Kisah Malcolm X Mengunjungi Gaza pada September 1964

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:28 WIB
loading...
A A A
Menurut catatan harian perjalanannya, Malcolm mengunjungi kamp pengungsi Khan Younis, yang didirikan pada tahun 1949 setelah Nakba untuk menampung orang-orang yang mengungsi dari wilayah lain Palestina.

Dia juga mengunjungi rumah sakit setempat dan makan malam bersama para pemimpin agama di Gaza.

Sore harinya, pengkhotbah Amerika itu bertemu dengan penyair terkenal Palestina Harun Hashem Rashid, yang menjelaskan kepadanya bagaimana dia lolos dari pembantaian Khan Younis pada tahun 1956.

Selama pembantaian tersebut, yang terjadi dalam perang satu minggu yang kemudian dikenal sebagai Krisis Suez, pasukan Israel mengeksekusi total 275 warga Palestina (mayoritas di antaranya adalah warga sipil) di Gaza selatan dari rumah ke rumah.

Baca juga: Lawan Boikot, Israel Danai Grup Kebencian Anti-Muslim Amerika

Rashid kemudian membacakan puisi tentang pengungsi Palestina yang kembali ke tanah mereka, yang disalin Malcolm ke dalam buku hariannya, menurut makalah tahun 2019 tentang Malcolm dan Palestina oleh Hamzah Baig.

“Pukul 20.25 kami berangkat ke masjid untuk salat bersama beberapa pemuka agama,” tulis Malcolm dalam buku hariannya.

Sebagai penutup kunjungannya, beliau mengunjungi gedung parlemen Gaza dan mengadakan konferensi pers dengan berbagai tokoh setempat.

“Di sana mereka menghujani saya dengan hadiah,” tulisnya, termasuk gambar Bendungan Tinggi Aswan yang diturunkan dari tembok gedung parlemen.

Dia meninggalkan Gaza pada 6 September siang dan kembali ke Kairo.

Pada tanggal 15 September, di Hotel Shepheard Kairo, Malcolm bertemu dengan anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang baru dibentuk, termasuk Ahmad al-Shukeiri, ketua pertama kelompok tersebut.

Esai 'Logika Zionis'

Beberapa hari setelah perjalanan ke Gaza, Malcolm menulis artikelnya yang paling ekstensif tentang perjuangan Palestina.

Baca juga: Sejarah Muslim Amerika: Bagian dari 900.000 Orang Afrika yang Dibawa ke Amerika

Pada 17 September 1964, ia menerbitkan esai, "Zionist Logic", di surat kabar yang berbasis di Kairo, Egyptian Gazette.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Rekomendasi
Ibn al-Haitham: Ilmuwan...
Ibn al-Haitham: Ilmuwan Gila Penemu Kamera, Jungkir Balikkan Teori Pemikir Yunani
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved