Kisah Mahmoud dan Shaima: Merayaan Perkawinan di Kamp Gaza

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:15 WIB
loading...
Kisah Mahmoud dan Shaima:...
Mahmoud, 23, dan Shaima Khaziq, 18, telah merencanakan untuk menikah lebih dari delapan bulan yang lalu. Foto/Ilustrasi: Al Jazeera
A A A
Di tengah kamp darurat bagi para pengungsi di Deir el-Balah, Jalur Gaza tengah, suasana dipenuhi dengan suara perayaan. Puluhan orang berkumpul untuk merayakan pernikahan pasangan Palestina dari utara.

Mahmoud, 23, dan Shaima Khaziq, 18, telah merencanakan untuk menikah lebih dari delapan bulan yang lalu, namun menunda acara tersebut karena perang Israel di Gaza meletus sejak Oktober lalu.

Selama lebih dari dua bulan, pasangan pengungsi tersebut, bersama keluarga mereka, tinggal di kamp darurat di Deir el-Balah setelah terpaksa meninggalkan lingkungan Shujayea di Kota Gaza. “Kami meninggalkan rumah kami di tengah pemboman dan tembakan, mencari perlindungan di sini, sehingga menunda pernikahan kami,” kata Mahmoud kepada Al Jazeera.

“Kami berharap menunggu sampai akhir perang untuk merayakannya, namun karena perang belum terlihat berakhir, kami memutuskan untuk merayakannya dengan sederhana,” katanya.

Baca juga: Mengapa Israel Mati-matian Menghancurkan Rafah?

Pasangan ini mengadakan upacara sederhana dengan harapan dapat membawa kegembiraan di hati mereka dan tetangga serta teman-teman mereka yang mengungsi.

Di bawah tenda kain dan nilon, anggota keluarga dan simpatisan berkumpul untuk menyaksikan pernikahan tersebut. Shaima dikelilingi oleh ibu, saudara perempuan, dan teman-temannya, sementara para wanita di luar menyanyikan lagu. Wajah Mahmoud berseri-seri dengan kebahagiaan saat dia memegang tangan Shaima.

Itu adalah peristiwa yang menyedihkan.

“Kegembiraan kami hari ini terasa belum lengkap,” kata Mahmoud. “Kami mengharapkan ketenangan, merayakannya di aula acara besar, dan kembali ke apartemen kami, yang kini hancur akibat bom."

Shaima menggambarkan kebahagiaan mereka sebagai “pahit manis”.

“Kami memimpikan sebuah pernikahan dalam keadaan normal, dengan gaun yang indah, namun kerusakan akibat perang merenggut segalanya dari kami,” katanya. “Rumah kami, harta benda kami, semuanya hancur.

“Namun, kami tidak membiarkan keputusasaan menang. Kami akan merayakannya, bahkan di tengah kehancuran.”

Baca juga: Israel Ancam Invasi Rafah Selama Bulan Ramadan

Sejak 7 Oktober 2023, Gaza telah mengalami perang dahsyat yang dilancarkan Israel, yang mengakibatkan puluhan ribu korban sipil, terutama anak-anak dan perempuan. Konflik tersebut telah meninggalkan krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Pernikahan yang Sah...
Pernikahan yang Sah Menurut 4 Mazhab, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Gumpalan...
Ilmuwan Temukan Gumpalan Air Raksasa yang Hilang di Tengah Atlantik
Identik dengan Nabi...
Identik dengan Nabi Musa, Keanehan di Laut Merah Kembali Ditemukan
Beragama Yahudi, Garis...
Beragama Yahudi, Garis Keturunan Christopher Columbus Terkuak
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved