Makam Badar, Memaknai Perjuangan Syuhada Perang Badar

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:23 WIB
loading...
Makam Badar, Memaknai...
Perjalanan panjang ke Badar, Arab Saudi saya tempuh demi mengetahui peristiwa 17 Ramadan tahun ke-2 hijriah. Di sinilah para syuhada Perang Badar dimakamkan. Foto/SINDOnews/Andryanto Wisnuwidodo
A A A
PERJALANAN panjang melalui jalur Badar saya tempuh demi memuaskan rasa penasaran atas peristiwa 17 Ramadan tahun ke-2 hijriah. Hiace putih yang membawa saya dan tim Media Center Haji (MCH) melaju meninggalkan kota Suci Madinah, Arab Saudi untuk melibas jalur 152 km menuju Badar.

Makam Badar, Memaknai Perjuangan Syuhada Perang Badar

Foto/SINDOnews/Andryanto Wisnuwidodo

Suhu panas 42° celcius di luar tak menyurutkan semangat kami. Sungguh tak terbayang, bagaimana dulu sang Mustafa melalui terjalnya bebatuan dan padang pasir dari Madinah menuju kota syuhada ini demi keberlanjutan ajaran-Nya.

Baca juga: Perang Badar (1): Menguji Kesetiaan Kaum Anshar

Badar kini sudah jadi salah satu kota permukiman di Madinah. Sensus pada tahun 2022 menyebut bahwa populasi Badar kini mencapai sekitar 58.000 penduduk. Total luas kota ini mencapai 6.888 KM2.

Makam Badar, Memaknai Perjuangan Syuhada Perang Badar

Foto/SINDOnews/Andryanto Wisnuwidodo

Dilihat dari satelit Google Maps, kota perang besar dalam sejarah Islam ini banyak dipenuhi berbagai bangunan di berbagai sisinya. Beberapa kali kami melewati gerai-gerai waralaba modern, bangunan pemerintahan, hingga monumen sejarah.

Setelah 1 jam 30 menit melalui perjalanan dari Madinah ke Badar, Hiace sampai di Badar. Saat menginjakkan kaki di Tanah Badar, pandangan mata tertuju pada tembok panjang pembatas yang berpagar besi hijau berornamen Arab.

Baca juga: Perang Badar (2): Bukti Dahsyatnya Kekuatan Doa dan Keyakinan

Ternyata makam syuhada Badar tidak semegah Baqi dan tak seramai Jabal Uhud. Hanya ada tiga mobil yang terparkir di depan tembok berpagar besi dengan ornamen Arab

Puing-puing bersejarah Kota Badar bisa saya saksikan dari monumen sejarah Perang Badar yang bersebelahan dengan makam Syuhada Badar. Pada monumen tersebut tertulis para sahabat nabi yang syahid.

Saat saya tiba, pemakaman ini cenderung sepi. Hanya ada dua sampai tiga orang yang datang sebelum kami. Di depan pintu makam yang terkunci, ada dua orang yang sepertinya warga lokal menyambut. Kami diberi mangkuk isi kismis dan kacang-kacangan.

“Halal, halal,” tuturnya. Kami pun mengambil sebagian isi mangkuk itu dan memakannya. Lumayan jadi “cemilan selamat datang”.



Sepinya makam Syuhada Badar ini sangat wajar. Mengingat, tempat ini bukanlah rute city tour yang dilalui jemaah haji maupun umrah. Tak seperti Uhud atau Baqi yang mudah dijangkau, atau bahkan bersebelahan dengan masjid nabi.

Di dalam pagar, banyak kuburan dengan nisan kecil yang tak dinamai. Saya sendiri tak bisa menghitungnya.

Dengan jumlah sebanyak itu, kami tak bisa memastikan di sebelah mana para Syuhada Badar dikuburkan. Saya menduga bahwa tempat pemakaman ini tak hanya diisi para syuhada Badar.

Bisa jadi kelompok Kafir Quraisy yang tewas juga turut dimakamkan di sini. Apalagi dengan sejarah panjang Saudi yang kurang tertarik untuk merawat makam, bisa jadi ada orang-orang baru yang turut dimakamkan di situ.

Panasnya udara Badar saat itu membuat saya dan beberapa teman Media Center Haji 2024 hanya berhenti sekitar 15-20 menit, dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jeddah.

Sembari menahan terik matahari, durasi waktu tersebut cukup bagi saya untuk berkeliling, mengambil foto-video, dan melakukan live media sosial.

Jika panas siang itu tak begitu menyengat, maka kami mungkin bisa berkeliling lebih jauh: ke Jabal Malaikah yang konon jadi tempat pasukan bala bantuan dari golongan Malaikat, hingga ke Masjid Areesh.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Mengenal Ibnu Batuttah,...
Mengenal Ibnu Batuttah, Backpacker Legend Muslim Abad ke-14
Semburan Lumpur dan...
Semburan Lumpur dan Gas di Kawah Kesongo Blora Gemparkan Media Sosial
Ini Rahasia Ratu Mesir...
Ini Rahasia Ratu Mesir Kuno yang Bikin Pria Terbius Melihatnya
Artikel Terkini
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Infografis
Ilmuwan - Ilmuwan Muslimah...
Ilmuwan - Ilmuwan Muslimah Yang Karyanya Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved