Mengapa Allah Merahasiakan Malam Lailatul Qadar? Begini Penjelasannya

Sabtu, 30 Maret 2024 - 09:40 WIB
loading...
Mengapa Allah Merahasiakan...
Alasan dan hikmah disembunyikannya waktu turunnya Lailatul Qadar supaya umat muslim berusaha mencarinya, meningkatkan ibadah di setiap malam, sebagaimana yang dilakukan oleh para ulama salaf terdahulu. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
Memasuki 10 malam terakhir di Bulan Ramadan , perbincangan yang hangat di masyarakat muslim adalah tentang malam Lailatul Qadar . Hanya allah Subhanahu wa ta'ala yang tahu kapan malam mulia yang lebih baik dari 1.000 bulan itu. Lantas, apa alasan Allah SWT merahasiakannya?

Dalam buku "Mengisi Ramadhan Seperti Mereka" karya Qasim Abdullah Yasir Abdurrahman (penerjemah Muhtadi kadi dan Kusrin Karyadi) diterangkan bahwa Lailatul Qadar terdiri dari dua kata, yaitu Lail atau Lailah dan Qadar. Lailah artinya malam, yaitu mulai terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar shadiq. Sedangkan Al-Qadar merupakan masdar dari lafaz qadartu aqdiru qadaron, yang dikehendaki dengan Qadar (ketentuan) yang ditetapkan oleh Allah.

Alasan dan hikmah disembunyikannya waktu turunnya Lailatul Qadar supaya umat muslim berusaha mencarinya, meningkatkan ibadah di setiap malam, sebagaimana yang dilakukan oleh para ulama salaf terdahulu.

8 Alasan dan Hikmah Malam Lailatul Qadar Dirahasiakan oleh Allah SWT:

1. Allah sengaja merahasiakan datangnya Lailatul Qadar dari sekian banyak malam bulan Ramadan, agar manusia beribadah pada seluruh malam bulan Ramadan.
2. Allah sengaja merahasiakan salat Al-Wustha dari salat lima waktu, agar semua salat dikerjakan.
3. Allah sengaja merahasiakan waktu dikabulkannya doa pada hari Jumat agar orang-orang berdoa di seluruh waktu yang ada.
4. Allah sengaja merahasiakan Asma-Nya yang paling mulia agar orang-orang menggunakan seluruh Asma-Nya untuk berdoa.
5. Allah sengaja tidak menampakkan kemarahan-Nya pada perbuatan maksiat tertentu, agar orang-orang menjauhi semua maksiat.
6. Allah sengaja merahasiakan wali (kekasih-Nya) di antara kaum muslimin agar mereka senantiasa siap menjemput kematian dengan melakukan amal kebaikan.
7. Allah sengaja merahasiakan kapan datangnya hari kiamat, agar semua orang takut kepadanya.
8. Allah sengaja merahasiakan anugerah-Nya yang diturunkan di antara hari-hari yang ada, seperti Asyura, Arafah dan yang lainnya agar manusia beribadah dan berdoa setiap saat.

Menurut Fakhrur Razi dalam Tafsir Mafatihul Ghaib, Allah menyembunyikan Lailatul Qadar dari pengetahuan kita sebagaimana Allah menyembunyikan segala sesuatu yang lain. Dia menyembunyikan keridhaan-Nya pada setiap ketaatan sehingga timbulkeinginan untuk melakukan semua ketaatan atau ibadah itu.

Begitu juga, Dia menyembunyikan kemurkaan-Nya pada setiap perkara maksiat, agar kita berhatihati dan menjauhi segala maksiat dan tidak memilih antara dosa besar dan kecil untuk melakukannya, karena dosa kecil yang dilakukan secara terus-menerus akan menjadi dosa besar jika kita tidak bertobat dan berusaha meninggalkannya.

Dia menyembunyikan wali-wali-Nya agar manusia tidak bergantung pada mereka dalam berdoa. Sebaliknya, berusaha sendiri dengan penuh keikhlasan dalam berdoa untuk mendapatkan sesuatu dari-Nya. Karena Allah menerima segala dosa orang yang bersungguh-sungguh dan tidak mudah putus asa.

Dia menyembunyikan masa mustajab doa pada hari Jumat supaya kita berusaha sepanjang harinya. Begitu juga, Allah menyembunyikan penerimaan tobat dan amalan yang telah dilakukan supaya kita senantiasa segera untuk bertaubat.

Demikian juga dengan penyembunyian malam Lailatul Qadar, agar kita membesarkan dan menghidupkan keseluruhan malam Ramadan dalam mendekatkan diri kepada-Nya. Bukan sekadar menunggu malam Lailatul Qadar untuk beribadah dan berdoa.

Inilah yang menyebabkan peyakit besar yang menimpa umat Islam sehingga menyebabkan malam-malam Ramadan sepi, karena mereka hanya menanti malam yang dianggap malam lailatul qadar saja untuk beribadah.

Mengejar kelebihan Lailatul Qadar yang tidak mengetahui masanya menyebabkan kita terlepas dengan kelebihan Ramadan itu sendiri yang hanya datang satu tahun sekali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tanda-tanda Kita Mendapatkan...
Tanda-tanda Kita Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Jangan Sampai Keliru!
10 Tanda Terjadinya...
10 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Panduan dan Adab-adab...
Panduan dan Adab-adab Iktikaf, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Siap-siap Iktikaf, Begini...
Siap-siap Iktikaf, Begini Tata Cara dan Syaratnya
Menyambut Kedatangan...
Menyambut Kedatangan Lailatul Qadar dengan Iktikaf Sesuai Sunnah Rasulullah
Rekomendasi
Cacing Predator Berusia...
Cacing Predator Berusia 425 Juta Tahun Bergerak seperti Akordeon Ditemukan
Makhluk Mirip Lobster...
Makhluk Mirip Lobster Ditemukan di dalam Es Antartika, Begini Wujudnya
Temuan Grafiti Penggembala...
Temuan Grafiti Penggembala Ungkap Kuil Kuno di Parthenon
Artikel Terkini
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
4 Kedudukan Anak Menurut...
4 Kedudukan Anak Menurut Al-Qur'an, Nomor Terakhir Paling Ditakuti Orang Tua
Kasus Perebutan Hak...
Kasus Perebutan Hak Asuh, Ini 6 Hak Anak dalam Islam yang Wajib Dipenuhi Orang Tua
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Kumpulan Doa Tolak Bala...
Kumpulan Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah, Penyakit, dan Kesulitan Hidup
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved