Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan Bergelombang untuk Wukuf di Arafah
Jum'at, 14 Juni 2024 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengingatkan jemaah agar sebelum berangkat mengecek kembali perlengkapan yang akan dibawa dan dibutuhkan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Jemaah tidak perlu membawa koper besar atau tas kabin karena berpotensi menyulitkan pergerakan jemaah di Armuzna.
"Jemaah cukup membawa tas berisi pakaian ganti untuk tiga hari, kain ihram cadangan bagi laki-laki, handuk, peralatan mandi, dan perlengkapan pribadi lainnya."
Jemaah juga bisa membawa obat yang harus rutin diminum sesuai anjuran dokter, vitamin yang dibutuhkan, alat pelindung diri berupa payung, masker, dan alat semprotan air.
PPIH mengimbau jemaah agar tertib ketika turun dari bus dan memasuki tenda di Arafah, kemudian meletakkan barang bawaan dengan tertib dan tidak berebut tempat di dalam tenda.
Selama menanti waktu wukuf, selain salat lima waktu jemaah dapat beribadah dengan memperbanyak bacaan talbiyah, zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa. "Jemaah agar menjaga tertutupnya aurat ketika di tenda dan keluar masuk kamar mandi, karena jemaah sedang dalam keadaan ihram," pungkasnya.
"Jemaah cukup membawa tas berisi pakaian ganti untuk tiga hari, kain ihram cadangan bagi laki-laki, handuk, peralatan mandi, dan perlengkapan pribadi lainnya."
Jemaah juga bisa membawa obat yang harus rutin diminum sesuai anjuran dokter, vitamin yang dibutuhkan, alat pelindung diri berupa payung, masker, dan alat semprotan air.
PPIH mengimbau jemaah agar tertib ketika turun dari bus dan memasuki tenda di Arafah, kemudian meletakkan barang bawaan dengan tertib dan tidak berebut tempat di dalam tenda.
Selama menanti waktu wukuf, selain salat lima waktu jemaah dapat beribadah dengan memperbanyak bacaan talbiyah, zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa. "Jemaah agar menjaga tertutupnya aurat ketika di tenda dan keluar masuk kamar mandi, karena jemaah sedang dalam keadaan ihram," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :