Sikap Umar Bin Khattab dalam Menjaga Kemuliaan Perempuan
Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:24 WIB
loading...
Kaum perempuan terkadang tak menyadari bahwa mereka bisa memfitnah laki-laki dengan keindahan busana yang dikenakan meskipun ia berbusana syar’i karena syetan terlalu lihai dalam menggoda anak Adam. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Siapa yang tidak kenal dengan sosok Umar bin Khattab ? Sosok shahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ini dijuluki Al-Faruq, yakni orang yang dapat membedakan kebenaran dari kebatilan, serta berjuang dalam menegakkan kebenaran dan memberantas kebatilan itu.
Dengan perangainya yang keras dan tegas, terutama dalam medan jihad, Umar bin Khattab pun dijuluki 'singa padang pasir', begitu disegani dan ditakuti oleh musuh-musuhnya. Namun bagaimanapun keras tabiatnya, Umar merupakan pribadi yang lemah lembut terhadap istri dan kaum perempuan.
Sang Amirul Mukminin itu pernah berkata, “Pada masa jahiliyah, perempuan itu tak ada harganya bagi kami. Sampai akhirnya Islam datang dan menyatakan bahwa perempuan itu sederajat dengan laki-laki.”
Perempuan itu sangat penting dalam Islam. Islam memosisikan perempuan dengan begitu mulia, karena generasi gemilang akan lahir dari rahimnya. Sebagai penghormatan kepada perempuan, Umar bin Khattab selalu mengingatkan, perempuan harus selalu dilindungi dari berbagai hal yang tidak baik, termasuk fitnah akan dirinya. (Baca juga : Taubatnya Perempuan yang Sering Menangis Bila Menyebut Asma Allah )
Dalam kitab 'Fathul Qadir' dikisahkan, Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata,
اسْتَعِيْنُوْا عَلَى النِّسَاءِ بِالْعُرَى إِنَّ إِحْدَاهُنَّ إِذَا كَثُرَتْ ثِيَابُهَا وَحَسُنَتْ زِيْنَتُهَا أَعْجَبُهَا الْخُرُوْجُ
“Bimbinglah para wanita dalam berpakaian. Sesungguhnya salah seorang dari mereka apabila telah memiliki banyak pakaian dan perhiasan yang bagus, maka akan membuat ia senang keluar rumah.”
Nasehat Umar bin Khattab ini, karena ia sangat mengerti bagaimana fitnah perempuan merupakan perkara dahsyat yang menimpa kaum laki-laki sebagaimana hal ini telah dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Tidak ada fitnah yang aku tinggalkan setelahku yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada fitnah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan perangainya yang keras dan tegas, terutama dalam medan jihad, Umar bin Khattab pun dijuluki 'singa padang pasir', begitu disegani dan ditakuti oleh musuh-musuhnya. Namun bagaimanapun keras tabiatnya, Umar merupakan pribadi yang lemah lembut terhadap istri dan kaum perempuan.
Sang Amirul Mukminin itu pernah berkata, “Pada masa jahiliyah, perempuan itu tak ada harganya bagi kami. Sampai akhirnya Islam datang dan menyatakan bahwa perempuan itu sederajat dengan laki-laki.”
Perempuan itu sangat penting dalam Islam. Islam memosisikan perempuan dengan begitu mulia, karena generasi gemilang akan lahir dari rahimnya. Sebagai penghormatan kepada perempuan, Umar bin Khattab selalu mengingatkan, perempuan harus selalu dilindungi dari berbagai hal yang tidak baik, termasuk fitnah akan dirinya. (Baca juga : Taubatnya Perempuan yang Sering Menangis Bila Menyebut Asma Allah )
Dalam kitab 'Fathul Qadir' dikisahkan, Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata,
اسْتَعِيْنُوْا عَلَى النِّسَاءِ بِالْعُرَى إِنَّ إِحْدَاهُنَّ إِذَا كَثُرَتْ ثِيَابُهَا وَحَسُنَتْ زِيْنَتُهَا أَعْجَبُهَا الْخُرُوْجُ
“Bimbinglah para wanita dalam berpakaian. Sesungguhnya salah seorang dari mereka apabila telah memiliki banyak pakaian dan perhiasan yang bagus, maka akan membuat ia senang keluar rumah.”
Nasehat Umar bin Khattab ini, karena ia sangat mengerti bagaimana fitnah perempuan merupakan perkara dahsyat yang menimpa kaum laki-laki sebagaimana hal ini telah dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Tidak ada fitnah yang aku tinggalkan setelahku yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada fitnah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Lihat Juga :