh Sang Guru Jalaluddin Rumi dan yang lain-lain. Pada suatu hari, Isa putra Mariam atau Yesus, berjalan-jalan di padang pasir dekat Baitul Maqdis bersama-sama sekelompok orang yang masih suka mementingkan diri sendiri.
Baca juga: Fabel Jalaluddin Rumi: Burung India
Mereka meminta dengan sangat agar Isa memberitahukan kepada mereka 'Kata Rahasia' yang telah dipergunakannya untuk menghidupkan orang mati. Isa berkata, "Kalau kukatakan itu padamu, kau pasti menyalahgunakannya."
Mereka berkata, "Kami sudah siap dan sesuai untuk pengetahuan semacam itu; tambahan lagi, hal itu akan menambah keyakinan kami."
"Kalian tak memahami apa yang kalian minta," katanya, tetapi diberitahukannya juga Kata Rahasia itu.
Segera setelah itu, orang-orang tersebut berjalan di suatu tempat yang terlantar dan mereka melihat seonggok tulang yang sudah memutih. "Mari kita uji keampuhan Kata itu," kata mereka. Dan diucapkanlah Kata Rahasia itu.
Baca juga: Jalaluddin Rumi, Raksasa Afghanistan yang Mempengaruhi Barat
Begitu kata diucapkan, tulang-tulang itupun segera terbungkus daging dan menjelma menjadi seekor binatang liar yang kelaparan, yang kemudian merobek-robek mereka sampai menjadi serpih-serpih daging.
Mereka yang dianugerahi nalar akan mengerti. Mereka yang nalarnya terbatas bisa belajar melalui kisah ini.
Lihat Juga :