3 Contoh Teks Materi Ceramah Salat Tarawih
Senin, 11 Maret 2024 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga bersabda: “Agama lslam itu ditegakkan atas lima dasar. Pertama: bersyahadat bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Kedua: mendirikan shalat. Ketiga: membayar zakat. Keempat: melaksanakan haji. Kelima: berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Kewajiban berpuasa juga menjadi ijma’ dari para ulama dan seluruh kaum muslimin, tidak ada satu pun yang mengingkarinya, karena puasa termasuk salah satu hal yang sangat perlu diketahui oleh setiap individu orang Islam dan kewajiban yang paling mendasar dalam syariat Islam, sama seperti kewajiban salat, zakat, dan haji. Barangsiapa yang mengingkarinya maka dia bukanlah termasuk orang Muslim.
2. Kewajiban Puasa bagi Umat Terdahulu
Pada ayat 183 dalam Surat Al-Baqarah menyebutkan bahwa kewajiban berpuasa Ramadan itu adalah kewajiban bagi umat Islam sebagaimana umat terdahulu. Lalu siapakah umat terdahulu yang juga diwajibkan berpuasa?
Ambil contoh adalah Puasa Nabi Daud. Ini adalah puasa selang-seling. Hari ini puasa, besok tidak. Begitu seterusnya secara zig-zag. Puasa ini telah disyariatkan bagi Nabi Daud as. Bahkan puasa versi nabi Daud ini dikenal sebagai jenis puasa sunah yang disukai oleh Allah SWT sebagaimana tertuang dalam hadis:
Dari Abdullah bin Amru ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Salat (sunnah) yang paling dicintai oleh Allah adalah salat (seperti) Nabi Daud as. Dan puasa (sunnah) yang paling dicintai Allah adalah puasa (seperti) Nabi Daud as. Beliau tidur separuh malam, lalu salat 1/3-nya dan tidur 1/6-nya lagi. Beliau puasa sehari dan berbuka sehari. (HR. Bukhari).
Selanjutnya Puasa Nabi Adam AS. Dalam Tafsir Ibnu Katsir dikisahkan bahwa Nabi Adam AS berpuasa selama tiga hari tiap bulan sepanjang tahun. Riwayat lain mengatakan bahwa Nabi Adam berpuasa tiap tanggal 10 Muharram sebagai ungkapan syukur lantaran Allah mengizinkannya bertemu dengan istrinya, Siti Hawa, di Arafah.
Sebuah pendapat menyebutkan, Nabi Adam berpuasa sehari semalam pada saat ia diturunkan dari surga oleh Allah SWT.
Baca juga: Bacaan Khutbah Nikah Lengkap dengan Contohnya
Selanjutnya ada juga puasa Maryam. Puasa versi bunda Nabi Isa as in adalah puasa yang paling berbeda dari yang lainnya. Jenis puasa yang disyariatkan kepada Siti Maryam sekalipun hanya sekali dalam hidupnya dianggap paling unik, yaitu puasa untuk tidak berbicara kepada manusia.
Hal ini sebagaimana termaktub dalam Quran:
Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini."(QS. Maryam: 26).
3. Hakikat Puasa
Kewajiban berpuasa juga menjadi ijma’ dari para ulama dan seluruh kaum muslimin, tidak ada satu pun yang mengingkarinya, karena puasa termasuk salah satu hal yang sangat perlu diketahui oleh setiap individu orang Islam dan kewajiban yang paling mendasar dalam syariat Islam, sama seperti kewajiban salat, zakat, dan haji. Barangsiapa yang mengingkarinya maka dia bukanlah termasuk orang Muslim.
2. Kewajiban Puasa bagi Umat Terdahulu
Pada ayat 183 dalam Surat Al-Baqarah menyebutkan bahwa kewajiban berpuasa Ramadan itu adalah kewajiban bagi umat Islam sebagaimana umat terdahulu. Lalu siapakah umat terdahulu yang juga diwajibkan berpuasa?
Ambil contoh adalah Puasa Nabi Daud. Ini adalah puasa selang-seling. Hari ini puasa, besok tidak. Begitu seterusnya secara zig-zag. Puasa ini telah disyariatkan bagi Nabi Daud as. Bahkan puasa versi nabi Daud ini dikenal sebagai jenis puasa sunah yang disukai oleh Allah SWT sebagaimana tertuang dalam hadis:
Dari Abdullah bin Amru ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Salat (sunnah) yang paling dicintai oleh Allah adalah salat (seperti) Nabi Daud as. Dan puasa (sunnah) yang paling dicintai Allah adalah puasa (seperti) Nabi Daud as. Beliau tidur separuh malam, lalu salat 1/3-nya dan tidur 1/6-nya lagi. Beliau puasa sehari dan berbuka sehari. (HR. Bukhari).
Selanjutnya Puasa Nabi Adam AS. Dalam Tafsir Ibnu Katsir dikisahkan bahwa Nabi Adam AS berpuasa selama tiga hari tiap bulan sepanjang tahun. Riwayat lain mengatakan bahwa Nabi Adam berpuasa tiap tanggal 10 Muharram sebagai ungkapan syukur lantaran Allah mengizinkannya bertemu dengan istrinya, Siti Hawa, di Arafah.
Sebuah pendapat menyebutkan, Nabi Adam berpuasa sehari semalam pada saat ia diturunkan dari surga oleh Allah SWT.
Baca juga: Bacaan Khutbah Nikah Lengkap dengan Contohnya
Selanjutnya ada juga puasa Maryam. Puasa versi bunda Nabi Isa as in adalah puasa yang paling berbeda dari yang lainnya. Jenis puasa yang disyariatkan kepada Siti Maryam sekalipun hanya sekali dalam hidupnya dianggap paling unik, yaitu puasa untuk tidak berbicara kepada manusia.
Hal ini sebagaimana termaktub dalam Quran:
Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini."(QS. Maryam: 26).
3. Hakikat Puasa
Lihat Juga :