Bila Jodoh Tak Kunjung Datang, Bolehkan Orang Tua Mencarikan Jodoh Anaknya?

Kamis, 04 Juli 2024 - 09:22 WIB
loading...
Bila Jodoh Tak Kunjung...
Jika dia wali (orang tua), maka dia berkewajiban menikahkan para wanita yang berada di bawah kewaliannya dengan mencarikan calon suami yang baik. Foto ilustrasi/ist
A A A
Sudah umum di masyarakat, ketika seseorang terlambat menikah atau jodoh yang tak kunjung datang maka orang tua menjodohkan anak dengan pilihannya. Bolehkan mencarikan jodoh atau melakukan perjodohan tersebut dalam pandangan syariat?

Dalam Islam, salah satu di antara motivasi besar menikah, Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan orang yang sudah menikah untuk turut menyukseskan terbentuknya pernikahan orang lain. Bagaimana maksudnya? Menurut Ustaz Ammi Nur Baits, kalimat tersebut mengandung arti bahwa jika dia wali, maka dia berkewajiban menikahkan para wanita yang berada di bawah kewaliannya dengan mencarikan calon suami yang baik.

"Demikian pula ketika anaknya laki-laki. Orang tua harus memberikan izin kepada putranya untuk menikahi wanita pilihannya, selama tidak ada madharat yang merugikan dirinya atau keluarganya setelah menikah,"ungkap pendakwah yang aktif di media ini.

Allah SWT berfirman,

وَاَنۡكِحُوا الۡاَيَامٰى مِنۡكُمۡ وَالصّٰلِحِيۡنَ مِنۡ عِبَادِكُمۡ وَاِمَآٮِٕكُمۡ‌ ؕ اِنۡ يَّكُوۡنُوۡا فُقَرَآءَ يُغۡنِهِمُ اللّٰهُ مِنۡ فَضۡلِهٖ‌ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيۡمٌ


”Kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. An-Nur: 32).

Makna: “orang-orang yang sedirian” adalah orang-orang yang belum menikah, baik laki-laki maupun perempuan.

Ibn Abbas mengatakan, Allah memotivasi mereka untuk menikah, Allah perintahkan kepada orang merdeka atau budak untuk menikah, dan Allah janjikan mereka dengan kekayaan melalui nikah. (Tafsir Ibn katsir, 6/51)

As-Sa’di dalam tafsirnya menjelaskan,

Allah memerintahkan kepada para wali dan kepala keluarga untuk menikahkan setiap orang yang belum menikah, yang berada di bawah kewaliannya, baik laki-laki maupun perempuan, gadis maupun janda. Kewajiban keluarga dan wali anak yatim untuk menikahkan setiap anak yang siap menikah, yang wajib dia nafkahi.. (Tafsir As-Sa’di, hlm. 567).

Siapa yang Wajib Dinikahkah?

Ustaz Ammi Nu Baits menjelaskan, kita sepakat bahwa setiap manusia wajib mendapatkan kebutuhan sandang, pangan dan papan. Syariat menetapkan agar kewajiban itu ditanggung oleh orang yang memberi nafkah. Dari sini ulama menegaskan bahwa orang yang menanggung nafkah orang lain, juga berkewajiban menikahkan mereka. Karena menikah bagian dari kebutuhan dasar manusia sebagaimana sandang dan pangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Petunjuk Syariat Tentang...
5 Petunjuk Syariat Tentang Jodoh, yang Masih Jomblo Wajib Tahu!
5 Petunjuk Syariat Tentang...
5 Petunjuk Syariat Tentang Jodoh, Simak Ya!
Jemput Jodoh dengan...
Jemput Jodoh dengan Amalan Surat Yasin Ayat 82, Simak Caranya!
Kisah Hikmah : Mawiyah...
Kisah Hikmah : Mawiyah dan Seleksi Jodohnya
Doa agar Mendapat Jodoh...
Doa agar Mendapat Jodoh Terbaik dan Amalannya
Ganjaran Pahala Jadi...
Ganjaran Pahala Jadi Makcomblang Luar Biasa, Simak di Sini!
Rekomendasi
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Reservoir Air Kuno Misterius...
Reservoir Air Kuno Misterius Ditemukan di bawah Samudra Atlantik
Ilmuwan Menemukan Dunia...
Ilmuwan Menemukan 'Dunia Sponge Bob' Jauh di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Sebelum Islam Datang,...
Sebelum Islam Datang, Puasa Sudah Diwajibkan pada Umat Terdahulu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved