Meletakkan Diri di Tepi Jahanam, 2 Orang Alim Ini Berebut Menolak Menjadi Hakim

Kamis, 09 November 2023 - 12:45 WIB
loading...
Meletakkan Diri di Tepi...
Orang yang berpandangan seperti dirimu inilah yang pantas menjadi hakim. Ilustrasi: Ist
A A A
Pada suatu malam, Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz tidak bisa tidur. Hilang rasa kantuknya. Beliau tidak mampu memejamkan matanya. Resah dan gelisah hatinya.

Di saat malam yang dingin itu, di Damsyik pikiran beliau sedang sibuk dengan urusan pemilihan hakim Bashrah. Harapannya adalah agar bisa menegakkan keadilan di tengah manusia, yang akan menjadi menghukum dengan hukum Allah Ta’ala diterapkan tanpa gentar dan gila pujian.

Dr Abdurrahman Ra'fat Basya dalam bukunya berjudul "Mereka adalah Para Tabiin", menceritakan pilihan khalifah jatuh pada dua orang yang dipandangnya bak kuda balap kembar dalam ilmu fiqih . Keduanya tegas dan kukuh dalam kebenaran, cemerlang pemikiran-pemikirannya dan tepat dalam pandangannya. Jika didapatkan satu keunggulan tertentu dari salah satu dari keduanya, ia memiliki keunggulan lain yang mampu mengimbanginya.

Baca juga: Kisah Tabiin Cerdas Iyas Bin Mu’awiyah Al-Muzanni

Keesokan harinya beliau mengundang walinya di Irak yang bernama Adi bin Arthah yang ketika itu berada di Damaskus. “Wahai Adi, panggillah Iyas bin Mu’awiyah al-Muzanni dan al-Qasim bin Rabi’ah al-Haritsi. Ajaklah keduanya membicarakan perihal pengadilan di Bashrah, lalu pilihlah salah satu dari keduanya,” titah Umar bin Abdul Aziz kepada Adi bin Arthah.

“Saya mendengar dan saya taat wahai Amirul Mukminin,” jawab Adi.

Akhirnya, Adi bin Arthah mempertemukan antara Iyas dan al-Qasim lalu berkata, “Amirul Mukminin memintaku untuk mengangkat salah satu dari kalian untuk menjadi kepala Pengadilan Bashrah. Bagaimana pendapat kalian berdua?”

Masing-masing dari mereka mengatakan bahwa rekannyalah yang lebih utama. Iyas menganggap al-Qasim lebih utama, sedangkan al-Qasim menganggap Iyaslah yang lebih utama darinya. Mereka masing-masing menyebutkan keutamaan ilmu dan kefakihannya rekannya.

“Kalian tidak boleh keluar dari sini sebelum kalian memutuskannya,” ujar Adi kemudian.

Baca juga: Dia Tabiin yang Tak Pernah Tidur Malam, Ini Penyebabnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Saking...
Kisah Hikmah : Saking Ngerinya Melihat Neraka, Nabi Idris Jatuh Pingsan
Neraka : Apinya Dinyalakan...
Neraka : Apinya Dinyalakan Setiap 1000 Tahun hingga Hitam dan Gelap
Penghuni Neraka Bertingkat-tingkat,...
Penghuni Neraka Bertingkat-tingkat, Teringan Siksanya Dikenakan Sandal hinggga Otaknya Meledak
Ngerinya Neraka, Inilah...
Ngerinya Neraka, Inilah Gambaran dan Tingkatannya
Kisah-kisah Isra Mikraj...
Kisah-kisah Isra Mikraj (4): Rasulullah SAW Diperlihatkan Surga dan Neraka serta Para Penghuninya
5 Kesalahan Sedekah...
5 Kesalahan Sedekah yang Mengantarkan ke Neraka, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Ibn al-Haitham: Ilmuwan...
Ibn al-Haitham: Ilmuwan Gila Penemu Kamera, Jungkir Balikkan Teori Pemikir Yunani
Teka-teki Penyebab Kematian...
Teka-teki Penyebab Kematian Firaun Tutankhamun Akhirnya Terkuak
Harta Karun Tersembunyi...
Harta Karun Tersembunyi Menyembur Keluar dari dalam Tanah Norwegia
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Cocok Buat Menenangkan...
Cocok Buat Menenangkan Diri, Ini 5 Kota Paling Sepi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved