Anwar Abbas Sentil Balik Timwas DPR yang Semprot Petugas Haji Belanja di Madinah
Minggu, 23 Juni 2024 - 18:04 WIB
loading...
Naib Amirul Hajj, Anwar Abbas menyikapi Timwas DPR yang menuding petugas haji tidak melayani Jemaah, tapi malah belanja saat di Madinah. Foto/SINDOnews/Andryanto Wisnuwidodo
A
A
A
MADINAH - Naib Amirul Hajj, Anwar Abbas menyikapi Tim Pengawas (Timwas) DPR yang menuding petugas haji tidak melayani Jemaah, tapi malah belanja saat di Madinah. Buya Anwar Abbas memberikan komentar atas tudingan yang tidak benar tersebut.
"Sepanjang sepengetahuan saya, jemaah tahap kedua belum ada yang ke Madinah, jadi siapa yang dilayani?" ujar Buya Anwar Abbas kepada Media Center Haji di Madinah, Minggu (23/6/2024).
Menurut Buya Abbas, jika memang tidak ada jemaah, maka petugas boleh saja belanja. "Menurut Saya tidak jadi masalah, jemaah yang dilayani tidak ada, kesimpulan saya mungkin tidak tahu kalau jemaah tidak ada," jelas Buya.
"Selain itu, bisa jadi jemaah yang ada di Madinah jemaah yang visanya bukan nonhaji," sambungnya.
Baca juga: Tiba di Jeddah, 437 Petugas Haji Indonesia Jalani Haji Tamattu
Buya lalu mengatakan, seluruh petugas haji sudah maksimal dalam bekerja selama prosesi ibadah haji. "Mereka sudah bekerja maksimal, saya sempat bertanya kepada jemaah, mereka puas," ungkap Buya.
"Jika ada satu dua kurang, wajar karena tidak ada kesempurnaan, Namun pemantauan saya, haji tahun ini lebih baik," lanjutnya.
Tudingan bahwa petugas haji tidak melayani jemaah, malah belanja saat di Madinah diungkap Timwas DPR setelah salat Jumat di Masjid Nabawi pada Jumat (21/6/2024) siang. Padahal, jemaah haji Indonesia reguler saat itu belum ada yang tiba di Madinah.
"Kalaupun ada jemaah transit yang seharusnya berangkat dari Jeddah, Garuda membuat mereka berangkat dari Madinah," tandas Buya.
Jemaah haji Indonesia gelombang II akan mulai diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah pada Rabu (26/6/2024).
"Sepanjang sepengetahuan saya, jemaah tahap kedua belum ada yang ke Madinah, jadi siapa yang dilayani?" ujar Buya Anwar Abbas kepada Media Center Haji di Madinah, Minggu (23/6/2024).
Menurut Buya Abbas, jika memang tidak ada jemaah, maka petugas boleh saja belanja. "Menurut Saya tidak jadi masalah, jemaah yang dilayani tidak ada, kesimpulan saya mungkin tidak tahu kalau jemaah tidak ada," jelas Buya.
"Selain itu, bisa jadi jemaah yang ada di Madinah jemaah yang visanya bukan nonhaji," sambungnya.
Baca juga: Tiba di Jeddah, 437 Petugas Haji Indonesia Jalani Haji Tamattu
Buya lalu mengatakan, seluruh petugas haji sudah maksimal dalam bekerja selama prosesi ibadah haji. "Mereka sudah bekerja maksimal, saya sempat bertanya kepada jemaah, mereka puas," ungkap Buya.
"Jika ada satu dua kurang, wajar karena tidak ada kesempurnaan, Namun pemantauan saya, haji tahun ini lebih baik," lanjutnya.
Tudingan bahwa petugas haji tidak melayani jemaah, malah belanja saat di Madinah diungkap Timwas DPR setelah salat Jumat di Masjid Nabawi pada Jumat (21/6/2024) siang. Padahal, jemaah haji Indonesia reguler saat itu belum ada yang tiba di Madinah.
"Kalaupun ada jemaah transit yang seharusnya berangkat dari Jeddah, Garuda membuat mereka berangkat dari Madinah," tandas Buya.
Jemaah haji Indonesia gelombang II akan mulai diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah pada Rabu (26/6/2024).
Lihat Juga :