Korban Genosida Israel Tembus 16.000 Orang, Erdogan: Netanyahu Tukang Jagal Gaza

Selasa, 05 Desember 2023 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Presiden Erdogan: Gaza Harus Menjadi Bagian dari Negara Palestina saat Perang Berakhir

"Namun semua ini tidak lebih dari taktik propaganda untuk menutupi apa yang sebenarnya terjadi di lapangan – genosida yang dibantu oleh AI," tulis Asisten Profesor Studi Timur Tengah dan Humaniora Digital di Universitas Hamad bin Khalifa, Dr Marc Owen Jones, dalam artikelnya berjudul "Fact or fiction? Israeli maps and AI do not save Palestinian lives" yang dilansir Al Jazeera 4 Desember 2023.

Permainan Peta

Selama dua bulan terakhir perang brutal, Israel terus-menerus menggunakan peta evakuasi dan peringatan yang dikeluarkan di media sosial, menyerukan warga Palestina untuk meninggalkan wilayah tertentu di Gaza.

Namun jumlah korban tewas yang terus meningkat – hampir 16.000 orang dan ribuan lainnya hilang dan kemungkinan besar tewas – tidak memberikan bukti bahwa Israel sebenarnya mengkhawatirkan kesejahteraan warga sipil Palestina.

Dr Marc Owen Jones mengatakan yang dikhawatirkan adalah meningkatnya kecaman di luar negeri terhadap apa yang oleh para ahli hukum disebut sebagai genosida dan meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat.

Baca juga: Presiden Erdogan: AS Ingin Melakukan Pembantaian Serius di Gaza

Beberapa hari yang lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memperingatkan Israel bahwa mereka memiliki waktu berminggu-minggu, dan bukan berbulan-bulan, untuk menyelesaikan kampanyenya di Gaza. Atasannya, Presiden Joe Biden, sangat menyadari meningkatnya ketidakpuasan dalam negeri terhadap cara dia menangani perang, yang dapat membuatnya kehilangan suara dalam pemilihan presiden tahun depan.

Pesan evakuasi yang dilakukan tentara Israel ini lebih ditujukan kepada masyarakat Barat, yang berupaya meredakan ketakutan mereka terhadap jumlah korban warga sipil, dibandingkan warga Palestina di Gaza. Fakta bahwa video tersebut sebagian besar disampaikan melalui platform media sosial menunjukkan bahwa audiens yang dituju bukanlah orang-orang di Jalur Gaza.

Tentara Israel tidak hanya memutus aliran listrik ke Gaza tetapi juga menargetkan dan merusak jaringan selulernya yang sudah tidak stabil, sehingga menyebabkan sebagian besar orang di sana hampir tidak memiliki akses ke internet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Cumi-cumi Raksasa Laut...
Cumi-cumi Raksasa Laut Dalam Lahirkan Spesies Baru yang Lebih Besar
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Netanyahu Marah, Genosida...
Netanyahu Marah, Genosida Israel Disamakan dengan Aksi Hitler
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved