12 Amalan dan Doa Hari Asyura 10 Muharram
Jum'at, 05 Juli 2024 - 15:31 WIB
loading...
Ada 10 amalan dan doa hari Asyura 10 Muharrah. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Banyak amalan dan doa hari Asyura atau 10 Muharram. Hari Asyura adalah waktu yang baik untuk berdoa kepada Allah SWT dengan memohon rahmat, ampunan, dan berkah-Nya.
Umat Islam juga dianjurkan untuk merenungkan dosa-dosa mereka dan bertobat, berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu.
Syaikh Abdul Hamid dalam kitabnya Kanzun Naja Was Surus Fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur menjelaskan ada 10 amalan di dalam bulan 'Asyura, yang ditambah lagi dua amalan lebih sempurna. Puasalah, salatlah, sambung silaturrahim, ziarah orang alim, menjenguk orang sakit dan celak mata. Usaplah kepala anak yatim, bersedekah, dan mandi, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, membaca surat al-Ikhlas 1000 kali."
Baca juga: Niat Puasa Asyura dan Tasua
Selain amalan itu ada 5 doa yang bisa dibaca ketika 10 Muharram sebagaimana dilansir laman Nahdlatul Ulama (NU).
Pertama, doa yang ada dalam kitab Kanzun Najah wa Surur karya dari Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus, bahwa di hari Asyura seyogianya membaca doa berikut ini:
Bismillahirrahmanirrahīm, Washallallāh ala sayyidinā Muhammadin waala sayyidina Muhammad wa ala ālihi wa shahbihi wa sallam. Subhānallahi milal mīzāni wa munthal ilmi wa mablaghar ridhā wa zinatal arsy, lā maljaa wa lā manja minallāhi illā ilaihi, subhānallāhi adadas syafi wal watri wa adada kalimātillāhit tāmmāti kullihā, nasalukas salāmata kullihā birahmatika yā arhamar rāhimīn, wa lā hawla wa lā quwwata illa billāhil aliyyil adzīm. Wa huwa hasbunā w animal wakīl nimal mawlā wa niman nashīr. Wa shallallāh alā nabiyyinā khairi khalqihi sayyidinā muhammadin waala ālihi wa shahbihi wa sallam
Artinya; “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Dan Allah berselawat serta salam atas gusti kami Muhammad dan atas keluarganya serta sahabatnya. Maha suci Allah sepenuh mizan dan puncak ilmu serta tempat sampainya ridho dan perhiasan arsy.
Tidak ada tempat perlindungan dan tidak ada tempat keselamatan kecuali kepada-Nya. Maha suci Allah sejumlah bilangan genap dan ganjil serta sejumlah bilangan kalimat Allah yang sempurna semuanya. Kami memohon keselamatan semuanya dengan rahmat-Mu wahai Zat yang Maha penyayang dari yang penyayang.
Dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi dan Agung. Kecukupan bagi kami Allah sebagai tempat diri bagi kami, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami. Dan Allah bershalawat serta salam atas Nabi kami sebaik-baiknya ciptaan yaitu gusti kami Muhammad dan kepada keluarga serta sahabatnya."
Umat Islam juga dianjurkan untuk merenungkan dosa-dosa mereka dan bertobat, berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu.
Syaikh Abdul Hamid dalam kitabnya Kanzun Naja Was Surus Fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur menjelaskan ada 10 amalan di dalam bulan 'Asyura, yang ditambah lagi dua amalan lebih sempurna. Puasalah, salatlah, sambung silaturrahim, ziarah orang alim, menjenguk orang sakit dan celak mata. Usaplah kepala anak yatim, bersedekah, dan mandi, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, membaca surat al-Ikhlas 1000 kali."
Baca juga: Niat Puasa Asyura dan Tasua
Selain amalan itu ada 5 doa yang bisa dibaca ketika 10 Muharram sebagaimana dilansir laman Nahdlatul Ulama (NU).
Pertama, doa yang ada dalam kitab Kanzun Najah wa Surur karya dari Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus, bahwa di hari Asyura seyogianya membaca doa berikut ini:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ, لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّاَ إِلَيْهِ, سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَآمَّاتِ كُلِّهَا, نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلَّهَا بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلّاَ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ, نِعمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bismillahirrahmanirrahīm, Washallallāh ala sayyidinā Muhammadin waala sayyidina Muhammad wa ala ālihi wa shahbihi wa sallam. Subhānallahi milal mīzāni wa munthal ilmi wa mablaghar ridhā wa zinatal arsy, lā maljaa wa lā manja minallāhi illā ilaihi, subhānallāhi adadas syafi wal watri wa adada kalimātillāhit tāmmāti kullihā, nasalukas salāmata kullihā birahmatika yā arhamar rāhimīn, wa lā hawla wa lā quwwata illa billāhil aliyyil adzīm. Wa huwa hasbunā w animal wakīl nimal mawlā wa niman nashīr. Wa shallallāh alā nabiyyinā khairi khalqihi sayyidinā muhammadin waala ālihi wa shahbihi wa sallam
Artinya; “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Dan Allah berselawat serta salam atas gusti kami Muhammad dan atas keluarganya serta sahabatnya. Maha suci Allah sepenuh mizan dan puncak ilmu serta tempat sampainya ridho dan perhiasan arsy.
Tidak ada tempat perlindungan dan tidak ada tempat keselamatan kecuali kepada-Nya. Maha suci Allah sejumlah bilangan genap dan ganjil serta sejumlah bilangan kalimat Allah yang sempurna semuanya. Kami memohon keselamatan semuanya dengan rahmat-Mu wahai Zat yang Maha penyayang dari yang penyayang.
Dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi dan Agung. Kecukupan bagi kami Allah sebagai tempat diri bagi kami, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami. Dan Allah bershalawat serta salam atas Nabi kami sebaik-baiknya ciptaan yaitu gusti kami Muhammad dan kepada keluarga serta sahabatnya."
Lihat Juga :