Siapakah Bangsa Rum? Kaum yang Akan Mengkhianati Umat Islam di Akhir Zaman
Kamis, 02 November 2023 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Disebut peringatan, umat Islam perlu mewaspadai karena bangsa Romawi saat itu adalah bangsa yang paling banyak jumlahnya. Korban perang pun banyak berjatuhan di kedua pihak. Perang ini akan berlangsung selama empat hari, tetapi jumlah korban dari kedua belah pihak sangat banyak.
Sampai-sampai, tidak ada seekor burung yang melewati medan pertempuran itu kecuali akan menemui jenazah di sana. Akan tetapi, Allah memberikan kemenangan untuk kaum muslim. Saking banyaknya kaum muslim yang Syahid, harta rampasan perang ketika itu tidak ada gunanya lagi.
Setelah mengalahkan bangsa Romawi, pasukan muslim akan diarahkan untuk penaklukan Konstantinopel (yang kedua). Di sana, umat Islam juga memperoleh kemenangan. Setelah penaklukan Konstantinopel inilah, Dajjal muncul ke muka bumi.
Siapa Sebenarnya Bangsa Romawi?
![Siapakah Bangsa Rum? Kaum yang Akan Mengkhianati Umat Islam di Akhir Zaman]()
Muncul pertanyaan, siapa sebenarnya bangsa Romawi yang akan mengkhianati umat Islam di akhir zaman ? Untuk diketahui, Romawi terkenal dengan imperium besar yang menjadi kekuatan super power dunia pada masanya. Bangsa Romawi dikenal dalam sejarah-sejarah peradaban, keilmuwan, dan peninggalan-peninggalannya yang menjadi warisan dunia.
Karena itu, tak heran jika Al-Qur'an dan Hadits Nabi menyinggung keberadaan bangsa ini. Bahkan, Romawi dibadikan sebagai nama satu Surat Al-Qur'an dengan nama الرُّوۡمُۙ (Ar-Ruum), surat ke 30 dalam mushaf Qur'an terdiri 60 ayat.
Nubuwat Rasulullah juga menyatakan bahwa di akhir zaman sebelum Kiamat, umat Islam akan mengalahkan kekuatan besar bangsa ini. Jika merujuk Surat Ar-Rum ayat 1 yang artinya: "Bangsa Romawi telah dikalahkan." Ayat ini adalah Nubuwah Al-Qur'an terhadap peristiwa yang akan datang. Bangsa Romawi Timur yang berpusat di Konstantinopel awalnya dikalahkan oleh Bangsa Persia pemeluk Majusi. Beberapa tahun kemudian setelah dikalahkan, bangsa Romawi mengalahkan bangsa Persia sebagai balasan atas kekalahan itu.
Bangsa Romawi yang disebut dalam ayat pertama Surat Ar-Rum ialah Kerajaan Romawi Timur yang berpusat di Konstantinopel, bukan kerajaan Romawi Barat yang berpusat di Roma. Kerajaan Romawi Barat, jauh sebelum peristiwa yang diceritakan dalam ayat ini terjadi, sudah hancur, yaitu pada Tahun 476 Masehi. Bangsa Romawi mayoritas beragama Nasrani (Ahli Kitab).
Dalam Hadis, bangsa Romawi disebut dengan istilah "Bani Ashfar". (Lihat Fathul Baari karya Ibnu Hajar Al Asqalani). Untuk memahami siapa orang-orang Romawi yang disebutkan dalam Hadis di atas, terdapat banyak penafsiran dari ulama.
Apakah bangsa Romawi itu adalah orang-orang Eropa saat ini? Atau penduduk asli Roma Italia atau bangsa Rusia dan Cina (bangsa Kuning)? Menurut Cendekiawan Muslim asal Trinidad dan Tobago, Syaikh Imran Hosein, ketika Rasulullah ﷺ mengatakan, "Umat Islam akan bersekutu (berdamai) dengan Rum," jawaban saya adalah akan bersekutu dengan Rusia."
Dalam Buku "Bangsa Romawi dan Perang Akhir Zaman" karya Manshur Abdul Hakim (2017) disebutkan, bangsa Romawi membangun kembali kekuatannya hingga seperti semula dengan nama-nama yang beragam. Kesemuanya di Eropa seperti Rusia yang dari segi gereja mewakili Romawi Timur Ortodoks. Di mana mereka mewarisi gereja Timur klasik. Sedangkan dari sisi etnis, bangsa Romawi adalah semua negara-negara Eropa Timur.
Istilah Russia atau Russiya sendiri berasal dari kata Rus atau bangsa Skandinavia Timur. Sejarah Rusia diawali dengan perpindahan bangsa-bangsa Skandinavia yang dikenal sebagai bangsa Varangians. Pada abad pertengahan mayoritas penduduknya berasal dari Slavia Timur.
Sampai-sampai, tidak ada seekor burung yang melewati medan pertempuran itu kecuali akan menemui jenazah di sana. Akan tetapi, Allah memberikan kemenangan untuk kaum muslim. Saking banyaknya kaum muslim yang Syahid, harta rampasan perang ketika itu tidak ada gunanya lagi.
Setelah mengalahkan bangsa Romawi, pasukan muslim akan diarahkan untuk penaklukan Konstantinopel (yang kedua). Di sana, umat Islam juga memperoleh kemenangan. Setelah penaklukan Konstantinopel inilah, Dajjal muncul ke muka bumi.
Siapa Sebenarnya Bangsa Romawi?

Muncul pertanyaan, siapa sebenarnya bangsa Romawi yang akan mengkhianati umat Islam di akhir zaman ? Untuk diketahui, Romawi terkenal dengan imperium besar yang menjadi kekuatan super power dunia pada masanya. Bangsa Romawi dikenal dalam sejarah-sejarah peradaban, keilmuwan, dan peninggalan-peninggalannya yang menjadi warisan dunia.
Karena itu, tak heran jika Al-Qur'an dan Hadits Nabi menyinggung keberadaan bangsa ini. Bahkan, Romawi dibadikan sebagai nama satu Surat Al-Qur'an dengan nama الرُّوۡمُۙ (Ar-Ruum), surat ke 30 dalam mushaf Qur'an terdiri 60 ayat.
Nubuwat Rasulullah juga menyatakan bahwa di akhir zaman sebelum Kiamat, umat Islam akan mengalahkan kekuatan besar bangsa ini. Jika merujuk Surat Ar-Rum ayat 1 yang artinya: "Bangsa Romawi telah dikalahkan." Ayat ini adalah Nubuwah Al-Qur'an terhadap peristiwa yang akan datang. Bangsa Romawi Timur yang berpusat di Konstantinopel awalnya dikalahkan oleh Bangsa Persia pemeluk Majusi. Beberapa tahun kemudian setelah dikalahkan, bangsa Romawi mengalahkan bangsa Persia sebagai balasan atas kekalahan itu.
Bangsa Romawi yang disebut dalam ayat pertama Surat Ar-Rum ialah Kerajaan Romawi Timur yang berpusat di Konstantinopel, bukan kerajaan Romawi Barat yang berpusat di Roma. Kerajaan Romawi Barat, jauh sebelum peristiwa yang diceritakan dalam ayat ini terjadi, sudah hancur, yaitu pada Tahun 476 Masehi. Bangsa Romawi mayoritas beragama Nasrani (Ahli Kitab).
Dalam Hadis, bangsa Romawi disebut dengan istilah "Bani Ashfar". (Lihat Fathul Baari karya Ibnu Hajar Al Asqalani). Untuk memahami siapa orang-orang Romawi yang disebutkan dalam Hadis di atas, terdapat banyak penafsiran dari ulama.
Apakah bangsa Romawi itu adalah orang-orang Eropa saat ini? Atau penduduk asli Roma Italia atau bangsa Rusia dan Cina (bangsa Kuning)? Menurut Cendekiawan Muslim asal Trinidad dan Tobago, Syaikh Imran Hosein, ketika Rasulullah ﷺ mengatakan, "Umat Islam akan bersekutu (berdamai) dengan Rum," jawaban saya adalah akan bersekutu dengan Rusia."
Dalam Buku "Bangsa Romawi dan Perang Akhir Zaman" karya Manshur Abdul Hakim (2017) disebutkan, bangsa Romawi membangun kembali kekuatannya hingga seperti semula dengan nama-nama yang beragam. Kesemuanya di Eropa seperti Rusia yang dari segi gereja mewakili Romawi Timur Ortodoks. Di mana mereka mewarisi gereja Timur klasik. Sedangkan dari sisi etnis, bangsa Romawi adalah semua negara-negara Eropa Timur.
Istilah Russia atau Russiya sendiri berasal dari kata Rus atau bangsa Skandinavia Timur. Sejarah Rusia diawali dengan perpindahan bangsa-bangsa Skandinavia yang dikenal sebagai bangsa Varangians. Pada abad pertengahan mayoritas penduduknya berasal dari Slavia Timur.
Lihat Juga :