Ini Mengapa Kaum Yahudi Sudi Tinggal di Permukiman Tanah Palestina
Kamis, 02 November 2023 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Paul Findley, Israel membangun permukiman tiga pekan setelah mencaplok Yerusalem Timur. Ini adalah pemukiman Israel yang pertama di wilayah-wilayah itu --Kibbutz Merom Hagolan dekat Quneitra di Dataran Tinggi Golan.
Permukiman Yahudi dibangun oleh Israel di tanah yang diduduki dalam perang Timur Tengah pada 1967. Tanah ini termasuk Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Dataran Tinggi Golan.
Baca juga: Catatan Sejarah: Miliuner Rothschild Ikut Mendanai Permukiman Yahudi di Palestina
Menurut Peace Now, terdapat 131 permukiman di Tepi Barat terdiri dari 385 pemukim Yahudi dan 97 bangunan atau permukiman yang dibangun tanpa izin resmi. Kelompok ini mengatakan terdapat 12 permukiman di Yerusalem Timur, dengan sekitar 200.000 pemukim.
Israel juga telah membangun permukiman di Jalur Gaza, yang dicaplok Israel dari Mesir pada perang 1967, namun dihancurkan saat menarik diri dari kawasan itu pada 2005.
Israel juga membangun permukiman di Semenanjung Sinai, yang direbut dari Mesir pada 1967 dan dihancurkan pada 1982 sebagai bagian dari perjanjian damai dengan Kairo.
Selain itu juga ada puluhan permukiman di dataran tinggi Golan yang diduduki, dan dikuasai dari Suriah pada perang 1967.
Permukiman ini menduduki sekitar 2% lahan di Tepi Barat namun pengritik mengatakan lahan lain digunakan termasuk untuk pertanian dan memerlukan pengawasan militer.
Pemerintahan Israel saat ini, yang mulai menjabat pada akhir Desember 2022, didominasi oleh politisi agama dan ultranasionalis yang memiliki hubungan dekat dengan gerakan pemukiman.
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, seorang pemimpin pemukim ilegal, telah diberikan otoritas setingkat kabinet atas kebijakan pemukiman dan berjanji untuk melipatgandakan populasi pemukim di Tepi Barat yang diduduki.
Baca juga: Menteri Palestina Diserang saat Protes Tolak Permukiman Yahudi di Tepi Barat
Permukiman Yahudi dibangun oleh Israel di tanah yang diduduki dalam perang Timur Tengah pada 1967. Tanah ini termasuk Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Dataran Tinggi Golan.
Baca juga: Catatan Sejarah: Miliuner Rothschild Ikut Mendanai Permukiman Yahudi di Palestina
Menurut Peace Now, terdapat 131 permukiman di Tepi Barat terdiri dari 385 pemukim Yahudi dan 97 bangunan atau permukiman yang dibangun tanpa izin resmi. Kelompok ini mengatakan terdapat 12 permukiman di Yerusalem Timur, dengan sekitar 200.000 pemukim.
Israel juga telah membangun permukiman di Jalur Gaza, yang dicaplok Israel dari Mesir pada perang 1967, namun dihancurkan saat menarik diri dari kawasan itu pada 2005.
Israel juga membangun permukiman di Semenanjung Sinai, yang direbut dari Mesir pada 1967 dan dihancurkan pada 1982 sebagai bagian dari perjanjian damai dengan Kairo.
Selain itu juga ada puluhan permukiman di dataran tinggi Golan yang diduduki, dan dikuasai dari Suriah pada perang 1967.
Permukiman ini menduduki sekitar 2% lahan di Tepi Barat namun pengritik mengatakan lahan lain digunakan termasuk untuk pertanian dan memerlukan pengawasan militer.
Pemerintahan Israel saat ini, yang mulai menjabat pada akhir Desember 2022, didominasi oleh politisi agama dan ultranasionalis yang memiliki hubungan dekat dengan gerakan pemukiman.
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, seorang pemimpin pemukim ilegal, telah diberikan otoritas setingkat kabinet atas kebijakan pemukiman dan berjanji untuk melipatgandakan populasi pemukim di Tepi Barat yang diduduki.
Baca juga: Menteri Palestina Diserang saat Protes Tolak Permukiman Yahudi di Tepi Barat
(mhy)
Lihat Juga :