Islamofobia di AS, CAIR: Sungguh Mengerikan..!

Kamis, 04 April 2024 - 11:48 WIB
loading...
Islamofobia di AS, CAIR:...
Para pelayat pada upacara peringatan untuk Wadea Al-Fayoume yang berusia enam tahun, yang ditikam sampai mati, di Plainfield, Illinois pada 17 Oktober 2023. Foto: Al Jazeera
A A A
Lonjakan bias Islamofobia di Amerika Serikat pada akhir tahun 2023 sungguh mengerikan. Wadea al-Fayoume, seorang anak laki-laki Muslim Palestina berusia enam tahun, ditikam sampai mati di Chicago.

Seorang guru di Georgia mengancam akan memenggal kepala seorang siswa karena mengkritik bendera Israel yang dipasangnya di kelas.

Sumbangan rutin seorang Muslim yang berbasis di Maryland ke tempat ibadah di Ohio dilaporkan ditunda oleh PayPal “mengingat keadaan darurat nasional yang sedang berlangsung di Israel ”.

Dalam tiga bulan terakhir tahun 2023, Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di AS, menerima 3.578 pengaduan tentang diskriminasi berdasarkan ras, etnis, atau agama.

"Angka ini menggambarkan kenyataan yang mengkhawatirkan bahwa, di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden , bias Islamofobia telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan dalam beberapa hal melampaui rekam jejak pemerintahan sebelumnya," tulis Corey Saylor dan Farah Afify, dari CAIR dalam artikelnya "The surge in Islamophobia on Biden’s watch is unprecedented" yang dilansir al Aljazeera 2 April 2024.

Baca juga: Tuah Indonesia Stop Islamofobia di Eropa

Sebagai perbandingan, lanjutnya, dalam tiga bulan setelah janji kampanye kandidat presiden Donald Trump pada bulan Desember 2015 untuk melarang umat Islam memasuki AS, organisasi kami menerima 1.098 pengaduan.

Setelah Trump terpilih, ia mengeluarkan perintah eksekutif yang memberlakukan larangan tersebut pada 27 Januari 2017. Dalam tiga bulan berikutnya, CAIR menerima tambahan 1.813 pengaduan, sehingga total kedua lonjakan tersebut menjadi 2.911 pengaduan.

Lonjakan Trump dipicu oleh penyebaran stereotip Islamofobia dan anti-imigran yang disengaja.

Hal ini dimulai dengan siaran pers dari tim kampanyenya yang mengumumkan janjinya untuk melarang Muslim, yang mengacu pada survei yang sangat cacat dan tidak akurat yang dilakukan oleh organisasi Islamofobia tentang keyakinan Muslim Amerika tentang hukum dan kekerasan Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Kematian : Takdir yang...
Kematian : Takdir yang Pasti Datang, Walaupun Bersembunyi dalam Benteng Tinggi dan Kokoh
Ketika 2 Podcaster Amerika...
Ketika 2 Podcaster Amerika Serikat Terkagum-kagum Dengar Suara Azan di Abu Dhabi
5 Perkara yang Menurunkan...
5 Perkara yang Menurunkan Azab Allah SWT di Dunia
Muktamar IMSA-MISG Diikuti...
Muktamar IMSA-MISG Diikuti 1.400 Muslim di Amerika Serikat, Hadirkan 21 Pembicara
Donald Trump Menang,...
Donald Trump Menang, Mengapa Muslim Amerika yang Disalahkan?
Rekomendasi
Jenis Anjing Pelacak...
Jenis Anjing Pelacak yang Dipakai Polisi untuk Bongkar Kejahatan
Diyakini sebagai Alien,...
Diyakini sebagai Alien, Fakta Baru Ditemukan di Mumi Berjari Tiga
6 Lubang Terdalam di...
6 Lubang Terdalam di Dunia yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Artikel Terkini
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Infografis
5 Negara Mayoritas Islam...
5 Negara Mayoritas Islam Hancur Karena Campur Tangan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved