Inilah Zikir Ringan tapi Paling Berat Timbangannya di Yaumul Hisab
Kamis, 04 Januari 2024 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketika ia benar-benar mengimplementasikan prinsip tersebut dengan sebenar-benarnya dalam seluruh sisi kehidupannya, maka ia telah mengimplementasikan Islam pada seluruh kehidupannya.
Dengan demikian, ia berhak mendapatkan balasan terbaik dari Allah subhanahu wata’ala berupa keselamatan di dunia dan di akhirat.
"Namun, apabila ia mengucapkan kalimat tauhid tersebut hanya sebatas ucapan lisan saja tanpa diiringi dengan amalan yang selaras dengan tuntutan pada makna kalimat tersebut, maka kalimat tersebut tidak akan memberikan makna dan manfaat yang berarti bagi dirinya,"ungkap dai yang juga pengasuh laman dakwah.id itu.
Dahulu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendakwahi orang-orang kafir Quraisy. Beliau menyeru mereka untuk mengikrarkan Laa ilaaha illallaah.
Apa yang yang terjadi, orang-orang kafir Quraisy tersebut justru malah mengatakan, sebagaimana difirmankan oleh Allah subhanahu wata’ala dalam al-Quran surat Shad ayat 5,
“Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sungguh, ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.”
Apakah orang-orang kafir Quraisy tersebut tidak paham makna kalimat Laa ilaaha illallaah? Mereka paham! Justru karena mereka paham betul maknanya, karena itu mereka menolak ajakan Nabi untuk meninggalkan kemusyrikan dan hanya menyembah Allah subhanahu wata’ala saja.
Baca juga: Bacaan Zikir Andalan saat Sedang Sakit beserta Dalilnya
Wallahu A'lam
Dengan demikian, ia berhak mendapatkan balasan terbaik dari Allah subhanahu wata’ala berupa keselamatan di dunia dan di akhirat.
"Namun, apabila ia mengucapkan kalimat tauhid tersebut hanya sebatas ucapan lisan saja tanpa diiringi dengan amalan yang selaras dengan tuntutan pada makna kalimat tersebut, maka kalimat tersebut tidak akan memberikan makna dan manfaat yang berarti bagi dirinya,"ungkap dai yang juga pengasuh laman dakwah.id itu.
Dahulu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendakwahi orang-orang kafir Quraisy. Beliau menyeru mereka untuk mengikrarkan Laa ilaaha illallaah.
Apa yang yang terjadi, orang-orang kafir Quraisy tersebut justru malah mengatakan, sebagaimana difirmankan oleh Allah subhanahu wata’ala dalam al-Quran surat Shad ayat 5,
اَجَعَلَ الْاٰلِهَةَ اِلٰهًا وَّاحِدًا ۖاِنَّ هٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ
“Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sungguh, ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.”
Apakah orang-orang kafir Quraisy tersebut tidak paham makna kalimat Laa ilaaha illallaah? Mereka paham! Justru karena mereka paham betul maknanya, karena itu mereka menolak ajakan Nabi untuk meninggalkan kemusyrikan dan hanya menyembah Allah subhanahu wata’ala saja.
Baca juga: Bacaan Zikir Andalan saat Sedang Sakit beserta Dalilnya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :