Hubungan antara Umat Islam dengan Ghairul Islam Menurut Syaikh Al-Qardhawi
Minggu, 24 Desember 2023 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Syaikh Al-Qardhawi: Al-Qur'an Mukjizat yang Indah
Ungkapan ini mirip dengan firman Allah yang berkenaan dengan masalah Shafa dan Marwah, ketika sementara orang berkeberatan melakukan sa'i antara kedua gunung tersebut, karena ada suatu penyerupaan dengan orang-orang jahiliah yang juga melakukan demikian.
Untuk itu maka Allah mengatakan:
"Barangsiapa haji ke Baitullah atau umrah, maka tidak berdosa atasnya melakukan tawaf pada keduanya." ( QS al-Baqarah : 158)
Menurut al-Qardhawi, dengan dihapusnya dosa, berarti hilanglah perasaan-perasaan yang tidak baik itu, kendati pada hakikatnya tawaf pada keduanya itu sendiri hukumnya wajib karena termasuk manasik haji.
Baca juga: Menjaga Pandangan Menurut Syaikh Yusuf al-Qardhawi
Ungkapan ini mirip dengan firman Allah yang berkenaan dengan masalah Shafa dan Marwah, ketika sementara orang berkeberatan melakukan sa'i antara kedua gunung tersebut, karena ada suatu penyerupaan dengan orang-orang jahiliah yang juga melakukan demikian.
Untuk itu maka Allah mengatakan:
"Barangsiapa haji ke Baitullah atau umrah, maka tidak berdosa atasnya melakukan tawaf pada keduanya." ( QS al-Baqarah : 158)
Menurut al-Qardhawi, dengan dihapusnya dosa, berarti hilanglah perasaan-perasaan yang tidak baik itu, kendati pada hakikatnya tawaf pada keduanya itu sendiri hukumnya wajib karena termasuk manasik haji.
Baca juga: Menjaga Pandangan Menurut Syaikh Yusuf al-Qardhawi
(mhy)
Lihat Juga :