Genosida Israel: Ketika Mesir Ketakutan dengan Serangan Zionis di Rafah

Selasa, 20 Februari 2024 - 12:16 WIB
loading...
A A A
Bahkan ketika pasukan Israel menduduki Gaza sebelum tahun 2005, koridor Philadelphi tetap menjadi zona penyangga demiliterisasi, kata Sabry.

Namun, Sabry berpendapat, bahkan jika Israel melanggar perjanjian tersebut, konfrontasi militer penuh dengan Mesir sangat kecil kemungkinannya.

“Perjanjian damai tidak akan berhasil. Seperti yang dikatakan Menteri Shoukri, perjanjian itu akan tetap utuh,” katanya.

“Pernyataan bolak-balik di media adalah untuk konsumsi publik. Yang penting adalah apa yang terjadi secara tertutup, dalam pertemuan koordinasi intelijen di Kairo dan ibu kota lainnya.”

Baca juga: Netanyahu: Tidak Menginvasi Rafah Berarti Israel Kalah Perang

Joost Hiltermann, seorang analis di lembaga think tank International Crisis Group, mengatakan penangguhan perjanjian tersebut “tidak akan terjadi”.

“Hubungan antara Israel dan Mesir tetap kuat, meskipun apa yang terjadi di Gaza.”

Menurut Sabry, Mesir tidak berbuat banyak untuk menghadapi invasi Israel ke Gaza, meskipun hampir 30.000 warga Palestina terbunuh dan ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi ke perbatasannya.

Kekhawatiran utama Mesir mengenai serangan Rafah adalah masuknya warga Palestina dalam jumlah besar, bukannya perdamaian dengan Israel.

“Pendudukan kembali Rafah, termasuk atau tidak termasuk Koridor Philadelphi, pada dasarnya tidak ditolak,” kata Sabry. “Itu diterima dalam keadaan tertentu.”

Bagi Mesir dan Amerika Serikat, serangan Israel terhadap Rafah, yang menurut mereka merupakan markas empat batalion Hamas, dapat diterima selama ada tempat bagi warga sipil Palestina untuk melarikan diri dengan aman.

“Ini satu-satunya syarat,” kata Sabry.

Baca juga: Pakistan: Serangan Israel di Rafah Langgar Perintah Mahkamah Internasional

Daerah Penyangga

Memang benar, ke mana warga Palestina bisa mengungsi jika Israel pindah ke Rafah adalah pertanyaan besar bagi Mesir dan komunitas internasional. Ada indikasi bahwa Mesir sedang mempersiapkan masuknya pengungsi.

Pada hari Rabu, Yayasan Hak Asasi Manusia Sinai mengatakan pihak berwenang Mesir sedang mempersiapkan zona penyangga sepanjang 10 km untuk menerima pengungsi Palestina.

Kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan kepada kelompok hak asasi independen bahwa pekerjaan tersebut dilakukan di bawah pengawasan Otoritas Teknik Angkatan Bersenjata, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 10 hari.

Citra satelit yang dirilis pada Kamis menunjukkan pembangunan tembok beton di sepanjang perbatasan. The Wall Street Journal melaporkan bahwa pihak berwenang sedang membangun “pagar berdinding” seluas 8 meter persegi untuk menampung hingga 100.000 warga Palestina. Sejumlah besar tenda telah dikirim ke lokasi tersebut.

Sebuah sumber militer, yang berbicara kepada MEE tanpa menyebut nama, membenarkan laporan Sinai Foundation, namun membantah bahwa Mesir akan menerima “masuknya warga Palestina dalam jumlah besar”.

Dia mengatakan pembangunan tersebut “untuk menciptakan kawasan terpusat untuk membatasi infiltrasi militan ke Sinai dan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
3 Janji Allah SWT dalam...
3 Janji Allah SWT dalam Al Quran untuk Bani Israel, 2 Sudah Terbukti
Kembali Korban Berjatuhan...
Kembali Korban Berjatuhan di Gaza Utara, Ambulans Dompet Dhuafa Terus Evakuasi Tiada Henti
Palestina di Era Shalahuddin...
Palestina di Era Shalahuddin Al-Ayyubi, Negeri Penuh Berkah yang Kini Hancur Lebur di Tangan Zionis
Rekomendasi
Langit Indonesia Keluarkan...
Langit Indonesia Keluarkan Suara Gemuruh, The Hum Masih Jadi Misteri
Fenomena Cincin Asap...
Fenomena Cincin Asap Terlihat di Atas Gunung Berapi Italia
Ukuran Gerbang Neraka...
Ukuran Gerbang Neraka Siberia Terdeteksi Bertambah 3 Kali Lipat
Artikel Terkini
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved