Mayoritas Pemilik Modal Berdarah Yahudi: Kisah Karl Reiter Lahirkan Nazisme
Senin, 20 November 2023 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
Pemikiran inilah yang kelak melahirkan teori tentang superioritas bangsa Jerman, untuk menandingi pemikiran teori Yahudi yang mengatakan bahwa Bani Israil adalah manusia pilihan Tuhan yang diberi wewenang mewarisi dunia seisinya.
Demikianlah jutaan manusia terbagi menjadi dua blok, yang masing-masing mengklaim superioritas di atas lainnya.
2) Kari Reiter meletakkan dasar-dasar politik keuangan dengan menyingkirkan sesuatu yang berbau Yahudi dari arena perekonomian Jerman dan negara lain yang akan ditundukkan.
Baca juga: Pemimpin Yahudi Rusia Berdoa Perang Ukraina Tak Menjadi Perang Nuklir
3) Kari Reiter juga menampilkan idenya untuk mendirikan pasukan elit Nazi untuk menandingi pasukan elit komunis struktur penuh rahasia, dan untuk menundukkan golongan menengah dan golongan atas di negara-negara yang diincar oleh Jerman dengan menyadarkan mereka, bahwa Nazisme adalah satu-satunya penyelamat dari ancaman Komunisme. Maka, menyambut kehadiran pasukan Nazi sebagai kawan setia adalah langkah paling tepat, agar negara-negara itu terhindar dari malapetaka Komunisme.
Reiter memperingatkan para tokoh rasialis Arya agar menghindar dari serbuan negara lain, sampai ada instruksi resmi dari agen rahasia dan dari pasukan elit untuk mengadakan serbuan yang dipropagandakan sebagai pasukan pertolongan oleh para agen Nazi.
Dengan begitu, rakyat negara-negara itu akan menyambut kedatangan pasukan Jerman sebagai penyelamat, bukan penakluk.Kelak ketika Adolf Hitler menyalahi prinsip yang diletakkan oleh Reiter diatas, para pemimpin Jerman yang merupakan kader-kader Nazi mengadakan usaha pembunuhan terhadap Hitler, meskipun pada mulanya mereka juga yang mengangkat Hitler untuk melaksanakan program Nazi itu.
Baca juga: Zionis Internasional Memprakarsai Perang Dunia III, Islam Jadi Target!
Sebagaimana telah disebutkan, Kari Reiter telah menggariskan program keharusan untuk menghancurkan Komunisme secara total, dan mengikis habis setiap yang berbau Yahudi dengan mengatakan, "Tidak ada jalan lain bagi bangsa Arya untuk menguasai dunia, kecuali menghancurkan sesuatu yang berbau Yahudi."
Pernyataan Reiter tersebut dikuatkan dengan fakta historis yang menunjukkan, bahwa Komunisme tidak lain adalah alat kaum pemilik modal Yahudi Internasional, yang dipakai untuk memotong jalan pintas beberapa fase, sebagai upaya meraih kepentingan materi jangka pendek.
Program Reiter yang lain mengandung beberapa butir rencana lainnya untuk melengkapi butir-butir rencana di atas.
"Bagi kita, semua itu belum cukup untuk dipakai membuka rahasia teori Reiter dengan Nazinya," ujar William G. Carr..
William G. Carr mengatakan pengalamannya dalam bidang studi perbandingan agama, ilmu Geo-politik dan ekonomi, ditambah dengan pengalaman panjang dalam berbagai studi literatur dan studi lapangan telah mengantardirinya pada kesimpulan, bahwa berjuta manusia dalam sejarah, baik dulu maupun sekarang, telah menjadi angsa sebagai kuda tunggangan oleh kedua paham atheis-materialistis ini, yaitu paham Diktator Universal Hitam dan paham Nazisme atau Komunisme Merah.
Demikianlah jutaan manusia terbagi menjadi dua blok, yang masing-masing mengklaim superioritas di atas lainnya.
2) Kari Reiter meletakkan dasar-dasar politik keuangan dengan menyingkirkan sesuatu yang berbau Yahudi dari arena perekonomian Jerman dan negara lain yang akan ditundukkan.
Baca juga: Pemimpin Yahudi Rusia Berdoa Perang Ukraina Tak Menjadi Perang Nuklir
3) Kari Reiter juga menampilkan idenya untuk mendirikan pasukan elit Nazi untuk menandingi pasukan elit komunis struktur penuh rahasia, dan untuk menundukkan golongan menengah dan golongan atas di negara-negara yang diincar oleh Jerman dengan menyadarkan mereka, bahwa Nazisme adalah satu-satunya penyelamat dari ancaman Komunisme. Maka, menyambut kehadiran pasukan Nazi sebagai kawan setia adalah langkah paling tepat, agar negara-negara itu terhindar dari malapetaka Komunisme.
Reiter memperingatkan para tokoh rasialis Arya agar menghindar dari serbuan negara lain, sampai ada instruksi resmi dari agen rahasia dan dari pasukan elit untuk mengadakan serbuan yang dipropagandakan sebagai pasukan pertolongan oleh para agen Nazi.
Dengan begitu, rakyat negara-negara itu akan menyambut kedatangan pasukan Jerman sebagai penyelamat, bukan penakluk.Kelak ketika Adolf Hitler menyalahi prinsip yang diletakkan oleh Reiter diatas, para pemimpin Jerman yang merupakan kader-kader Nazi mengadakan usaha pembunuhan terhadap Hitler, meskipun pada mulanya mereka juga yang mengangkat Hitler untuk melaksanakan program Nazi itu.
Baca juga: Zionis Internasional Memprakarsai Perang Dunia III, Islam Jadi Target!
Sebagaimana telah disebutkan, Kari Reiter telah menggariskan program keharusan untuk menghancurkan Komunisme secara total, dan mengikis habis setiap yang berbau Yahudi dengan mengatakan, "Tidak ada jalan lain bagi bangsa Arya untuk menguasai dunia, kecuali menghancurkan sesuatu yang berbau Yahudi."
Pernyataan Reiter tersebut dikuatkan dengan fakta historis yang menunjukkan, bahwa Komunisme tidak lain adalah alat kaum pemilik modal Yahudi Internasional, yang dipakai untuk memotong jalan pintas beberapa fase, sebagai upaya meraih kepentingan materi jangka pendek.
Program Reiter yang lain mengandung beberapa butir rencana lainnya untuk melengkapi butir-butir rencana di atas.
"Bagi kita, semua itu belum cukup untuk dipakai membuka rahasia teori Reiter dengan Nazinya," ujar William G. Carr..
William G. Carr mengatakan pengalamannya dalam bidang studi perbandingan agama, ilmu Geo-politik dan ekonomi, ditambah dengan pengalaman panjang dalam berbagai studi literatur dan studi lapangan telah mengantardirinya pada kesimpulan, bahwa berjuta manusia dalam sejarah, baik dulu maupun sekarang, telah menjadi angsa sebagai kuda tunggangan oleh kedua paham atheis-materialistis ini, yaitu paham Diktator Universal Hitam dan paham Nazisme atau Komunisme Merah.
Lihat Juga :