Kisah Hikmah : Meninggalkan Sesuatu karena Allah
Selasa, 13 Februari 2024 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Maka Allah pun menggantikannya dengan yang lebih baik dari hal itu, yaitu ia dijadikan sebagai perdana menteri kerajaan.
Namun, Nabi Muhammad dengan tegas menolak tawaran tersebut dan memilih bersabar dalam jalan dakwah untuk mencari ridha Allah semata.
Maka Allah pun menjadikan Nabi Muhammad sebagai Nabi yang paling mulia dari para nabi sebelumnya.
Terkait hal ini, Allah berfirman dalam Surat An-Nur: 55,
“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh, akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh, Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhai.”
Untuk itulah Allah ganti perjuangnya dengan keuntungan yang sangat besar, berupa pujian dari Rasulullah dan turunnya firman Allah dalam Surat Al-Baqarah: 207,
“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”
Baca juga: Keridaan Allah Taala Adalah Tingkat Kebahagiaan Tertinggi, Begini Penjelasannya
Wallahu A'lam
3. Kisah Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan Nabi yang teramat mulia. Beliau pernah mendapat berbagai tawaran, baik berupa harta, kedudukan, maupun wanita oleh orang-orang musyrik Quraisy untuk meninggalkan dakwahnya.Namun, Nabi Muhammad dengan tegas menolak tawaran tersebut dan memilih bersabar dalam jalan dakwah untuk mencari ridha Allah semata.
Maka Allah pun menjadikan Nabi Muhammad sebagai Nabi yang paling mulia dari para nabi sebelumnya.
4. Kisah para muhajirin yang berhijrah menuju Madinah
Tatkala para sahabat Nabi dari kalangan Muhajirin meninggalkan rumah-rumah dan tanah air yang mereka cintai menuju Madinah, mereka kemudian tidak menjadi para sahabat yang miskin dan terlunta-lunta, melainkan Allah ganti perjuangan mereka dengan penaklukan dan kekuasaan di muka bumi yang mencapai belahan timur maupun barat.Terkait hal ini, Allah berfirman dalam Surat An-Nur: 55,
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ
“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh, akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh, Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhai.”
5.Kisah Suhaib Ar-Rumi
Suhaib Ar-Rumi radhiyallahu ‘anhu merupakan sahabat Nabi dari Romawi yang tinggal di Makkah. Ketika ia memenuhi seruan berhijrah menuju Madinah, ia ditahan oleh orang-orang musyrik Makkah, maka Suhaib pun menawarkan seluruh harta yang ditinggalkan untuk mereka agar membiarkannya berhijrah ke Madinah.Untuk itulah Allah ganti perjuangnya dengan keuntungan yang sangat besar, berupa pujian dari Rasulullah dan turunnya firman Allah dalam Surat Al-Baqarah: 207,
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”
Baca juga: Keridaan Allah Taala Adalah Tingkat Kebahagiaan Tertinggi, Begini Penjelasannya
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :