Kisah sebelum Umar bin Khattab Terbunuh: Ada yang Melempar Kepalanya saat Haji

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:04 WIB
loading...
Kisah sebelum Umar bin...
Tiba-tiba kepala Umar terkena lemparan batu kerikil hingga berdarah. Ilustrasi: art station
A A A
Pada hari Rabu, 4 Zulhijah tahun ke-23 Hijriyah, Khalifah Umar bin Khattab mengalami luka serius akibat mendapat tusukan Abu Lu'lu'ah Fairuz, budak al-Mugirah. Tikaman itu mengenai bawah pusar Umar. Akibatnya memutuskan lapisan kulit bagian dalam dan usus lambungnya.

"Ada sejumlah cerita sebelum Umar terbunuh," tulis Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Al-Faruq Umar" yang diterjemahkan Ali Audah menjadi "Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987)

Baca juga: Kisah Umar bin Khattab Ketika Madinah Mengalami Paceklik

Mengutip at-Tabaqat, Ibn Sa'd menceritakan sebuah peristiwa yang didasarkan kepada Jubair bin Mut'im, bahwa ketika dalam ibadah hajinya yang terakhir Khalifah Umar bin Khattab sedang berdiri di pegunungan Arafah, tiba-tiba ia mendengar ada orang berteriak: "Hai Khalifah ! Khalifah!"

Orang lain juga ada yang mendengar, dan mereka sedang meramal dengan burung menyiapkan bekal untuk perjalanan. Maka katanya: "Mengapa?"

"Celakalah Anda!"

Jubair marah kepada orang itu seraya berkata: "Jangan menghina dia!"

Keesokannya Umar sedang berdiri di Aqabah melontar jumrah dan Jubair juga menyertainya tiba-tiba kepala Umar terkena lemparan batu kerikil hingga berdarah.

Jubair mendengar orang berkata dari gunung itu: "Demi yang punya Kakbah, biar tahu, sesudah tahun ini Umar tidak akan pernah lagi dalam keadaan begini!"

Baca juga: Kisah Syahidnya Umar bin Khattab dan Kenaikan Pajak

Suara ini juga yang kemarin meneriakkan: "Hai Khalifah! Khalifah!"

Juga Ibn Sa'd mengutip sumber dari Umm Kulsum putri Abu Bakar, dari adiknya Aisyah Ummulmukminin yang mengatakan: Waktu kami kembali dari Arafah melalui Muhassab, pada musim haji yang terakhir kali dilaksanakan oleh Umar itu bersama para Ummulmukminin, kami mendengar seseorang dari atas kendaraannya berkata: Mana Umar Amirulmukminin? Dan saya dengar yang lain berkata: Amirulmukminin ada di sini. Setelah itu ia menderumkan untanya dan mengangkat suaranya:

Salam bagimu dari seorang pemimpin
Dan Allah memberkati bumi yang sudah terkoyak-koyak
Barang siapa berusaha dan menunggang sayap burung unta
Akan mengerti apa yang kau kemukakan kemarin akan tersusul
Kau telah menyelesaikan berbagai hal
Kemudian kau meninggalkan berbagai bencana
Di kelopak bunga yang belum merekah
Penunggang unta itu tidak bergerak juga tidak dikenal siapa dia. Dalam percakapan kami bahwa dia dari jenis jin. Setelah Umar kembali dari menunaikan ibadah haji ia ditikam dan meninggal.

Baca juga: Sikap Umar Bin Khattab dalam Menjaga Kemuliaan Perempuan

Haekal mengatakan sukar sekali kita akan dapat memperkirakan bahwa inilah yang dikatakan dari jenis jin, dan yang mengatakan: "Sesudah tahun ini Umar tidak akan pernah lagi dalam keadaan begini, dan katanya konon dia seorang peramal dengan burung. Siapa yang tahu, apa yang berkecamuk dalam pikiran Fairuz dan orang yang bersekongkol dengan dia," katanya.

At-Tabari, Ibn al-Asir dan yang lain menceritakan, bahwa sepulang dari haji pada suatu hari ketika Umar sedang berkeliling di pasar Abu Lu'lu'ah menemuinya dan berkata kepadanya:

"Amirulmukminin, bicarakan soal saya dengan Mugirah bin Syu'bah, sebab pajak yang dikenakan kepada saya terlalu tinggi."

"Berapa pajak yang dikenakan kepada Anda?" tanya Umar.

"Dua dirham tiap hari," jawab orang itu.

"Pekerjaan Anda apa?" tanya Umar lagi, yang dijawabnya: "Saya tukang kayu, pemahat dan pandai besi."

Baca juga: Kisah Umar bin Khattab Mengata-ngatai Hajar Aswad

"Melihat pekerjaan semacam itu, pajak itu menurut hemat saya tidak banyak. Saya dengar Anda mengatakan: Kalau saya mau saya dapat membuat penggilingan dengan tenaga angin?"

"Ya," jawab orang itu.

"Buatkan sebuah buat saya," kata Umar.

"Kalau saya dapat diselamatkan, pasti saya buatkan sebuah penggilingan yang akan menjadi bahan pembicaraan orang di timur dan di barat!" Kemudian ia pergi meninggalkan Umar.

Umar berkata: "Budak itu tadi telah mengancamku!"

Baca juga: Kesaksian Amr bin Maimun Detik-Detik Syahidnya Umar bin Khattab
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rekor Baru! Muzdalifah...
Rekor Baru! Muzdalifah Steril Pukul 06.45, Jemaah Haji Nyaman Lempar Jumrah Aqabah
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Karena Jarang Senyum dan Jutek, Umar bin Khattab 2 Kali Ditolak Lamarannya
Rekomendasi
Kekayaan Alam Dieksploitasi,...
Kekayaan Alam Dieksploitasi, Suku Pedalaman Amazon Bantai Perusak Hutan
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Ini Akan Memuntahkan Berlian dari Perut Bumi
Panglima Perang Legendaris...
Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved