Rima Hassan: Israel Dipandang sebagai Pos Terdepan Barat di Timur

Rabu, 05 Juni 2024 - 05:40 WIB
loading...
A A A
"Banyak negara Barat, termasuk Prancis, belum sepenuhnya menghadapi masa lalu kolonial mereka, seperti keengganan Prancis untuk membahas sejarah mereka di Aljazair," katanya.

Baca juga: Negara-negara Eropa yang Tidak Mengakui Palestina

Menjelang pemilu Eropa, Rima menerima ancaman pembunuhan dan juga menghadapi penyelidikan polisi.

"Di Perancis, pencalonan saya untuk pemilu Eropa menghadapi tekanan politik dan hukum yang signifikan. Saya telah diancam, dihina, dan menjadi sasaran rasisme anti-Palestina. Warisan Palestina saya sering ditolak, dan beberapa pidato saya disensor," ujar Rima Hassan.

"Saya telah mengajukan delapan pengaduan selama tiga bulan masa kampanye dan memulai proses hukum untuk memastikan bahwa kebebasan berekspresi saya dihormati sehingga saya dapat memberikan ceramah dan pidato," lanjutnya.

Dia juga mengungkap warga Palestina yang mengekspresikan pandangan politik menghadapi pengawasan ketat dan reaksi keras di Eropa, khususnya di Perancis dan Jerman. "Pengaduan yang diajukan terhadap saya karena “permintaan maaf atas terorisme”, misalnya, diajukan oleh Organisasi Yahudi Eropa (OJE)," ujarnya.

Prosedur ini jelas digunakan terutama untuk membungkam mereka yang berbicara mengenai isu-isu Palestina dan mengkritik rezim Israel. Meskipun tantangan-tantangan ini sangat berat, tantangan-tantangan ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan perjuangan yang dihadapi oleh warga Palestina di lapangan. Hal ini menunjukkan pentingnya untuk tetap waspada dan berdedikasi.

Baca juga: Deretan Negara Eropa yang Mendukung Palestina, Siapa Selanjutnya?

Di sisi lain, mengomentari protes mahasiswa pro-Palestina di universitas-universitas di Amerika, Inggris dan Perancis, Rima menyebut protes mahasiswa tersebut memainkan peran penting dalam situasi saat ini, yang menunjukkan keprihatinan masyarakat luas terhadap perang Gaza.

"Demonstrasi ini, yang sebagian besar dipimpin oleh mahasiswa dari universitas-universitas elit, menyoroti pentingnya perjuangan Palestina di kalangan para pengambil keputusan di masa depan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Mengenal 7 Masjid Terindah...
Mengenal 7 Masjid Terindah di Eropa, Ada yang Dibangun pada Abad 16 Masehi
3 Janji Allah SWT dalam...
3 Janji Allah SWT dalam Al Quran untuk Bani Israel, 2 Sudah Terbukti
Kisah Daulah Aghlabiyah...
Kisah Daulah Aghlabiyah Taklukkan Eropa di Bawah Pimpinan Ziyadatullah I
Rekomendasi
Sungai di Alaska Berubah...
Sungai di Alaska Berubah Warna dan Mengandung Racun Berbahaya
Iihhh... 13 Kaki Hewan...
Iihhh... 13 Kaki Hewan Ini Terlihat Sangat Aneh
Suhu Global Naik Satu...
Suhu Global Naik Satu Derajat, 50% Penduduk Bumi Terancam Mengungsi
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved