12 Sunah Thawaf: Salah Satunya Mengusap dan Mencium Hajar Aswad
Minggu, 12 Mei 2024 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
10. Sebelum salat di belakang Maqam Ibrahim membaca:
“Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim itu tempat salat.”
Baca juga: Berikut Ini Ringkasan Rukun, Wajib Umrah dan Haji
Kemudian membaca dalam salat dua raka’at itu surat al-Ikhlash dan surat al-Kaafirun, berdasarkan hadis Jabir bahwasanya Rasulullah SAW ketika beliau sampai di maqam Ibrahim Alaihissallam beliau membaca:
“Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim itu tempat salat.”
Lalu beliau shalat dua raka’at, beliau membaca dalam salat dua raka’at itu { قُلْ هُوَ اللّهُ أَحَدٌ} dan {قُلْ يا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ}.
11. Iltizam tempat di antara Hajar Aswad dan pintu Kakbah dengan cara menempelkan dada, wajah dan lengannya pada Kakbah.
Berdasarkan hadis ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, ia berkata, “Aku pernah thawaf bersama ‘Abdullah bin ‘Amr, ketika kami telah selesai dari tujuh putaran tersebut kami salat di belakang Kakbah. Lalu aku bertanya, ‘Apakah engkau tidak memohon perlindungan kepada Allah?’ Ia menjawab, ‘Aku berlindung kepada Allah dari api Neraka.’”
Baca juga: Perbedaan Antara Rukun Haji dan Wajib Haji
Berkata (perawi), “Setelah itu ia pergi dan mengusap Hajar Aswad. Lalu beliau berdiri di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, beliau menempelkan dada, tangannya dan pipinya ke dinding Ka’bah, kemudian berkata, ‘Aku melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hal ini.’”[Telah disebutkan dalam hadits Jabir Radhiyallahu anhu]
12. Minum air zamzam dan mencuci kepala dengannya.
Berdasarkan hadis Jabir bahwasanya Rasulullah SAW mengerjakan hal tersebut.
وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّىٰ.
“Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim itu tempat salat.”
Baca juga: Berikut Ini Ringkasan Rukun, Wajib Umrah dan Haji
Kemudian membaca dalam salat dua raka’at itu surat al-Ikhlash dan surat al-Kaafirun, berdasarkan hadis Jabir bahwasanya Rasulullah SAW ketika beliau sampai di maqam Ibrahim Alaihissallam beliau membaca:
وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيْمَ مُصَلًّىٰ.
“Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim itu tempat salat.”
Lalu beliau shalat dua raka’at, beliau membaca dalam salat dua raka’at itu { قُلْ هُوَ اللّهُ أَحَدٌ} dan {قُلْ يا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ}.
11. Iltizam tempat di antara Hajar Aswad dan pintu Kakbah dengan cara menempelkan dada, wajah dan lengannya pada Kakbah.
Berdasarkan hadis ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, ia berkata, “Aku pernah thawaf bersama ‘Abdullah bin ‘Amr, ketika kami telah selesai dari tujuh putaran tersebut kami salat di belakang Kakbah. Lalu aku bertanya, ‘Apakah engkau tidak memohon perlindungan kepada Allah?’ Ia menjawab, ‘Aku berlindung kepada Allah dari api Neraka.’”
Baca juga: Perbedaan Antara Rukun Haji dan Wajib Haji
Berkata (perawi), “Setelah itu ia pergi dan mengusap Hajar Aswad. Lalu beliau berdiri di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, beliau menempelkan dada, tangannya dan pipinya ke dinding Ka’bah, kemudian berkata, ‘Aku melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hal ini.’”[Telah disebutkan dalam hadits Jabir Radhiyallahu anhu]
12. Minum air zamzam dan mencuci kepala dengannya.
Berdasarkan hadis Jabir bahwasanya Rasulullah SAW mengerjakan hal tersebut.
(mhy)
Lihat Juga :