Kiamat Sudah Dekat: Sungai Eufrat Mengering Sepenuhnya Tahun 2040
Selasa, 07 Mei 2024 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang siapa saja yang melihat kemunculan gunung emas tersebut untuk mengambilnya sedikit pun. Sebagaimana yang juga diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Segera saja sungai Efrat akan mengering lalu tampaklah gunung emas. Barangsiapa yang menjumpainya, jangan diambil sedikit pun.” (HR. Muslim no. 2894)
Dalam redaksi hadis yang lain disebutkan,
“ … lalu nampaklah simpanan berupa emas …” (HR. Bukhari no. 7119 dan Muslim no. 2894)
Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa sebab dilarangnya mengambil emas dari gunung tersebut adalah untuk mencegah terjadinya kekacauan dan saling bunuh di antara manusia. (Fathul Baari, 13/81)
Baca juga: 4 Peramal Kiamat yang Ramalannya Gagal
Menurut Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas al-Hadith al-Nabawi, Eufrat adalah sungai yang mengalir dari timur laut Turki.
Sungai itu membelah Pengunungan Toros, lalu melewati Suriah di Kota Jarablus, melewati Irak di Kota al-Bukmal, dan bertemu Sungai Tigris di al-Qurnah yang bermuara di Teluk Arab. Panjang sungai itu mencapai 2.375 kilometer. Dua anak sungainya, yakni Al-Balikh dan Al-Khabur, sudah mengering.
Sungai Efrat mengering karena serangkaian faktor yang kompleks. Bendungan Ataturk, yang terletak di Turki, adalah salah satu dari 22 bendungan di sepanjang sungai yang dibangun pada tahun 1980an dan 90an untuk menyediakan irigasi dan pembangkit listrik tenaga air. Akibatnya, aliran sungai ke hilir menjadi lebih sedikit.
Selain itu, perubahan iklim global telah menyebabkan kekeringan dengan menurunnya curah hujan di daerah aliran sungai. Temperatur yang lebih hangat juga menyebabkan peningkatan penguapan terutama karena permukaan air terus menurun.
Kekhawatirannya adalah bahwa sungai tersebut akan mengering sepenuhnya pada tahun 2040. Meskipun mengeringnya Sungai Eufrat akan berdampak buruk pada peradaban saat ini, hal ini menceritakan kepada kita kisah banyak peradaban di tahun-tahun yang lalu.
Baca juga: Hikmah Dirahasiakannya Waktu Kiamat, Ini Alasannya
Di bawah dasar sungai yang mengering di Irak, misalnya, para arkeolog telah menemukan sisa-sisa dari hampir 80 situs termasuk penjara dan kuburan dari kota kuno Telbas sebelum zaman Kristus.
“Segera saja sungai Efrat akan mengering lalu tampaklah gunung emas. Barangsiapa yang menjumpainya, jangan diambil sedikit pun.” (HR. Muslim no. 2894)
Dalam redaksi hadis yang lain disebutkan,
“ … lalu nampaklah simpanan berupa emas …” (HR. Bukhari no. 7119 dan Muslim no. 2894)
Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa sebab dilarangnya mengambil emas dari gunung tersebut adalah untuk mencegah terjadinya kekacauan dan saling bunuh di antara manusia. (Fathul Baari, 13/81)
Baca juga: 4 Peramal Kiamat yang Ramalannya Gagal
Menurut Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas al-Hadith al-Nabawi, Eufrat adalah sungai yang mengalir dari timur laut Turki.
Sungai itu membelah Pengunungan Toros, lalu melewati Suriah di Kota Jarablus, melewati Irak di Kota al-Bukmal, dan bertemu Sungai Tigris di al-Qurnah yang bermuara di Teluk Arab. Panjang sungai itu mencapai 2.375 kilometer. Dua anak sungainya, yakni Al-Balikh dan Al-Khabur, sudah mengering.
Sungai Efrat mengering karena serangkaian faktor yang kompleks. Bendungan Ataturk, yang terletak di Turki, adalah salah satu dari 22 bendungan di sepanjang sungai yang dibangun pada tahun 1980an dan 90an untuk menyediakan irigasi dan pembangkit listrik tenaga air. Akibatnya, aliran sungai ke hilir menjadi lebih sedikit.
Selain itu, perubahan iklim global telah menyebabkan kekeringan dengan menurunnya curah hujan di daerah aliran sungai. Temperatur yang lebih hangat juga menyebabkan peningkatan penguapan terutama karena permukaan air terus menurun.
Kekhawatirannya adalah bahwa sungai tersebut akan mengering sepenuhnya pada tahun 2040. Meskipun mengeringnya Sungai Eufrat akan berdampak buruk pada peradaban saat ini, hal ini menceritakan kepada kita kisah banyak peradaban di tahun-tahun yang lalu.
Baca juga: Hikmah Dirahasiakannya Waktu Kiamat, Ini Alasannya
Di bawah dasar sungai yang mengering di Irak, misalnya, para arkeolog telah menemukan sisa-sisa dari hampir 80 situs termasuk penjara dan kuburan dari kota kuno Telbas sebelum zaman Kristus.
Lihat Juga :