Kisah Malcolm X Mengunjungi Gaza pada September 1964

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:28 WIB
loading...
Kisah Malcolm X Mengunjungi...
Malcolm X bertemu dengan anggota Organisasi Pembebasan Palestina di Hotel Shepheards Kairo, pada 15 September 1964 (UNC Press)
A A A
Aktivis hak asasi manusia dan pengkhotbah Muslim Malcolm X dibunuh 59 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 21 Februari 1965.

Meskipun ia dikenal karena pembelaannya terhadap hak-hak sipil komunitas kulit hitam di Amerika Serikat , ia juga menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk berbicara tentang perjuangan masyarakat di seluruh dunia.

Khususnya pada tahun-tahun terakhir hidupnya - setelah melepaskan diri dari Nation of Islam yang nasionalis dan separatis Kulit Hitam - Malcolm mulai berinteraksi dengan para pemimpin dan organisator di seluruh dunia.

Selama perjalanan ekstensif di Afrika dan Timur Tengah pada tahun 1964, ia bertemu dengan beberapa pemimpin pan-Afrika dan pan-Arab pascakolonial, termasuk Presiden Mesir saat itu Gamal Abdel Nasser, Perdana Menteri Ghana Kwame Nkrumah, dan Presiden Guinea Ahmed Sekou Toure.

Baca juga: Muslim Amerika dan Isu Palestina

“Saya, misalnya, ingin memberi kesan, terutama kepada mereka yang menyebut dirinya pemimpin, pentingnya menyadari hubungan langsung antara perjuangan orang Afro-Amerika di negara ini dan perjuangan rakyat kita di seluruh dunia,” kata Malcolm sekembalinya ke Amerika di New York pada bulan Desember 1964.

Salah satu penyebab internasional tersebut adalah perjuangan rakyat Palestina , yang paling disuarakan oleh tokoh hak-hak sipil tersebut dalam enam bulan terakhir hidupnya.

Pada tahun 1948, dalam apa yang kemudian dikenal sebagai Nakba (atau bencana), 750.000 warga Palestina diusir dari rumah mereka secara etnis untuk membuka jalan bagi negara Israel yang baru dibentuk.

Pada tahun-tahun berikutnya, pengungsi Palestina terpaksa tinggal di kamp pengungsi di Gaza, Tepi Barat, dan negara-negara tetangga termasuk Yordania, Lebanon, dan Suriah.

Dalam konteks itulah Malcolm dua kali mengunjungi Palestina. Dia pergi ke Yerusalem pada tahun 1959 dan kemudian ke Gaza selama dua hari pada bulan September 1964.

Tidak banyak yang diketahui mengenai perjalanan pertamanya, namun pengalamannya di Gaza terdokumentasi dengan baik.

Baca juga: 5 Petinju Muslim Amerika Serikat Terhebat Sepanjang Sejarah

Kunjungan ke Gaza

Malcolm melakukan perjalanan dari Mesir ke Gaza pada 5 September 1964.

Pada saat itu, Jalur Gaza berada di bawah kendali Mesir (yang mengambil alih wilayah kantong tersebut pada tahun 1948) dan oleh karena itu perjalanan antara kedua wilayah tersebut relatif lancar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Jepang Merevisi Probabilitas...
Jepang Merevisi Probabilitas Gempa Besar di Palung Nankai
Inti Bumi Berputar Lambat,...
Inti Bumi Berputar Lambat, Ilmuwan Klaim 1 Hari Akan Bertambah Panjang
Sejarah Kapal Hantu...
Sejarah Kapal Hantu Flying Dutchman Ternyata Dimulai dari Indonesia
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved