Kisah Oliver Cromwell Terlibat Persekongkolan Yahudi Membunuh Raja Inggris Charles I
Selasa, 21 November 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
William G. Carr menceritakan 2 bulan setelah mereka bisa membuat raja Charles melarikan diri, sang raja segera ditangkap. Menurut sejarawan Inggris kenamaan, yaitu Hollis dan Laudloo, Cromwell adalah orang yang mengatur siasat terjadinya peristiwa itu semua.
Sebelum raja Charles melarikan diri, Cromwell terlebih dulu telah membersihkan para pendukung setia raja dari parlemen selama dua bulan sebelumnya.
Baca juga: Mayoritas Pemilik Modal Berdarah Yahudi: Kisah Karl Reiter Lahirkan Nazisme
Setelah itu, pada tanggal 6 Januari 1649 dibentuk sebuah Mahkamah yang dinamakan Mahkamah Pengadilan Tinggi, yang dimaksudkan untuk mengadili sang raja. Dua pertiga dari anggota Mahkamah ini adalah anggota pasukan Cromwell sendiri. Namun Cromwell sendiri tidak bisa memainkan peranan seperti diharapkan oleh para arsiteknya.
Akhirnya para tokoh Yahudi menugaskan tokoh Yahudi Inggris bernama Carfagal untuk mengatur siasat, kerjasama dengan Isaac Dwerlous, dan mereka berhasil menciptakan tuduhan pengkhianatan terhadap raja Charles.
Hakikat peristiwa ini berbeda dari apa yang ditulis oleh sejarah, bahwa tersingkirnya Raja Charles karena rakyat Inggris menentangnya. Dan tepat pada tanggal 30 Januari 1649 Raja Charles dihukum mati di depan gedung pusat lembaga keuangan Yahudi yang berdiri dekat White Hall London.
Dengan demikian, orang-orang Yahudi telah melampiaskan dendam kesumat kepada sang raja atas pengusiran mereka dari Inggris sejak masa pemerintahan Cromwell. Maka Cromwell segera diberi uang yang dijanjikan untuknya, persis seperti ketika Yahudi bersekongkol dengan tokoh-tokoh Yahudi untuk membunuh Nabi Musa as.
Baca juga: Nazisme Produk Zionis yang Menggerakkan Senjata Jerman dan Sekutunya pada Perang Dunia
Sebelum raja Charles melarikan diri, Cromwell terlebih dulu telah membersihkan para pendukung setia raja dari parlemen selama dua bulan sebelumnya.
Baca juga: Mayoritas Pemilik Modal Berdarah Yahudi: Kisah Karl Reiter Lahirkan Nazisme
Setelah itu, pada tanggal 6 Januari 1649 dibentuk sebuah Mahkamah yang dinamakan Mahkamah Pengadilan Tinggi, yang dimaksudkan untuk mengadili sang raja. Dua pertiga dari anggota Mahkamah ini adalah anggota pasukan Cromwell sendiri. Namun Cromwell sendiri tidak bisa memainkan peranan seperti diharapkan oleh para arsiteknya.
Akhirnya para tokoh Yahudi menugaskan tokoh Yahudi Inggris bernama Carfagal untuk mengatur siasat, kerjasama dengan Isaac Dwerlous, dan mereka berhasil menciptakan tuduhan pengkhianatan terhadap raja Charles.
Hakikat peristiwa ini berbeda dari apa yang ditulis oleh sejarah, bahwa tersingkirnya Raja Charles karena rakyat Inggris menentangnya. Dan tepat pada tanggal 30 Januari 1649 Raja Charles dihukum mati di depan gedung pusat lembaga keuangan Yahudi yang berdiri dekat White Hall London.
Dengan demikian, orang-orang Yahudi telah melampiaskan dendam kesumat kepada sang raja atas pengusiran mereka dari Inggris sejak masa pemerintahan Cromwell. Maka Cromwell segera diberi uang yang dijanjikan untuknya, persis seperti ketika Yahudi bersekongkol dengan tokoh-tokoh Yahudi untuk membunuh Nabi Musa as.
Baca juga: Nazisme Produk Zionis yang Menggerakkan Senjata Jerman dan Sekutunya pada Perang Dunia
(mhy)
Lihat Juga :