Korban Genosida Israel Tembus 16.000 Orang, Erdogan: Netanyahu Tukang Jagal Gaza

Selasa, 05 Desember 2023 - 10:58 WIB
loading...
Korban Genosida Israel...
Jumlah korban tewas akibat genosida Israel atas warga Palestina hampir menembus angka 16.000 orang. Foto/Ilustrasi: Al Jazeera
A A A
Jumlah korban tewas akibat genosida Israel atas warga Palestina hampir menembus angka 16.000 orang dan ribuan lainnya hilang dan kemungkinan besar tewas.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya pada hari Senin, 4 Desember 2023, menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "tukang jagal Gaza" dan menambahkan bahwa "kami sedang bersiap untuk mengadilinya".

Berbicara mengenai serangan Israel terhadap Gaza , Erdogan sebagaimana dilansir MEE mengatakan, “PBB, yang didirikan untuk keamanan global, bahkan tidak dapat melindungi pegawainya sendiri dari barbarisme Israel. Pembantaian Israel semakin cepat, saya salut kepada Gaza yang melakukan perlawanan."

“Netanyahu, yang saat ini menjadi penjagal Gaza, akan diadili sebagai Penjagal Gaza, sama seperti Milosevic,” tambah Erdogan merujuk pada mantan pemimpin Serbia yang didakwa oleh pengadilan internasional atas kejahatan perang terkait dengan warga Bosnia , Kroasia dan perang Kosovo pada tahun 1990an.

Baca juga: Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya

Peta Gaza

Pada tanggal 2 Desember, juru bicara tentara Israel yang berbahasa Arab , Avichay Adraee, mengunggah peta Gaza, yang dipecah menjadi blok-blok bernomor dengan instruksi agar warga Palestina yang tinggal di daerah tertentu mengungsi ke Rafah. Selebaran berisi kode QR yang menghubungkan ke peta di situs tentara Israel juga dijatuhkan di Gaza.

Langkah ini terjadi ketika jet tempur Israel membombardir bagian selatan Jalur Gaza – yang sebelumnya ditetapkan sebagai “zona aman” – menewaskan ratusan warga Palestina dalam 24 jam. Tentara Israel dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah mencapai 400 sasaran”.

Sementara itu, laporan media mengungkapkan bahwa kemampuan tentara Israel untuk mengintensifkan apa yang disebutnya serangan udara “presisi” telah ditingkatkan oleh alat kecerdasan buatan (AI) yang menghasilkan target.

Peta, selebaran, tweet, klaim teknologi militer presisi, semuanya memberi narasi bahwa “tentara Israel yang paling bermoral” berupaya melindungi warga sipil di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Danau Hantu Pagi Hari...
Danau Hantu Pagi Hari Airnya Luber, Beberapa Jam Kemudian Mengering
Oksigen Gelap Ditemukan...
Oksigen Gelap Ditemukan di Dasar Laut, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Terpantau Keluar dari...
Terpantau Keluar dari Rotasinya, Astronom Sebut Matahari Mulai Tidak Stabil
Artikel Terkini
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Infografis
Jumlah Korban akibat...
Jumlah Korban akibat Agresi Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved