Masjid Tokyo Mengundang Non-Islam Buka Puasa Bersama
Kamis, 21 Maret 2024 - 02:00 WIB
loading...
Buka puasa bersama dengan non-muslim di Masjid Tokyo. Foto: Daily Sabah
A
A
A
Masjid Tokyo mengadakan buka puasa bersama dengan mengundang non-Muslim Jepang . Non-Muslim yang berpartisipasi dalam tur budaya di masjid tersebut pada siang hari, belajar tentang Islam dan berbuka puasa bersama.
Seorang warga Jepang bernama Iwata mengatakan bahwa dia pernah ke masjid tersebut sebelumnya, dan menambahkan: "Makan bersama itu menyenangkan. Saya datang setiap tahun. Saya rasa saya tidak bisa merasakan suasana seperti itu di tempat lain di Jepang."
"Saya suka suasana di sini. Tidak ada bangunan seperti ini di Jepang. Saat saya datang ke sini, saya merasa seperti berada di Türkiye."
Masjid Tokyo memang berafiliasi dengan Kepresidenan Urusan Agama Turki (Diyanet).
Baca juga: Kisah Jepang Menjadi Rumah bagi 230.000 Muslim
Iwata menyatakan bahwa di Jepang, ada kepercayaan lokal mengenai "puasa serupa di mana Anda minum air tetapi tidak makan."
“Saya merasakan persatuan selama Ramadan,” kata Nanbaryuu, seorang mahasiswa yang tinggal di ibu kota. Ia mengaku mengunjungi Masjid Tokyo karena menyukai budaya Islam yang ia pelajari di negara Muslim yang pernah ia kunjungi sebelumnya.
Pengunjung lainnya, Saito, juga menyatakan bahwa dia tinggal di Uni Emirat Arab (UEA) selama lima tahun dan belum pernah berpuasa sebelumnya, namun dia menyukai "ide dan suasana acara buka puasa" di masjid.
“Menyenangkan sekali bisa mengetahui berbagai budaya,” kata seorang siswa sekolah menengah bernama Kanon. Kanon mengaku baru pertama kali datang ke masjid tersebut dan baru pertama kali merasakan apa arti bulan Ramadan dalam Islam.
Kanon menggambarkan betapa bahagianya orang-orang yang berpuasa dan tidak berpuasa diundang untuk berbuka puasa di masjid.
Seorang warga Jepang bernama Iwata mengatakan bahwa dia pernah ke masjid tersebut sebelumnya, dan menambahkan: "Makan bersama itu menyenangkan. Saya datang setiap tahun. Saya rasa saya tidak bisa merasakan suasana seperti itu di tempat lain di Jepang."
"Saya suka suasana di sini. Tidak ada bangunan seperti ini di Jepang. Saat saya datang ke sini, saya merasa seperti berada di Türkiye."
Masjid Tokyo memang berafiliasi dengan Kepresidenan Urusan Agama Turki (Diyanet).
Baca juga: Kisah Jepang Menjadi Rumah bagi 230.000 Muslim
Iwata menyatakan bahwa di Jepang, ada kepercayaan lokal mengenai "puasa serupa di mana Anda minum air tetapi tidak makan."
“Saya merasakan persatuan selama Ramadan,” kata Nanbaryuu, seorang mahasiswa yang tinggal di ibu kota. Ia mengaku mengunjungi Masjid Tokyo karena menyukai budaya Islam yang ia pelajari di negara Muslim yang pernah ia kunjungi sebelumnya.
Pengunjung lainnya, Saito, juga menyatakan bahwa dia tinggal di Uni Emirat Arab (UEA) selama lima tahun dan belum pernah berpuasa sebelumnya, namun dia menyukai "ide dan suasana acara buka puasa" di masjid.
“Menyenangkan sekali bisa mengetahui berbagai budaya,” kata seorang siswa sekolah menengah bernama Kanon. Kanon mengaku baru pertama kali datang ke masjid tersebut dan baru pertama kali merasakan apa arti bulan Ramadan dalam Islam.
Kanon menggambarkan betapa bahagianya orang-orang yang berpuasa dan tidak berpuasa diundang untuk berbuka puasa di masjid.
Lihat Juga :