Larangan Jilbab Prancis: Selamat Datang di Olimpiade Islamofobia

Jum'at, 19 Juli 2024 - 14:50 WIB
loading...
Larangan Jilbab Prancis:...
Prancis melarang atletnya mengenakan hijab dalam Olimpiade Paris 2024. Foto/Ilustrasi: MEE
A A A
Keputusan Prancis melarang atletnya mengenakan jilbab selama Olimpiade Paris 2024 mendapat kritik tajam dari para ahli hak asasi manusia dan memicu gelombang kemarahan online, dengan beberapa pengguna media sosial menyerukan boikot terhadap acara tersebut.

“Selamat datang di Olimpiade Islamofobia pertama dalam sejarah!” tulis Sejarawan Prancis Fabrice Riceputi dalam platform media sosial X.

Juru bicara Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan badan PBB tersebut “percaya bahwa tidak ada seorang pun yang boleh mendikte perempuan tentang apa yang harus atau tidak boleh dia kenakan”.

Dengan melarang hijab, Prancis yang menjadi tuan rumah Olimpiade telah melanggar berbagai kewajiban berdasarkan perjanjian hak asasi internasional di mana negara tersebut menjadi salah satu pihak, termasuk konvensi mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan segala bentuk diskriminasi rasial sebagaimana komitmen yang dijabarkan dalam kerangka hak asasi manusia IOC, tegas Amnesty Internasional.

Baca juga: Aktivis HAM Kecam Larangan Atlet Berjilbab: Boikot Olimpiade Paris!

Misalnya, Piagam Olimpiade menyatakan: “Latihan olahraga adalah hak asasi manusia. Setiap individu harus mempunyai kesempatan untuk berlatih olahraga tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun.”

Kontrak Tuan Rumah Olimpiade lebih lanjut mencakup ketentuan bahwa negara tuan rumah harus “melindungi dan menghormati hak asasi manusia dan memastikan bahwa setiap pelanggaran hak asasi manusia diperbaiki”.

Larangan penutup kepala olahraga di Prancis juga bertentangan dengan aturan pakaian badan olahraga internasional seperti FIFA (federasi sepak bola internasional), FIBA (federasi bola basket internasional), dan FIVB (federasi bola voli internasional).

Dampak yang Menghancurkan

“Larangan atlet Prancis berkompetisi dengan mengenakan hijab olahraga di Olimpiade dan Paralimpiade merupakan sebuah olok-olok atas klaim bahwa Paris 2024 adalah Olimpiade Kesetaraan Gender yang pertama dan mengungkap diskriminasi gender rasis yang mendasari akses terhadap olahraga di Prancis,” kata Anna Blus, seorang Peneliti Amnesty International, sebagaimana dikutip Middle East Eye.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Model Busana Muslimah,...
5 Model Busana Muslimah, Kenali Perbedaannya!
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Berjilbab
Apakah Boleh Melepas...
Apakah Boleh Melepas Hijab Demi Pekerjaan? Ini Penjelasan dari Dua Ustaz Ternama di Indonesia
Masih Suka Lepas Pasang...
Masih Suka Lepas Pasang Jilbab? Hati-hati, Begini Hukumnya dalam Islam
Raksasa Asuransi Prancis...
Raksasa Asuransi Prancis Lakukan Divestasi di 3 Bank Israel: Kemenangan Gerakan Boikot
Membela Pancasila, Membela...
Membela Pancasila, Membela Hak Berhijab Warga Negara
Rekomendasi
Bukan Soal Dajjal, Ini...
Bukan Soal Dajjal, Ini Jawaban Ilmiah Terbaru Penyebab Sungai Efrat Mengering
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Suara Menyeramkan di...
Suara Menyeramkan di Palung Mariana Ternyata Berasal dari Mahkluk Ini
Artikel Terkini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved