Pentingya Ilmu Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan seseorang, ‘Carilah dimana Ali’. Kemudian orang tersebut datang dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, Ali sedang di masjid. Dia tidur. Rasulullah pun berangkat menuju masjid. Beliau melihat Ali yang sedang berbaring. Rida’nya jatuh dari punggungnya sehingga ia tertidur dengan punggung berdebu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusapi punggungnya, sambil mencandainya, ‘Bangunlah hai Abu Turob. Bangunlah hai Abu Turob’.”

Dari hadis ini, kita bisa memetik banyak pelajaran. Di antaranya, seorang mertua atau orang tua boleh datang ke rumah anak-mantunya tanpa seizin keduanya. Sebagaimana Rasulullah datang ke rumah putrinya tanpa memberi kabar sebelumnya. Melihat Ali tidak ada di rumah di jam istirahat, Rasulullah mencium ada permasalah yang sedang terjadi antara putrinya dengan suaminya. Meskipun mengetahui ada masalah, beliau tidak ingin tahu masalah tersebut dengan detil. Beliau hanya bertanya kepada anaknya, ‘Mana anak pamanmu’? bukan bertanya dengan, ‘Mana suamimu’? Beliau hendak menjelaskan bahwa Ali itu bukan hanya memiliki hubungan sebagai suami denganmu, tapi dia juga seorang kerabat. Artinya beliau hendak menegaskan dan merekatkan hubungan bahwa Ali punya dua hak pada dirimu. Hak sebagai suami dan hak sebagai kerabat.

Lihatlah bagaimana langkah pertama Rasulullah dalam melihat keributan rumah tangga anaknya. Ia gunakan kata-kata yang merekatkan. Bukan yang membuat emosi sang anak tambah tinggi. Hal ini hendaknya diteladani oleh para orang tua. Betapa banyak permasalahan kalau ditanggapi tidak serius, ia akan hilang. (Baca juga : Kematian Itu Mendadak, Perbaiki Amal Mulai Sekarang )

Kemudian perhatikan juga bagaimana seorang istri ketika terjadi permasalahan rumah tangga . Fatimah radhiyallahu ‘anha berkata, ‘Terjadi sesuatu antara diriku dengannya. Kemudian dia marah padaku’. Ia tidak melaporkan detil kejadian dan konfliknya dengan suaminya kepada sang ayah. Bukan aji mumpung karena ayah datang, dijadikan kesempatan untuk laporan bahwa sang suami tidak seperti ayah yang selalu menyayangi. Tidak. Fatimah tidak melakukan itu. Ia tidak membiarkan permasalahan rumah tangganya diketahui oleh orang ketiga. Walaupun itu ayah sendiri. Dia pendam saja permasalahnya. Karena banyak hal yang kecil, kalau sudah tersebar menjadi besar. Terus membesar. Dan jadi keributan. Fungsi suami-istri adalah sebagaimana fungsi pakaian yang menutupi aurat.

Allah Ta’ala berfirman :

هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ

“Mereka para istri adalah pakaian bagi kalian para suami. Demikian juga kalian pakaian bagi mereka.” (QS. Al-Baqarah: 187).

Hendaknya para istri meneladani Fatimah. Jangan sampai permasalahan rumah tangganya keluar. Apalagi sampai diceritakan di sosial media. Menjadi perhatian banyak orang. Hendaknya para wanita bersabar. Dan berdoa kepada Allah agar memberinya jalan keluar. Inilah sifat wanita yang bertakwa. Dan menjaga kehormatan suaminya. Kemudian lihatlah sikap Ali bin Abu Thalib radhiallahu ‘anhu. Ali tidak memaksakan diri berdebat. Menunjukkan bahwa dia yang benar dan istri yang salah. Tidak. Dia lebih baik mengalah. Dan keluar dari rumah.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa permasalahan rumah tangga juga menimpa orang-orang saleh. Ali adalah seorang ahli surga. Demikian juga dengan Fatimah, wanita ahli surga. Artinya, kalau suami kita marah. Atau istri kita marah. Bukan berarti mereka bukan orang yang saleh atau salehah. Hal itu wajar dan biasa. Yang dituntut adalah bagaimana cara kita menyikapi konflik tersebut.

Dari kisah tersebut, kita menjadi lebih jelas bahwa Islam adalah agama kita adalah agama yang istimewa. Setiap permasalahan yang kita hadapi, kemudian kita lihat pada agama kita, kita akan jumpai solusi. Misalnya, ketika marah dengan pasangan, yakinlah dan hadirkan perasaan bahwa pasangan kita juga punya jasa pada kita. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Bahasa Cinta dalam Keharmonisan...
Bahasa Cinta dalam Keharmonisan Rumah Tangga, Begini Penjelasannya!
Ibadah Sunnah Bisa Jadi...
Ibadah Sunnah Bisa Jadi Dosa? Para Istri Wajib Tahu!
7 Hal Ringan agar Rumah...
7 Hal Ringan agar Rumah Tangga Harmonis Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
5 Perilaku Istri yang...
5 Perilaku Istri yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Deras
Zikir Ini Cocok untuk...
Zikir Ini Cocok untuk Para Istri, Pahalanya Setara Amalan Sebelum Subuh
Rekomendasi
Daftar Fenemona Alam...
Daftar Fenemona Alam Unik yang Terjadi di Indonesia
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik
Negeri Dongeng yang...
Negeri Dongeng yang Tidak Pernah Ada di Peta Ditemukan di Mesir
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Perlu Sanksi Sosial...
Perlu Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved