Genosida Israel: Analis Pesimistis Israel Bisa Menangkan Perang Kota di Gaza

Minggu, 17 Desember 2023 - 13:55 WIB
loading...
Genosida Israel: Analis...
Israel tidak bisa menghindari peperangan kota di Gaza. Foto/Ilustrasi: Al Jazeera
A A A
Perang Israel-Palestina telah memasuki fase peperangan perkotaan skala penuh yang sulit, tidak dapat diprediksi, dan penuh darah. Keuntungan yang diperoleh kecil dan lambat, dan kerugian yang ditimbulkan bisa sangat besar.

"Bertempur di jalan-jalan sempit di kota-kota tua adalah salah satu cara tersulit untuk berperang," ujar analis geopolitik dan keamanan, Zoran Kusovac, dalam analisisnya berjudul "Why Israel will continue its deadly push into Gaza city centres" yang dilansir Al Jazeera, Ahad 17 Desember 2023.

Menurutnya, teori militer klasik menyerukan agar kota-kota yang dipertahankan dikepung dan diblokade oleh unit-unit yang cukup kuat untuk mencegah pasukan yang bertahan menerobos, sementara kekuatan utama terus bergerak maju dan merebut wilayah.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Dia mengingatkan, bahwa perjuangan di Gaza bukanlah tentang menaklukkan ladang dan pantai – tujuan yang dicanangkan Israel adalah menghancurkan Hamas . Untuk melakukan hal tersebut, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengendalikan wilayah di mana musuh beroperasi: kota.

Banyak aspek dari warcraft sama kunonya dengan keinginan manusia untuk berperang: menyerang dan menaklukkan versus bertahan dan tetap bebas. Namun cara untuk mencapai tujuan tersebut telah berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan, pada saat tertentu, sarana yang tersedia bagi tentara lebih mengutamakan satu aspek dibandingkan aspek lainnya.

Di masa lalu, kota memerlukan tembok yang kuat untuk mempertahankan diri, namun dalam 100 tahun terakhir, persenjataan telah berkembang pesat, sehingga menyebabkan perubahan taktik.

Keberhasilan perlawanan terhadap serangan musuh tidak lagi bergantung pada benteng statis yang besar dan mahal.

Saat ini, senjata-senjata kecil namun ampuh yang dapat dibawa-bawa oleh manusia yang kekuatan penghancurnya tidak sebanding dengan ukurannya, seperti peluncur roket anti-tank, pelempar granat, mortir kecil, senapan serbu dan banyak lainnya, memungkinkan para pembela HAM untuk mengubah setiap rumah dan setiap jalan menjadi posisi bertahan yang tangguh.

Baca juga: Genosida Israel: Sinyal Runtuhnya Kekuasaan Presiden Mesir Al-Sisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Fenomena Cahaya Aneh...
Fenomena Cahaya Aneh Berwarna-warni Terlihat di Langit Kanada
Surat dari Setan Milik...
Surat dari Setan Milik Biarawati Akhirnya Berhasil Diungkap
Ahli Temukan Zealandia,...
Ahli Temukan Zealandia, Benua Pertama di Bumi yang Masuk dalam Peta
Artikel Terkini
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Infografis
Bom Bodoh M117 yang...
Bom Bodoh M117 yang Dipakai Israel dalam Genosida di Jalur Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved