Perbedaan Jenazah Tentara Palestina dan Israel: Wangi dan Busuk!
Jum'at, 10 November 2023 - 12:36 WIB
loading...
Para pelayat menguburkan jenazah warga Palestina dari keluarga Zraiee, yang tewas dalam serangan Israel, di sebuah pemakaman di Jalur Gaza tengah. Foto/Ilustrasi: voaindonesia
A
A
A
Perbedaan jenazah tentara Palestina dan Israel cukup mencolok. "Kayak kita lagi diolesin parfum," ujar Fikri Rofiul Haq berkisah tentang aktivitasnya mengurus jenazah-jenazah rakyat Palestina yang syahid dalam genosida pasukan Zionis Israel .
Relawan MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) Indonesia di Palestina ini membagikan pengalaman pertamanya untuk ikut mengurus jenazah korban genosida di Gaza , Palestina melalui akun Twitter/X @mercinddonesia, pada Sabtu 4 November 2023 lalu.
Rakyat Palestina sedari kecil sudah diajarkan untuk menghafal Al-Quran , sehingga tak heran ketika sudah remaja pun bisa hafal 30 juz. Mengetahui fakta tersebut, Fikri tak henti mengucap kalimat MasyaAllah.
"MasyaAllah sekali wangi yang keluar dari tubuh seorang syuhada. Keluar tidak henti-hentinya. MasyaAllah wanginya sangat begitu harum. Mereka benar-benar orang pilihan Allah dan InsyaAllah akan dimasukkan ke dalam Surga," paparnya.
Baca juga: Inara Rusli Jual Hijab Bermotif Bendera Palestina untuk Bantu Korban Perang di Gaza
Selain relawan dari Indoesia, relawan dari negara lain pun ikut menjadi saksi terkait harumnya jenazah rakyat Palestina yang jadi korban pemboman Israel.
"Seorang anggota tim evakuasi di Ghozza bercerita tetang aroma wangi syuhada yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Padahal sang mayit baru bisa dievakuasi setelah 2 hari di bawah reruntuhan namun mayatnya malah wangi dan tidak membusuk," tulis akun @alphazenyth.
Mereka pun banyak mendoakan para korban syahid di Gaza serta tak lupa memberikan dukungan kepada para relawan yang saat ini masih berada di Gaza.
Bau Busuk
Hal berbeda dengan mayat tentara Israel. Meski belum satu hari mati, mayat-mayat itu beraroma busuk. Mayat-mayat serdadu Yahudi itu disimpan dalam kotak besar berpendingan.
Relawan MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) Indonesia di Palestina ini membagikan pengalaman pertamanya untuk ikut mengurus jenazah korban genosida di Gaza , Palestina melalui akun Twitter/X @mercinddonesia, pada Sabtu 4 November 2023 lalu.
Rakyat Palestina sedari kecil sudah diajarkan untuk menghafal Al-Quran , sehingga tak heran ketika sudah remaja pun bisa hafal 30 juz. Mengetahui fakta tersebut, Fikri tak henti mengucap kalimat MasyaAllah.
"MasyaAllah sekali wangi yang keluar dari tubuh seorang syuhada. Keluar tidak henti-hentinya. MasyaAllah wanginya sangat begitu harum. Mereka benar-benar orang pilihan Allah dan InsyaAllah akan dimasukkan ke dalam Surga," paparnya.
Baca juga: Inara Rusli Jual Hijab Bermotif Bendera Palestina untuk Bantu Korban Perang di Gaza
Selain relawan dari Indoesia, relawan dari negara lain pun ikut menjadi saksi terkait harumnya jenazah rakyat Palestina yang jadi korban pemboman Israel.
"Seorang anggota tim evakuasi di Ghozza bercerita tetang aroma wangi syuhada yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Padahal sang mayit baru bisa dievakuasi setelah 2 hari di bawah reruntuhan namun mayatnya malah wangi dan tidak membusuk," tulis akun @alphazenyth.
Mereka pun banyak mendoakan para korban syahid di Gaza serta tak lupa memberikan dukungan kepada para relawan yang saat ini masih berada di Gaza.
Bau Busuk
Hal berbeda dengan mayat tentara Israel. Meski belum satu hari mati, mayat-mayat itu beraroma busuk. Mayat-mayat serdadu Yahudi itu disimpan dalam kotak besar berpendingan.
Lihat Juga :