Ini Mengapa Penganut Majusi dan Nasrani Berbondong-bondong Masuk Islam

Rabu, 27 Desember 2023 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Alasan Strategis Khalifah Umar Menguasai Persia dan Syam

Menurut Haekal, inilah pengaruh yang dalam sekali merasuk ke dalam hati orang-orang yang fanatik terhadap sekte mereka itu dan kaum duafa yang terbawa-bawa, sehingga banyak mereka yang mengarahkan perhatian kepada agama baru ini serta pemeluknya, tanpa lagi dilandasi kebencian dan rasa dengki.

Haekal memberi contoh bahwa semua perjanjian yang dibuat oleh pihak Muslimin dengan pihak Syam, Irak, Persia dan Mesir dalam menghormati semua agama, agar jangan ada dari mereka masing-masing yang dibujuk, serta menghormati semua tempat ibadah dan tidak boleh diganggu.

Kemudian yang terjadi di Mesir, sampai berapa jauh kaum Muslimin mengajak sekte-sekte yang saling bertentangan itu agar mereka saling menghormati sekte masing-masing, dan tanpa harus mengganggu penganutnya.

"Jika demikian halnya wajar sekali penduduk negeri-negeri yang sudah dibebaskan itu akan memperhatikan agama baru dan penganutnya ini dengan penuh penghargaan serta sangat menghormati para pendatang yang telah menegakkan keadilan itu," ujarnya.

Lebih-lebih lagi warga negeri-negeri yang dibebaskan itu berpikir tentang agama baru ini serta ajarannya, bahwa perjanjian yang menjamin kebebasan beragama itu membedakan antara penduduk yang masuk Islam dengan yang tidak.

Mereka yang tetap berpegang pada agama dan sektenya hanya dikenakan pembayaran jizyah sekadar imbalan dalam penjagaan dan perlindungan atas kebebasan keyakinan mereka.

Baca juga: Pidato Pelantikan Umar bin Khattab yang Menggetarkan

Penduduk negeri yang sudah masuk Islam dibebaskan dari pembayaran jizyah; mereka disamakan dengan kaum Muslimin pendatang, segala hak dan kewajiban mereka sama, melaksanakan salat jamaah bersama-sama, dalam menghadapi perang pun mereka bersama-sama dalam satu barisan; sama-sama memperoleh hasil rampasan perang yang diperoleh dari pertempuran bersama. Juga mereka saling mengikat hubungan semenda.

Mengenai prinsip-prinsip agama ini tetap utuh dan sempuma. Mereka yang sudah menganutnya memperoleh semua hak itu. Sudah tentu, pada masa Khalifah Umar bin Khattab, di negeri-negeri yang bukan berbahasa Arab dan penduduknya tidak dapat menghayati keindahan bahasa itu ada sejumlah orang - walaupun tidak begitu besar - mereka dan keislaman mereka dipersamakan dengan yang sudah bergabung dengan para penakluk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Rekomendasi
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
3 Laut Paling Dalam...
3 Laut Paling Dalam di Indonesia
Ilmuwan Teliti Sistem...
Ilmuwan Teliti Sistem Mekanis Rahang Semut yang Sangat Cepat
Artikel Terkini
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
Jokowi Masuk 50 Tokoh...
Jokowi Masuk 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved